<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379</id><updated>2011-10-04T15:54:49.547-07:00</updated><title type='text'>BULLETIN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-380426772594508850</id><published>2011-08-03T22:02:00.000-07:00</published><updated>2011-08-17T21:53:15.445-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - Agustus</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102); font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0); font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;Maleakhi 3 : 1 - 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga cerita yang diterangkan dalam Matius psl 25 ada tiga (3) hal yang perlu kita ketahui sebagai kesiapan dalam menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- kesiapan sebagai mempelai perempuan Kristus:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; harus ada pelita yang tetap menyala dengan minyak dalam buli-buli sebagai cadangan ketika tengah malam tiba, maksudnya: kita harus mau memperhatikan firman Tuhan dan melakukannya dengan setia maka pelita kita akan tetap menyala walau di tengah kegelapan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- kesiapan sebagai hamba Tuhan:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; harus ada sikap bertanggung jawab terhadap tugas &amp;amp; pelayanan yang telah dipercayakan walau sekecil apapun, kita harus melakukannya dengan rela hati dan disertai dengan tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- kesiapan sebagai domba:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; berbuat dengan kasih, baik kepada Tuhan maupun kepada sesama disertai dengan tindakan kasih yang bisa menyenangkan hati Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita sudah memiliki ketiga perbuatan tersebut di atas, itu berarti kita mau memperhatikan firman Tuhan dan melakukannya sampai selesai. Seperti Nuh selesai membangun bahtera demikian juga kita harus sampai selesai dalam melakukan firman Tuhan, tidak boleh tanggung-tanggung, tidak boleh bermalas-malasan apalagi main-main Tuhan pasti akan menunjukkan kekerasan-Nya. Kita harus mengetahui bahwa ketiga cerita dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maitus psl 25&lt;/span&gt; ini merupakan inti panggilan Tuhan dalam hidup kita, dan puncak dari segala rencana Tuhan dalam hidup kita. Tuhan mau supaya kita berhasil menjadi mempelai perempuan Kristus, berhasil menjadi hamba yang baik dan penuh tanggung jawab dan berhasil menjadi domba-domba yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAUD&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = adalah raja Israel yang paling berkenan di hati Allah. Walaupun di Israel ada banyak raja, tetapi di mata Tuhan Daud itu berbeda bahkan istimewa sehingga selalu disertai ke manapun ia pergi berperang. Mengapa? karena Daud itu berhasil melakukan segala kehendak Tuhan sampai selesai. Kita bisa melihatnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 13 : 22&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita tentang Daud: Allah mengangkat Daud bin Isai menjadi raja Israel, seorang yang berkenan dihati Tuhan, yang mau melakukan segala kehendak Tuhan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 0);"&gt;tunduk kepada firman Tuhan &amp;amp; menempatkan dirinya sebagai hamba.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun Daud telah diurapi menjadi raja, tetapi Daud bisa menempatkan/memposisikan dirinya sebagai hamba dan sebagai pelayan di hadapan raja Saul. Inilah yang membuat sehingga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 13 : 22&lt;/span&gt; Allah mengakui Daud itu seorang yang berkenan dihati Allah. Jadi baik sebagai jemaat Tuhan terlebih sebagai hamba Tuhan, kita juga harus meneladani sikap Daud tersebut, kita harus tunduk kepada firman Tuhan dan bisa menempatkan diri sebagai hamba yang taat melakukan firman Tuhan. Walau jabatanmu tinggi, walau engkau kaya atau orang berpendidikan, tetapi kalau dihadapan Tuhan, kita harus bisa menempatkan diri sebagai hamba yang mau melakukan segala perintah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Jika sudah demikian, maka sekalipun Tuhan datang dengan mendadak bahkan sekalipunTuhan datang saat ini, kita pasti sudah dalam keadaan siap sedia dibawa masuk ke sorga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Kamis, 05 Agustus '11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0); font-family:verdana;" &gt;Maleakhi 3 : 1 - 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Supaya siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lukas 17&lt;/span&gt; ada tiga hal yang harus kita perhatikan dengan baik-baik, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family:verdana;" &gt;1. ayat 26 - 27 memperhatikan firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family:verdana;" &gt;     2. ayat 28 - 29 memperhatikan keadaan zaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family:verdana;" &gt;     3. ayat 32 - 35 memperhatikan keadaan/kondisi rohani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan untuk menjaga kondisi/keadaan rohani  ada dua hal yang perlu kita perhatikan, yaitu: yang diperanginan di atas rumah jangan turun mengambil barang-barangnya, artinya jangan kehilangan damai sejahtera, kemudian yang sedang di ladang janganlah ia kembali (ayat 31), artinya jangan meninggalkan pelayanan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Daniel 3 : 14 - 15&lt;/span&gt; Tuhan Allah akan membawa banyak orang ke lembah penentuan, tujuannya untuk mengetahui apakah mereka tetap mengikut Tuhan walau banyak penderitaan yang dihadapi. Di lembah penentuan ini akan ditentukan mau maju terus mengikut Tuhan atau sebaliknya akan mundur dan meninggalkan Tuhan. Kita bisa melihat perjalanan Rut dan Orpa ketika mereka sedang berjalan mengikuti Naomi mertuanya pulang dari Moab ke Betlehem. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rut 1 : 7 - 14&lt;/span&gt; setelah mereka dalam perjalanan pulang dari Moab ke Betlehem pada saat itulah Naomi berkata kepada mereka: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pergilah, pulanglah masing-masing ke rumah ibunya”&lt;/span&gt; perkataan Naomi ini bagaikan lembah penentuan untuk mengetahui siapa di antara mereka berdua yangmau tetap mengikut Naomi sampai ke Betlehem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);font-size:130%;" &gt;ORPA &lt;/span&gt;= minta diri lalu pulang kembali ke Moab karena ia tidak mampu menahan diri,dan ia juga  tidak bersedia mengikuti Allahnya Naomi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 6&lt;/span&gt; Orpa menggambarkan ranting yang dipotong karena tidak mau tinggal di dalam Tuhan, maka ia akan dibuang sama seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Orpa memang sempat mengikuti Naomi, tetapi di tengah jalan ketika dibawa ke lembah penentuan, Orpa tidak bisa memilih dengan baik, ia lebih memilih pulang kembali ke Moab dan kepada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style=" font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;RUT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = tetap mengikut Naomi sampai masuk ke Betlehem sebab hatinya sudah berpaut kepada Naomi, walau Naomi telah mengatakan supaya Rut juga pulang bersama Orpa ke Moab, tetapi Rut tetap mengikuti Naomi. Di lembah penentuan itu Rut berhasil memilih yang terbaik dengan mengikuti Naomi sampai ke Belehem. Bahkan tidak hanya itu saja, Rut juga berkata kepada Naomi: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, bangsa mulah bangsaku dan Allahmulah Allahku, di mana engkau mati di situ jugalah aku dikuburkan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengakuan Rut ini merupakan suatu pengakuan yang sangat tepat dan benar, Rut berhasil mengambil keputusan yang tepat di tengah-tengah penentuan. Demikian juga kepada kita sekarang ini, seperti Tuhan sedang membawa kita ke lembah penentuan untuk mengetahui apakah kita mau tetap mengikuti Tuhan dan melakukan firman-Nya, kita semua harus berani mengambil keputusan yang tepat untuk tetap setia mengikuti Tuhan Yesus Kristus sampai Ia datang kembali sebagai Mempelai Pria Sorga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kamis, 12 - Agustus '11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, terlalu banyak orang beribadah kepada Tuhan dan melayani Tuhan tetapi tidak didasari dengan ibadah dan korban persembahan yang benar. Memang mereka masih beribadah kepada Tuhan bahkan masih aktif dalam pelayanan dan membawa korban persembahan kepada Allah, tetapi karena tidak didasari dengan kebenaranmaka semua itu sia-sia saja, tidak akan berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 153, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-family: verdana;"&gt;KAIN &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;memang mempersembahkan korban kepada Allah sama dengan Habel, tetapi kalau kita lihat Allah tidak mengindahkan Kain dan korban persembahannya. Tetapi Mengapa Allah tidak mengindahkan Kain? tentu karena tidak didasari dengan kasih kepada Allah. Akibatnya: mukanya muram dan hatinya menjadi panas, bahkan dosa menjadi berkuasa atas hidupnya. Tuhan Allah tidak mau hal seperti ini terjadi dalam hidup kita, kerinduan Tuhan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);"&gt;supaya ibadah kita, pelayanan kita dan juga korban persembahan kita berkenan kepada Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang mendasari sehingga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 3 : 1 - 5&lt;/span&gt; Tuhan Allah tampil seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu, atau seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak. Tujuannya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;untuk mentahirkan orang Lewi, yaitu orang-orang yang melayani di bait Allah sehingga mereka bisa mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan.&lt;/span&gt; Kalau Tuhan sudah mentahirkan orang Lewi maka korban persembahan bangsa Israel akan berkenan kepada Allah dan menyenangkan hati Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 10 : 1 - 3&lt;/span&gt; sikap Israel yang perlu kita hindari: bahwa bangsa Israel memang sungguh sungguh giat untuk Allah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;tetapi tanpa pengertian yang benar&lt;/span&gt; sehingga mereka tidak dapat mengenal kebenaran. Penyebabnya: karena belum ditahirkan. Kalau tetap seperti ini maka banyak orang akan berusaha mendirikan kebenaran mereka sendiri, akan mengikuti ajaran nenek moyang dan mereka tidak akan pernah tunduk kepada kebenaran yang dari Allah. Maka kalau Tuhan datang sebagai Hakim, Ia akan menghakimi orang-orang yang tetap hidupdalam dosa, yang ibadah sembarangan, yang korban persembahannya tidak benar dan yang tidak mau hidup dalam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mentahirkan manusia dari dosa, Tuhan memberi kebenaran dalam dua (2) tahap,&lt;br /&gt;yaitu:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          1. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Roma 4 : 1 - 8&lt;/span&gt; kebenaran secara instan, yaitu kebenaran yang diperoleh dengan cuma-cuma yang dianugerahkan kepada seseorang walaupun hidupnya tidak benar, tetapi dianggap benar karena pembenaran dalam darah Kristus. Ini kebenaran secara instan. Tahap yang pertama ini dianugerahkan untuk memberi peluang supaya orang-orang berdosa itu beroleh kesempatan diselamatkan, supaya hidup yang tidak benar itu dibenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                       2. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Kolose 3 : 10&lt;/span&gt; kebenaran yang diperoleh karena diperbaharui terus menerus untuk mem peroleh pengetahuan yang benar tentang gambar Khalik Allah. Pada dasarnya manusia itu memang tidak suka dengan yang namanya perubahan, manusia itu suka mempertahankan tradisi lama, tetapi untuk memperoleh pengetahuan yang benar tentang Kristus maka kita semua harus mau mengalami tanda keubahan hidup, oleh kuasa firman Tuhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-380426772594508850?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/380426772594508850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/08/bible-study-agustus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/380426772594508850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/380426772594508850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/08/bible-study-agustus.html' title='Bible Study - Agustus'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-6324285037062879657</id><published>2011-06-14T20:49:00.000-07:00</published><updated>2011-06-28T23:27:44.258-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - Juni 2011</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“YESUS TERANGKAT KE SORGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Kamis - 02 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, pada Minggu yang lalu kita sudah melihat ada dua hal penting yang harus kita waspadai, yaitu supaya kita jangan hanya berpikiran yang duniawi saja dan juga jangan hanya memandang ke langit. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 1 : 6 - 8&lt;/span&gt; murid-murid itu belum percaya bahwa Yesus akan terangkat ke sorga maka merekapun bertanya kepada Yesus kapan Allah akan memulihkan kerajaan bagi bangsa Israel. Mereka bertanya demikian karena mereka sendiri belum mengerti apa maksud dan rencana Tuhan Yesus naik ke sorga. Padahal sejak dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 14&lt;/span&gt; Tuhan Yesus sudah memberitahukan lebih dahulu tentang kepergian-Nya ke rumah Bapa, yaitu utk menyediakan tempat bagi mereka semua.&lt;br /&gt;Tuhan Yesus pergi kerumah Bapa untuk mempersiapkan segala sesuatunya supaya apabila Ia datang kembali maka tempat sudah tersedia bagi kita semua. Kerinduan Tuhan Yesus: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;supaya di mana Ia berada di sana juga kita berada, yaitu di dalam kerajaan sorga. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa murid-murid itu masih belum percaya?&lt;/span&gt; sebab pandangan dan pikiran mereka hanya tertuju kepada perkara-perkara yang jasmani saja. Maka dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Samuel dan 2 Samuel&lt;/span&gt; kita bisa melihat ada dua perkara yang pernah dilakukan oleh bangsa Israel, yaitu mereka menginginkan seorang raja untuk memerintah mereka, Daud ingin membangun Bait Allah. Sebenarnya ketika orang Israel menginginkan seorang raja pada saat itu mereka telah menolak Allah sebagai pemimpin mereka, mereka sudah melupakan bahwa Allah adalah Raja mereka. Tetapi karena mereka sudah lebih memikirkan perkara yang duniawi maka mereka pun lebih menginginkan seorang manusia menjadi raja mereka untuk menggantikan posisi Allah. Ketika mereka sedang menginginkan seorang raja, berarti mereka telah menolak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Daud setelah menjadi raja Israel, ia berkeinginan untuk membangun bait Allah, sebagai tempat kediaman Allah. Tetapi Allah mengatakan bahwa yang dikehendaki Allah itu bukan membangun Bait Allah yang kelihatan, bukan Bait Allah secara jasmani, melainkan Bait Allah yang rohani, yaitu yg tidak kelihatan untuk membangun umat-Nya itu menjadi jemaat yang berkenan kepada Allah. Menjadi jemaat yang benar itu tidak cukup kalau hanya diluar saja nampaknya rohani tetapi hatinya harus benar-benar telah dibaharui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga sebagai orang Kristen yang telah diselamatkan tdk boleh hanya berfokus kepada perkara rohani saja, tidak boleh hanya berdoa saja, tidak boleh hanya beribadah saja, semua ini memang baik. Tetapi ada waktunya kita bersaksi kepada orang lain atau melayani orang lain, memperhatikan orang-orang yang ada disekitar kita supaya mereka juga diselamatkan. Misalnya orang tua, sanak-saudara, tetangga, atau siapa saja orang-orang yang ada disekitar kita, kita juga harus memberi waktu untuk melayani atau bersaksi kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=" font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 09 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran kita kembali kepada Kitab Maleakhi:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 0);"&gt;Maleakhi psl 1&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;= menceritakan rusaknya hubungan/persekutuan orang Israel dengan Allah, mereka tidak tahu bagaimana mengasihi Allah dengan benar dan mereka juga tidak tahu bahwa Allah sangat mengasihi mereka. Mereka sama seperti anak yang tidak menghormati bapanya atau seperti hamba yang tidak menghormati tuannya, didalam hati mereka tidak ada lagi rasa takut akan Tuhan. Kalau bangsa Israel tetap seperti itu, akibatnya: Allah mensejajarkan mereka dengan Esau, sikap orang yang sangat dibenci oleh Allah. Kalau kita lihat Maleakhi psl 1 ini, yang rusak bukan hanya hubungan mereka saja, tetapi juga ibadah dan pelayanan mereka, dan juga termasuk persembahan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Maleakhi psl 2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = menceritakan tentang rusaknya hubungan antar sesama, yang seorang dengan yang lain tidak ada lagi kasih, tidak ada lagi persekutuan, melainkan masing-masing melakukan menurut kehendak diri sendiri. Bahkan dalam Maleakhi psl 2 ini juga menceritakan tentang rusaknya hubungan keluarga atau rumah tangga sebab banyak suami atau istri yang tidak setia memelihara perjanjian, sehingga banyak yang diakhiri dengan perceraian. Allah itu paling benci dengan yang namanya peceraian, Ia tidak mau ada diantara umat-Nya itu yang diakhiri dengan perceraian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu firman Tuhan berkata: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap istri dari masa mudanya.&lt;/span&gt; Yang dikehendaki Tuhan Allah dari pernikahan itu ialah: &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;keturunan Ilahi&lt;/span&gt;, yaitu keturunan yang takut akan Tuhan dan yang hidup menurutisegala kehendak Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 2 : 10&lt;/span&gt; sebenarnya mereka semua adalah satu Bapa dan satu Allah, Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan segala isinya. Tetapi karena bobroknya iman mereka sehingga satu sama lain berkhianat dan menajiskan perjanjian nenek moyang mereka. Jadi kalau ada orang lebih mementingkan diri sendiri dari pada kepentingan bersama, apalagi untuk kepentingan rohani, itu sama dengan berkhianat. Karena itu satu-satunya yang bisa memerdekakan kita semua supaya jangan terus menerus berkhianat adalah kita semua harus dipenuhi dengan Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mengapa harus demikian?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sebab Roh Kudus itu berperanan penting untuk memerdekakan kita dari dosa dan dari maut. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 3 : 17&lt;/span&gt; menjelaskan Tuhan adalah Roh dan dimana ada Roh Allah maka di situ ada kemerdekaan. Sifat dosa : &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mengikat &amp;amp; memperbudak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, maka setiap orang yang hidup dalam dosa, dosa itulah yang menjadi tuan dalam hidupnya. Itu sebabnya satu-satunya yang bisa memerdekakan kita dari dosa adalah Roh Kudus, kita semua harus dibabtis dan dipenuhi oleh Roh Kudus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 2&lt;/span&gt; = Roh Kudus itulah yang memerdekakan kita baik dari hukum dosa maupun dari hukum maut. Dan kalau kita sudah dimerdekakan, maka Roh itu akan memberi kehidupan dan akan memberi kuasa supaya kita bebas dari dosa. Orang yang bebas dari dosalah yang bisa memuji Tuhan dan yang bisa melayani Tuhan dengan benar.&lt;br /&gt;Setiap orang Kristen yang sudah bebas dari dosa, ia sudah layak disebut sebagai anak-anak Allah bahkan ia akan menjadi milik kepunyaan ALlah sendiri. Tidak ada lagi perbudakan, tidak ada lagi pemisah dan tidak ada lagi hal-hal yang membuat hati Tuhan tidak suka melihat kita. Sebab jika kita sudah dimerdekakan dari dosa maka Tuhan sendiri yang menjadi Tuan dalam hidup, Ia sendiri yang mengendalikan seluruh hidup kita untuk melakukan seluruh kebenaran. Bahkan sekalipun Tuhan akan datang dengan mendadak, gereja Tuhan yang sudah dimerdekakan itu tetap siap sedia, Tuhan akan mendapati seluruh hidup kita sudah berkenan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Kamis - 16 Juni 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                   Saudara-saudara, ada dua (2) ukuran masuk ke dalam kerajaan sorga:&lt;br /&gt;1) &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;dilihat dari ibadahnya yang benar&lt;/span&gt;, dengan sikap setia beribadah dan melakukan segala yang difirmankan Tuhan, beribadah tentu disertai dengan korban yang benar pula.&lt;br /&gt;2) &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);font-size:130%;" &gt;dilihat dari pelayanannya yang benar&lt;/span&gt;, dengan sikap dan perbuatan tetap setia melayani Tuhan dan sesama sampai kepada akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ukuran masuk ke dalam sorga itu tidak cukup dilihat dari ibadahnya saja ataupun dari pelayanannya saja. Sebab sebagai orang Keisten yang benar kepada kita dituntut bukan hanya percaya saja, bukan hanya sekedar beribadah saja atau melayani saja, tetapi kita juga harus mau melayani Tuhan dengan sikap melakukan firman-Nya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 3 : 1&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dengan mendadak Tuhan Allah masuk ke dalam bait-Nya.”&lt;/span&gt; Kalau Tuhan masuk ke dalam bait-Nya, yang dilihat adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;- orang-orang yang beribadah di dalamnya, apakah masih dengan sikap yang benaratau dengan korban persembahan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;- imam-imam yang melani di dalamnya, apakah mereka masih melayani dalam tanda  tahbisan yang benar atau justru mereka sudah keluar dari kebenaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi yang dikoreksi Allah itu adalah ibadah dan pelayanan harus tetap berdasarkan akan kebenaran firman Tuhan. Maka firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Petrus 1 : 10 - 11&lt;/span&gt; menghimbau supaya kita berusaha dengan sungguh-sungguh supaya panggilan dan pilihan kita semakin teguh = artinya &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;tidak goyah, tidak lemah&lt;/span&gt;. Sebab jika sudah berusaha dengan sungguh-sungguh, maka kita tidak akan pernah tersandung. Yang dimaksud dalam ayat ini kepada kita ditekankan tidak cukup hanya sebagai jemaat biasa saja, tetapi harus mau melayani Tuhan dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah yang dimaksud dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 1 : 6&lt;/span&gt; Kristus telah melepaskan kita dari segala dosa oleh darah-Nya, kita dilepaskan dari perbudakan dosa, untuk selanjutnya dijadikan menjadi suatu kerajaan dan menjadi imam-imam bagi Allah. Yg dimaksudkan adalah kita harus  mau melayani Tuhan, jemaat yang bersedia dipakai/digunakan oleh Allah sendiri. Karena itu perlu kita ketahui, bahwa yang dimaksud dengan dosa itu bukan hanya percabulan, perzinahan, pencurian atau pembunuhan, tetapi tidak mau saja melayani sudah menjadi dosa, membuat hidupnya tidak berkenan kepada Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amsal 18 : 9&lt;/span&gt; dengan tegas firman Tuhan mengatakan bahwa orang yang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;bermalas-malasan dalam pekerjaannya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=dalam pelayanan)&lt;/span&gt; menjadikan dirinya sebagai saudara dari siperusak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);font-size:130%;" &gt;MALAS&lt;/span&gt; = tidak mau bergerak melayani, sukanya hanya tidur-tiduran saja,&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;JAHAT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = tidak punya belas kasihan kepada orang lain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=tidak mau melayani orang lain/sesama).&lt;/span&gt; Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 18 : 32 - 34&lt;/span&gt; Yesus membuat satu perumpamaan: hamba yang jahat itu seluruh hutangnya telah dihapuskan tetapi ia sendiri tidak mampu menghapuskan hutang orang yang berhutang kepadanya, orang yang seperti ini dikategorikan sebagai orang jahat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-6324285037062879657?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/6324285037062879657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/06/bible-study-juni-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/6324285037062879657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/6324285037062879657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/06/bible-study-juni-2011.html' title='Bible Study - Juni 2011'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-5774530679173430222</id><published>2011-05-15T22:37:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T01:34:45.199-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - M e i  2011</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“KRISTUS ANAK DOMBA PASKAH”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:times new roman;" &gt;Kamis - 05 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keluaran 10 = ada tulah yang kesembilan yaitu gelap gulita, Allah lebih dahulu mendatangkan gelap gulita kepada Mesir sebelum tulah kesepuluh. Tulah kesepuluh adalah puncak dari segala tulah yang didatangkan Allah sebagai penghukuman atas Mesir supaya bangsa Israel di ijinkan keluar dari perbudakan. Khusus pada tulah kesepuluh : &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ORANG MESIR dihukum&lt;/span&gt;, sedangkah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;ORANG ISRAEL dilepaskan&lt;/span&gt; dan dibawa keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan sebagai tanah perjanjian yang telah dijanjikan Allah kepada nenek moyang mereka. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 10 : 1 - 2&lt;/span&gt; Tuhan Allah mendatangkan tulah demi tulah di Mesir dengan tujuan Tuhan Allah sedang mempermain-mainkan orang Mesir, bagi Tuhan tulah/hukuman yang diberikan kepada orang Mesir merupakan sebuah permainan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa demikian?&lt;/span&gt; karena orang Mesir dan Firaun bukan orang percaya, mereka adalah orang-orang yang tidak takut akan Allah. Hal ini harus kita perhatikan dengan baik-baik, supaya Tuhan Allah jangan sampai bermain-main dengan mendatangkan hukuman seperti Allah pernah mempermain-mainkan orang Mesir. Keluaran 12, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; menjadi permulaan segala bulan bagi orang Israel tiap-tiap tahun, sebab pada saat itulah orang Israel keluar dari Mesir seperti yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa dan Harun.  Bagi orang Israel Paskah itu adalah sarana untuk melepaskan mereka dari perbudakan menuju tanah Kanaan yang limpah dengan susu dan madunya. Tetapi bagi kita sekarang, Paskah itu adalah sarana untuk melepaskan kita dari maut dan perbudakan dosa, lewat Paskah ada tanda kelepasan dan keselamatan untuk dibawa masuk ke kota Yerusalem yang baru. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita semua harus merayakan Paskah ini dengan cara menerima dan menghargai korban Kristus, sebab oleh darah Kristus kita telah ditebus dan diperdamaikan dengan Bapa tentu setelah dosa-dosa kita diampuni. Paskah itu bukan hanya sekedar perayaan begitu saja, Paskah itu adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“Hari Raya”&lt;/span&gt; yang di dalamnya ada korban Kristus, darah-Nya telah tercurah demi keselamatan kita semua. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8&lt;/span&gt; firman Tuhan telah mengatakan dimana Kristus sebagai Anak Domba yang telah disembelih untuk keselamatan seluruh dunia. Karena itu firman Tuhan mengajak supaya kita merayakannya dengan berpesta, artinya ada sukacita sebab segala dosa kita telah diampuni, penyakit kita telahditanggung, kesengsaraan kita telah dipikul-Nya, ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita telah ditimpakan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu dalam merayakan Paskah tidak boleh ada ragi yang lama, baik itu ragi keburukan ataupun ragi kejahatan, segala dosa &amp;amp; kejahatan harus disingkirkan dari hidup kita. Kemudian dalam merayakan Paskah harus disertai dengan makan roti yang tidak beragi yang menunjuk kepada: ada sikap yang benar mendengar dan menerima firman Tuhan sebagai kelanjutan setelah menerima korban Kristus. Korban Kristus itu tidak akan berguna kalau tidak mau menerima firman Tuhan, korban Kristus itu tidak akan bisa memberi kelepasan kalau tidak mau menerima firman Tuhan, korban Kristus dan firman Tuhan itu sejalan untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan maut. Jadi dalam merayakan Paskah tidak boleh ada ragi keburukan maupun ragi kejahatan tetapi harus dengan roti yang tidak beragi yaitu dengan kemurnian dan kebenaran. Artinya: sebagai jemaat Tuhan, kita semua harus mengalami &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;“tanda keubahan hidup”&lt;/span&gt; yaitu hidup yang telah diubahkan dari cara-cara hidup yang lama, telah membuang segala sifat-sifat dan karakter yang tidak benar dimata Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu bagi bangsa Israel, Paskah itu adalah tanda kelepasan dari perbudakan Mesir supaya mereka bisa berjalan ke tanah Kanaan dan beribadah dengan benar kepada Allah yang benar pula. Tetapi kepada kita sekarang ini, Paskah itu merupakan tanda bahwa kita telah dibebaskan dari kutuk dosa, telah dibebaskan dari segala ikatan-ikatan dunia untuk selanjutnya dibawa masuk ke dalam ibadah dan penggembalaan yang benar untuk menikmati firman Tuhan. Kematian dan kebangkitan Kristus itu membawa berkat yang besar bagi dunia supaya semua orang yang telah menerima korban Kristus itu bisa beribadah dengan baik. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 19 - 20&lt;/span&gt; kematian dan kebangkitan Kristus dari antara orang mati menjadi bukti IA berkuasa atas maut, IA berkuasa atas kematian sehingga lewat kematian dan kebangkitan Kristus itu IA mau memberikan kelepasan kepada kita semua, yaitu kelepasan dari kutuk dosa dan lepas dari perbudakan Iblis, kita dilepaskan supaya kita beribadah dan melayani dengan baik. HALELUYA.....!!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=" color: rgb(204, 0, 0);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“MENDERITA SEBAGAI ORANG KRISTEN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;  color: rgb(102, 0, 204);font-family:webdings;" &gt;Bible Study - 19 Mei 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Kristen artinya: pengikut Kristus, yaitu orang-orang yang percaya kepada Yesus dan yang mau hidup sesuai dengan kehendak-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka menjadi orang Kristen yang benar bukan hanya sekedar percaya saja tetapi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;harus mampu menderita untuk Kristus.&lt;/span&gt; Hal ini bisa kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 1 : 29&lt;/span&gt; kepada kita dikaruniakan bukan hanya percaya saja tetapi juga untuk menderita untuk Kristus. Tetapi menderita disini bukan menderita karena berbuat dosa, menderita bukan karena kesalahan diri sendiri tetapi karena melakukan firman Tuhan. Kalau menderita karena dosa itu wajar, misalnya kalau kalau seseorang itu sakit karena dosanya, tumpur usahanya karena ketidaksetiaaannya kepada firman Tuhan, ini wajar ditanggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; 1 Petrus 2 : 19 - 23&lt;/span&gt; menjelaskan :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;          &lt;span style=" color: rgb(153, 51, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- adalah kasih karunia jika seseorang karena sadar akan kehendak Allah (karena firman Tuhan) menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung, penderitaan karena berbuat baik adalah kasih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;karunia pada Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=" font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=" font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;          - tetapi kalau seseorang menderita pukulan karena berbuat dosa tidak dapat disebut pujian dan penderitaan yang dialaminya itu &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;bukan kasih karunia pada Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi kalau kita menderita pukulan karena berbuat baik dan karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang seharus nya tidak kita tanggung, ini baru disebut sebagai pujian, artinya penderitaan itu akan membawa kita lebih dekat kepada Allah bahkan akan menyatukan kita dengan Dia di dalam kerajaan sorga. Yesus Kristus telah menanggung banyak penderitaan bahkan sampai mati di kayu salib untuk menanggung segala dosa-dosa kita dan untuk memanggil kita supaya kita pun mengikuti teladan-Nya dan juga jejak-Nya. Teladan Kristus yang patut kita teladani: &lt;span style="font-family:verdana;font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;tidak berbuat dosa, tipu tidak ada dalam mulut-Nya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ketika dicaci maki tidak membalas dengan mencaci maki, bahkan ketika menderita tidak mengancam, tetapi menyerahkannya kepada Bapa yang menghakimi dengan adil. Setelah kita dipanggil, tuntutan Kristus dalam kita: kita harus hidup untuk kebenaran walau harus menanggung resiko yang berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Contoh orang yang mau menderita karena kebenaran: &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;SADRAKH, MESAKH &amp;amp; ABEDNEGO.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Daniel psl 3 ketika kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego diperhadapkan supaya menyembah patung emas yang telah dibuat raja Nebukadnezar, mereka tidak mau menyembah patung emas itu walaupun resikonya sangat berat. Bahkan sekalipun Nebukadnezar memberi kesempatan sekali lagi supaya mereka mau menyembah patung emas itu mereka tetap pada keputusan yang pertama dan tidak memuja dewa dan tidak mau menyembah patung emas yang didirikan tersebut (ayat 16 - 18).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena pendirian mereka yang luar biasa itu, maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar dan air mukanya berubah lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lipat panasnya dari yang biasa. Sadrakh, Mesakh dan Abednego dilemparkan ke dalam perapian yang menyala-nyala dengan jubah, celana, topi dan pakaian-pakaian mereka yang lain dan jatuh ke dalam perapian yang menyala-nyala itu dengan terikat. Hal yang luar biasa terjadi: t&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;iga orang dilemparkan dengan terikat, tetapi Nebukadnezar melihat ada empat orang yang berjalan dengan bebas&lt;/span&gt; di tengah-tengah api itu, Nebukadnezar heran dengan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini membuktikan penyertaan Tuhan kepada setiap orang yang mau mengikuti teladan Kristus, walau menderita bahkan sekalipun nyawa sedang terancam dengan kematian, tetapi tanpa seijin Tuhan tidak ada satu mautpun yang bisa menjangkau hidup kita, Dia ada dalam hidup kita untuk menyertai dan melindungi kita dari segala malapetaka yang akan menimpa dunia. Tuhan Allah menyertai Sadrakh, Mesakh dan Abednego sehingga tubuh mereka tidak mempan oleh api, rambut mereka tidak hangus, jubah mereka tidak berubah apa-apa bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka, bahkan raja Nebukadnezar memberi kedudukan yang tinggi kepada mereka bertiga.&lt;br /&gt;Dari sini bisa kita lihat bahwa penderitaan itu bukan akhir dari segala-galanya, penderitaan itu bukan sesuatu yang menakutkan, bahkan penderitaan itu bisa tidak mendatangkan kematian kalau Allah ada di dalam hidup kita. Bahkan kalau kita sadari dengan baik-baik, penderitaan itu adalah awal untuk mendapatkan kebahagiaan dari Allah, penderitaan itu adalah sarana yang dijadikan Allah untuk membawa kita kepada kemuliaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingat! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 17&lt;/span&gt; jika kita menderita bersama-sama dengan Kristus maka kita berhak menerima janji-janji Allah dan kita juga akan dipermuliakan bersama-sama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"KITAB MALEAKHI"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis - 26 Mei 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah kita lihat beberapa waktu yang lalu,kitab Maleakhi adalah berbicara tentang KESETIAAN ALLAH terhadap umat-Nya, yaitu Israel. Allah menghimbau supaya orang Israel itu kembali kepada ALlah dan meresponi kasih ALlah itu dengan cara yang benar, yaitu dengan beribadah dan membawa korban persembahan yang benar pula. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa demikian? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab kalau kita lihat dalam kitab Maleakhi ini keadaan rohani bangsa Israel itu sungguh sangat bobrok.&lt;br /&gt;     &lt;span style="font-style: italic;"&gt;- mereka tidak lagi mengahisi Alllah dengan cara yang benar&lt;br /&gt;     - mereka tidak lagi menghormati Tuhan sebagai Bapa dan sebagai Tuan&lt;br /&gt;     - mereka menghina nama Tuhan dengan cara membawa roti cemar ke atas mezbah&lt;br /&gt;        seperti halnya membawa binatang yang buta, yang timpang dan yang sakit untuk di&lt;br /&gt;        persembahkan sebagai korban kepada Allah.&lt;br /&gt;     - mereka tidak mau mendengar dan tidak mau memberi perhatian lagi untuk mendengar&lt;br /&gt;        firman Tuhan, dll&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Oleh sebab itu firman Tuhan datang kepada mereka: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kembalilah kepada-Ku maka Aku kun akan kembali kepadamu." &lt;/span&gt;Allah menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar untuk memulihkan mereka kembali supaya bisa beribadah kepada ALlah yagn benar dan membawa korban persembahan yang benar pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 3 : 1 - 5 = dengan mendadak &lt;/span&gt;Tuhan Allah akan masuk ke Bait-Nya sebagai Malaikat Perjanjian, Ia akan datang seperti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"api tukang pemurni logam" dan seperti "sabun tukang penatu" &lt;/span&gt;Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak, khusus untuk mentahirkan orang Lewi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Allah mentahirkan orang Lewi?&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang Lewi itu adalah pelayan-pelayan yang melayani di Bait Allah, yang membakar korban persembahan. Orang Lewi itu perlu ditahirkan lebih dahulu sebab selama ini mereka tidak menghargai tahbisan sebagai hamba Tuhan yang mewakili orang Israel dengan Allah. Allah mentahirkan orang Lewi dan menyucikan mereka seperti emas dan perak, supaya mereka itu menjadi orang-orang layak mempersembahkan korban persembahan kepada ALlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kita lihat ayat-ayat tersebut di atas, ada dua yang harus ditahirkan, yaitu:&lt;br /&gt;          &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;1. Orang-orang lewi yang melayani di Bait Allah, &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;ini menunjuk kepada hamba-hamba Tuhan atau pelayan-pelayan yang melayani di Bait ALlah harus dikuduskan/ disucikan lebih dahulu supaya layak melayani Allah dan berada dalam tahbisan yang benar. Kata "mentahirkan" biasa dipakai kepada orang yang sedang sakit kusta. KUSTA = sejenis penyakit diluar nampaknya putih tetapi di dalam ada penyakit yang bisa membusukkan, penyakit yang merusak tubuhnya. Demikian juga penyakit kusta rohani, ini menunjuk kepada orang-orang Kristen yang di luar nampaknya rohani karena ia memang masih beribadah, masih bisa memuji Tuhan, masih bisa berdoa, masih melayani, bahkan masih berkorban,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; tetapi pada hakikatnya rohani mereka sudah mati. Orang yagn seperti ini biasanya tidak sadar kalau rohaninya sudah mati dan hubungannya dengan Allah sudah terputus. Penyakit kusta rohani ini menjadi masalah besar dalam gereja Tuhan di akhir zaman ini. Orang Kristen yang sakit kusta rohani, baik hamba-hamba Tuhan maupun jemaat-jemaat Tuhan harus ditahirkan lebih dahulu, harus dikuduskan seperti perak dan seperti emas, kita semua harus dikuduskan oleh darah Yesus Kristus. Semua orang Kristen yang sudah ditahirkan maka ia akan layak masuk ke dalam Bait ALlah, layak beribadah, layak mamuji Tuhan, layak berdoa, layak membawa korban persembahannya kepada ALlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          &lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;2. korban persembahan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;setelah orang lewi ditahirkan selanjutnya yang harus ditahirkan adalah korban persembahan yang akan dibakar di atas mezbah. Setiap korban persembahan itu harus diperiksa lebih dahulu oleh imam supaya diketahui apakah korban persembahan itu layak atau tidak untuk dipersembahkan kepada ALlah. Kalau tidak layak maka korban itu harus dikeluarkan dari mezbah berapapun jumlahnya, tidak boleh sayang dan tidak boleh kompromi dengan siapapun. Demikian juga berlaku kepada kita sekarang ini, setiap korban yang tidak layak dikorbankan tidak boleh dibawa ke dalam gereja untuk dipersembahkan baik sebagai ucapan syukur, persepuluhannya, dll, walaupun jumlahnya besar tidak boleh kompromi dan tidak boleh merasa sayang. Tetapi setiap korban yang telah dianggap layak untuk dikorbankan kepada ALlah, maka korban itu boleh dipersembahkan di atas mezbah. Setiap hasil yang halal, bukan hasil curian, bukan hasil rampokan atau korupsi boleh dibawa ke dalam gereja untuk dipersembahkan kepada ALlah, baik sebagai korban persepuluhan, korban ucapan syukur, korban tatangan, dll.&lt;br /&gt;Keberhasilan pelayanan/ibadah itu tidak diukur dari besarnya persembahan tetapi dilihat dari kebenaran yang ada di dalamnya. Jadi baik orang Lewi maupun korban persembahan harus sama-sama ditahirkan lebih dahulu barulah boleh dipersembahkan kepada ALlah.&lt;br /&gt;Roma 12 : 1 - 2 firman Tuhan menegaskan ibadah yang sejati itu adalah kalau kita sudah berhasil membawa "tubuh kita" sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Tubuh kita inilah yang harus kita persembahkan kepada ALlah sebagai korban dengan cara beribadah yang benar, mendengarkan firman Tuhan dan melakukannya dengan taat dan setia. Bukan berarti uang itu tidak perlu, semua itu memang boleh kita bawa kepada ALlah, tetapi harus ditandai dengan sikap hidup yang benar. Kalau hidup kita sudah benar di mata Tuhan, maka apapun yang kita bawa untuk dipersembahkan kepada ALlah sebagai korban akan benar pula di mata Allah. HALELUYA.....!!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-5774530679173430222?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/5774530679173430222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/05/bible-study-m-e-i-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5774530679173430222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5774530679173430222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/05/bible-study-m-e-i-2011.html' title='Bible Study - M e i  2011'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-9223219003751647384</id><published>2011-04-11T23:31:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T18:43:44.536-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - April 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"KITAB MALEAKHI"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kamis - 07 April   2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;Poin yang ke-II: MENGHORMATI ALLAH SEBAGAI "BAPA" DAN SEBAGAI "TUAN"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena para imam tidam tidak mau memperhatikan firman Tuhan dan tidak memberi perhatian untuk menghormati Tuhan sebagai Bapa dan sebagai Tuan, maka &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Tuhan pun mengirimkan kutuk dan membuat berkat-berkat mereka menjadi kutuk.&lt;/span&gt; Tuhan juga akan mematahkan lengan mereka sehingga tidak lagi memiliki kekuatan bahkan Tuhan juga akan melemparkan kotoran untuk mempermalukan mereka di depan orang banyak. Karena itu supaya kita jangan sampai mengalami seperti yang dialami oleh imam-imam tersebut, maka kita harus mau memperhatikan firman Tuhan dan memberi telinga untuk mendengar dengan baik. Dan kita perlu melihat satu contoh kehidupan yang mau memperhatikan firman Tuhan dan yang melakukan perintah Allah itu dengan taat dan setia sampai selesai, yaitu NUH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Allah berfirman kepada Nuh untuk membangun sebuah bahtera, Nuh mau memperhatikan firman Tuhan ini dengan baik serta &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;melakukan perintah Allah itu dengan taat dan setia,&lt;/span&gt; ia membangun sebuah bahtera menurut ukuran yang telah ditentukan Allah sendiri. Ketika Allah memberi perintah supaya Nuh membangun sebuat bahtera, pada saat itu Nuh sudah tahu apa maksud dan rencana Tuhan dalam hidupnya maupun terhadap dunia ini, ia tahu dan percaya bahwa Allah sudah berencana untuk membinasakan bumi ini dengan air bah. Dan karena Nuh tahu maka iapun dengan taat da setia  melakukan perintah Allah sampai selesai. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 11 : 7&lt;/span&gt; firman Tuhan membuktikan kepada kita bahwa Nuh itu benar-benar berhasil melakukan perintah Allah. Ini tandanya bahwa Nuh itu punya karakter yang benar di mata Tuhan, tidak seperti orang-orang yang hidup sezamannya yang cenderung melakukan hal-hal yang bertentangan dengan firman Tuhan. Mereka lebih sibuk memperhatikan dalam hal makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sehingga tidak ada waktu untuk memperhatikan firman Tuhan, mereka juga tidak melihat perbuatan Nuh yang sedang membangun bahtera, mereka tidak mau tahu akan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena karakter Nuh itu benar di mata Tuhan maka Nuh telah ditentukan Allah untuk menerima kebenaran dan keselamatansesuai dengan  imannya, lewat perbuatan Nuh itu ia sedang menghukum dunia ini tetapi menyelamatkan keluarganya dari kebinasaan. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, mari kita semua dengan sungguh-sungguh mendengar firman Tuhan dan melakukannya dengan taat dan setia, supaya kita juga diselamatkan dari murka Allah yang akan datang dengan segera untuk membinasakan bumi dan semua yang ada di dalamnya. Yang perlu kita perhatikan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yeremia 8 : 20&lt;/span&gt; sikap bangsa Israel pada zaman nabi Yeremia yang tidak mau meresponi firman Tuhan sebingga mereka juga tidak memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada. Sudah lewat musim menuai dan sudah berakhir musim kemarau, tetapi orang Israel tidak diselamatkan juga, mereka bertanya-tanya mengapa Tuhan tidak menyelamatkan mereka.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Penyebabnya:&lt;/span&gt; karena mereka tidak memberi telinga untuk mendengarkan firman nubuat sehingga mereka pun tidak mengetahui pekerjaan Tuhan dan tidak bisa mengerti tentang arti keselamatan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kalau tetap seperti ini maka siapapun orangnya, dari kalangan manapunmereka, bahkan sekalipun mereka mengaku sebagi seorang hamba Tuhan, tetap saja mereka tidak akan diselamatkan. Karena itu gereja Tuhan yang hidup di akhir zaman ini, sudah seharusnya kita dengan sungguh-sungguh memperhatikan firman pengajaran dan hidup di dalamnya supaya kita bisa mengetahui pekerjaan Tuhan dan tahu kapan Tuhan itu akan menyelamatkan kita. Jika Tuhan Yesus sudah datang kembali, maka ia akan membawa kita masuk ke dalam kerajaan-Nya&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;dan menjadikan kita sebagai sidang mempelai perempuan-Nya. Yesus akan datang sebagai Raja di atas segala raja, maka setiap orang yang didapati tidak sesuai dengan ukuran Tuhan akan diserahkan ke tangan antikristus dan akan menganiaya mereka selama 3 ½ tahun. Tetapi gereja Tuhan yang hidup dalam firman pengajaran, akan semakin dikuduskan sampai tidak ada lagi cacat celanya, benar-benar hidup sesuai dengan firman Tuhan kudus dan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Kamis - 14 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Poin yang ke-II : menghormati Allah sebagai Bapa dan sebagai Tuan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yeremia 8 : 20&lt;/span&gt; sikap bangsa Israel pada zaman nabi Yeremia: tidak mau meresponi firman Tuhan sehingga mereka tidak memanfaatkan kesempatan yang ada. Sudah lewat musim menuai dan sudah berakhir musim kemarau, tetapi mereka tidak diselamatkan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Penyebabnya: karena mereka tidak memperhatikan firman Tuhan sehingga mereka pun tidak mengetahui pekerjaan Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gereja Tuhan yang hidup dalam firman pengajaran harus tahu mempergunakan waktu dengan sebaik-baik nya supaya bisa mengetahui segala pekerjaan Tuhan. Misalnya tentang keselamatan yang telah dikerjakan Yesus Kristus di kayu salib sampai kepada kita sekarang ini khususnya dalam menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang ini seharusnya kita sudah terbuka mata melihat kejadian-kejadian yang telah terjadi di belahan dunia ini, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, peperangan terjadi di mana-mana, kita harus tahu bahwa semua kejadian ini merupakan penggenapan firman Tuhan bahwa menjelang kedatangan Tuhan Yesus akan datang masa-masa yang sukar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(2 Timotius 3 : 1- 4; Matius 24). &lt;/span&gt;Sekaranglah saatnya bagi gereja Tuhan di akhir zaman ini memperhatikan firman Tuhan bahwa sekaranglah saat nya hujan akhir itu tergenapi, hujan akhir untuk mempersiapkan gereja Tuhan itu hidup dalam kebenaran firman Tuhan: taat dan setia melakukan segala perintah Allah.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penggenapan demi penggenapan firman Tuhan telah terjadi bahkan sudah semakin nyata, karena itu kita harus mempersiapkan diri dengan hidup dalam kekudusan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 4 : 1&lt;/span&gt; firman Tuhan telah menyatakan bahwa sesungguhnya hari Tuhan itu akan datang dengan segera, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik akan menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari Tuhan yang akan datang itu.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;          ORANG GEGABAH =&lt;/span&gt; orang-orang yang sembarangan saja hidupnya, sembarangan beribadah, sembarangan melayani intinya: orang gegabah itu tidak suka memperhatikan firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;         &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;ORANG FASIK =&lt;/span&gt; orang-orang yang selalu berbuat jahat yaitu yang tidak mau menyesuaikan diri dengan firman Tuhan hatinya cenderung melakukan keinginan hatinya saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka tidak heran kalau dalam kitab Maleakhi ini yang paling dikoreksi itu adalah para imam yang melayani di Bait Allah, yang selalu berada di dalam bait Allah untuk mempersiapkan korban-korban. Kalau orang-orang yang seperti ini saja masih bisa melakukan hal-hal yang demikian, bagaimana pula dengan orang-orang biasa? sebagai jemaat Tuhan kita harus memperhatikan firman Tuhan dengan baik-baik supaya kita jangan terjebak ke dalam sifat-sifat orang Israel tersebut. Sebab apabila para imam tidak menghormati Tuhan, maka jemaat-jemaatnya juga tidak akan menghormati Tuhan, dan kalau para imam tidak lagi memiliki rasa takut akan Tuhan, maka jemaat-jemaat itu juga pasti tidak takut kepada Tuhan. Kalau imamnya tidak memperhatikan firman maka jemaatnya juga pasti tidak memperhatikan firman Tuhan. Sebab sikap dan perbuatan imam itu berkaitan langsung dengan para jemaat, apa yang dilakukan imam itu jugalah yang dikerjakan jemaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hosea 4 : 9&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan seperti nasib rakyat demikian juga nasib imam atau sebaliknya seperti nasib imam demikian juga rakyatnya. Demikian juga dlm &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yehezkiel 22 : 26 - 31&lt;/span&gt; firman Tuhan menegaskan bagaimana rusaknya sikap dan perbuatan para imam dan para penduduk , imam-imam memperkosa hukum Taurat, mereka mencoba mengatur-atur Tuhan, mengajarkan firman Tuhan hanya menurut keinginan hatinya saja. Menajiskan hal-hal yang kudus: memang masih beribadah dan melayani Tuhan tetapi tidak disertai dengan perbuatan-perbuatan yang benar, akibatnya ibadah dan pelayanan mereka menjadi cemar dan tidak berkenan kepada Allah. Karena sikap dan perbuatan mereka demikian maka mereka tidak bisa lagi membedakan yang kudus dengan yang tidak kudus, para imam tidak lagi mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tidak najis dan para jemaatpun melakukan pemerasan terhadap orang asing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KITAB  MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 21 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Poin yang ke-III : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 2 : 10 - 16&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;himbauan supaya kembali setia kepada perjanjian yang diberikan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak dalam kitab Perjanjian Lama firman Tuhan sudah menyatakan bahwa nasib umat Tuhan itu sangat ditentukan oleh para imam, kalau umat Tuhan itu mau memperhatikan dan melakukan firman Tuhan yang disampaikan oleh para imam maka mereka akan takut kepada Allah, dan setia melakukan perintah-Nya. Tetapi sebaliknya kalau mereka tidak mau memperhatikan firman Allah maka mereka tidak takut kepada Allah, mereka akan membelakangi Allah dan hidup menurut jalan masing-masing. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Maka kalau para imam itu hidup sesuai dengan firman Tuhan, umat Allah itu juga akan hidup dalam kebenaran.&lt;/span&gt; Supaya kita bisa kembali setia kepada perjanjian yang diberikan Allah, ada hal yang harus kita buang dari dalam hidup kita, yaitu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;segala kepercayaan yang berasal dari nenek moyang,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; seperti adat istiadat/tradisi-tradisi&lt;/span&gt; yang biasanya disertai dengan ritual-ritual yang cenderung kepada penyembahan berhala. Maka kalau kita lihat bangsa Israel ketika keluar dari Mesir dalam pimpinan Musa, mereka semua keluar dari Mesir dan tidak ada seorang pun yang tidak bebas dari perbudakan. Tetapi setelah dalam perjalanan di padang gurun menuju tanah Kanaan mereka semua ditewaskan oleh Allah kecuali &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Kaleb dan Yosua. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Penyebabnya: karena mereka lebih menuruti hawa nafsu/keinginan daging dan tetap terikat kepada kebiasaan-kebiasaan yang selama ini mereka lakukan, mereka juga terjebak kepada penyembahan berhala (1 Korintus 10). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini menunjukkan bahwa untuk masuk ke dalam kerajaan sorga lebih dahulu harus mengalami penyucian hidup, baik itu dari dosa, dari penyembahan berhala maupun dari sikap dan perbuatan yang bertentangan dengan firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Daniel 12 : 1 &lt;/span&gt;penyucian itu disertai dengan datangnya waktu kesesakan/kesukaran yang besar seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai kepada akhir zaman, yaitu menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Sama seperti yang telah terjadi pada zaman sekarang ini, kita semua sudah melihat atau mendengar berbagai-bagai kejadian yang sedang menimpa dunia ini, misalnya berita tangan kelaparan, peperangan antar bangsa/saudara, teror di mana-mana, gempa bumi yang mengakibatkan tsunami, banjir atau longsor, semua kejadian ini sudah merenggut banyak nyawa yang melayang. Tetapi lewat firman Tuhan tersebut, kita mengetahui bahwa semua itu sengaja Tuhan ijinkan terjadi untuk dipakai sebagai sarana menyucikan hidup kita. Tuhan mau lihat apakah ditengah-tengah penderitaan yang begitu berat itu manusia masih mencari Tuhan dan meminta pertolongan kepada-Nya. Kalau dunia ditimpa oleh malapetaka yang begitu dahsyat, tetapi umat Tuhan yang percaya kepada firman Tuhan dan yang hidup dalam kebenaran akan tetap terpelihara dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Yang dijamin selamat dari kesukaran yang besar itu adalah gereja Tuhan yang telah didapati namanya tertulis dalam kitab kehidupan.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 14 : 1- 5, &lt;/span&gt;firman Tuhan telah menentukan khususnya dari bangsa Israel ada sebanyak &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;“seratus empat puluh ribu orang”&lt;/span&gt; yang dijamin selamat dari kesusahan yang besar itu sebab telah berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus yang telah mengalami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- penebusan oleh darah Kristus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;     - yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;     - murni sama seperti perawan (=dikuduskan dan disempurnakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;     - di dalam mulutnya tidak ada dusta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;     - tidak bercela (=tidak ada lagi dosa = telah disempurnakan)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan firman Tuhan sendiri memberi contoh tentang kesetiaan itu bagaikan hubungan suami istri  sebagaimana telah dikatakan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 2 : 14 - 1&lt;/span&gt;6 Allah yang Esa itu telah menjadikan suami istri itu daging dan roh, sekalipun demikian yang diinginkan Allah dari kesatuan itu ialah keturunan ilahi. Karena itu sebagai suami maupun sebagai istri sama-sama hrs menjaga hubungan suami istri itu dengan sebaik-baiknya, jangan berkhianat atau jangan mencari perempuan atau laki-laki lain demi untuk memuaskan hawa nafsunya. Allah itu sangat benci yang namanya perceraian, karena itu jangan ada perempuan lain atau laki-laki lain selain dari pasangan yang telah ditetapkan Tuhan bagimu. Karena itu baik sebagai suami atau sebagai istri, sama-sama harus hidup di dalam firman Tuhan sama-sama di dalam kebenaran, sama-sama harus mengalami tanda pembaharuan, maka akan terjadilah seperti yang diinginkan Tuhan di dalam keluarga kita: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;keturunan yang ilahi&lt;/span&gt;, yang telah dikuduskan oleh Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 3&lt;/span&gt; alat yang dipakai Tuhan untuk menyucikan hidup kita adalah firman Tuhan, Yesus mau supaya kita tinggal di dalam Dia dan melekat kepada Kristus seperti ranting yang melekat pada pokoknya. Jika kita sudah tinggal di dalam Kristus sama &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;seperti ranting melekat pada pokok&lt;/span&gt;, maka hidup kita akan tetap terpelihara dengan baik, baik jasmani maupun rohani kita akan terpelihara dengan sempurna sampai Kristus datang kembali dan menjadikan kita sebagai mempelai perempuan-Nya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (1 Tesalonika 5 : 23).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold; font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“KRISTUS ANAK DOMBA PASKAH”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Kamis - 28 April 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, harus tetap kita ingat bahwa tidak ada jalan lain yang bisa menyelamatkan manusia dari maut, tidak ada jalan lain yang bisa menghapus dosa, dan tidak ada yang bisa membawa kita bertemu dengan Bapa, kecuali lewat Tuhan Yesus Kristus. Satu-satunya jalan yang bisa menyelamatkan manusia dari dosa dan maut : &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;datang kepada Yesus dan percaya kepada-Nya&lt;/span&gt; maka kuasa korban Kristus itu akan memperdamaikan kita dengan Bapa di sorga. Yesus adalah Anak Domba yang telah disembelih sebagai korban penghapus dosa dunia. Disebut korban Kristus: karena Ia rela mati di kayu salib dan dikuburkan tetapi pada hari yang ketiga Ia bangkit kembali. Kematian-Nya adalah sebagai korban penebusan yang menjadikan kita sebagai umat Tuhan, sedangkan kebangkitan-Nya adalah untuk memberikan kelepasan dari segala kuasa-kuasa kegelapan, oleh kebangkitan-Nya kita menang terhadap dosa dan maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 11 : 1 - 11&lt;/span&gt; pada perayaan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Paskah yang pertama&lt;/span&gt; anak domba paskah itu ditangkap pada tanggal sepuluh dan dikurung sampai hari yang keempat belas, jadi anak domba itu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;dikurung selama empat hari&lt;/span&gt; sebelum disembelih sebagai korban Paskah. Ini merupakan firman nubuatan tentang kematian Yesus Kristus yang telah digenapi ketika Yesus mati di kayu salib sebagai korban Paskah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Empat hari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;empat ribu tahun,&lt;/span&gt; sebab dihadapan Tuhan satu hari sama dengan seribu tahun dan seribu tahun sama dengan satu hari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(2 Petrus 3 : 8).&lt;/span&gt; Dari zaman Adam sampai ke zaman sampai Yesus lahir ke dunia ini empat ribu tahun, jadi sebelum Yesus lahir dan sebelum Yesus mati firman Tuhan sudah lebih dahulu menubuatkan, bahkan tentang semua pekerjaan-Nya juga sudah dinubuatkan oleh firman Tuhan. Yesus itu adalah Anak Domba Allah yang dipersiapkan Allah sendiri sebagai korban Paskah, yang berfungsi untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;- sebagai korban penebus dan sebagai korban pendamaian bagi segala dosa-dosa yang telah kita lakukan selama ini -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini bisa kita lihat dengan jelas dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8 &lt;/span&gt;rasul Paulus menerangkan kepada jemaat di Korintus bahwa Yesus itu adalah Anak Domba Paskah yang telah disembelih. Karena itu firman Tuhan memberi ketegasan soal merayakan Paskah, ada yang harus kita lakukan yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;membuang segala ragi yang lama yaitu ragi keburukan dan kejahatan.&lt;/span&gt; Supaya layak merayakan Paskah kita semua harus membuang segala sifat dan karakter yang bertentangan dengan firman Tuhan, kita harus mau membuang segala bentuk kejahatan yang selama ini kita lakukan.&lt;br /&gt;Kemudian dalam merayakan Paskah harus disertai dengan makan roti yang tidak beragi, artinya setelah kita menerima korban Paskah harus dilanjutkan dengan sikap menerima firman Tuhan, mengkonsumsi firman Tuhan itu sebagai kebutuhan dalam hidup. Jika demikian maka korban Kristus itu akan layak kita terima, korban Kristus itu akan menghapuskan segala dosa dan akan menyucikan kita dari segala kejahatan. Dengan kata lain: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;kita akan menjadi adonan yang baru,&lt;/span&gt; hidup yang telah mengalami tanda pembaharuan. Sebaliknya kalau tetap dengan cara hidup yang lama, ia tidak akan bisa disebut sebagai adonan yang baru sebab ia belum dilepaskan dari cara-cara hidup yang lama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 5 : 22 - 24&lt;/span&gt; pekerjaan Kristus sebagai Suami: Ia mau menyerahkan diri-Nya untuk menyelamatkan tubuh-Nya lewat kematian Nya di atas kayu salib. Ingat! Yesus mati di kayu salib bukan karena dosa-dosa-Nya dan bukan pula karena kejahatan-Nya, tetapi kematian Yesus di kayu salib adalah untuk menanggung segala kejahatan kita, memikul segala kesesangraan kita, Yesus tertikam bukan karena pelanggaran-Nya tetapi karena pemberontakan kita, Yesus diremukkan karena kejahatan kita juga. Yesus mati dikayu salib supaya ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya dan supaya oleh bilur-bilur-Nya kita bisa menjadi sembuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yesaya 53 : 3 - 5).&lt;/span&gt; Inilah bukti tanggung jawab Kristus sebagai Kepala, Ia rela menyerahkan nyawa-Nya demi untuk menyelamatkan tubuh-Nya. Tuhan Yesus Kristus adalah Kepala jemaat yang sanggup menyelamatkan jemaat dan membawa jemaat itu menjadi satu di dalam tubuh Kristus. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus tunduk kepada Kristus dalam segala hal, sama seperti seorang istri tunduk kepada suaminya dalam segala sesuatu.&lt;br /&gt;Tidak ada jalannya Saudara bisa diselamatkan kalau tidak tunduk kepada Kristus sebagai Kepala, dan tidak ada cerita seseorang itu bisa masuk ke dalam kerajaan sorga kalau ia tidak melakukan segala firman Tuhan. Tugas kita sebagai jemaat: belajar mengasihi Tuhan, sebab sebagai Gembala yang baik Ia telah memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya supaya domba-domba itu menjadi satu kawanan dengan satu gembala yang digembalakan dalam firman pengajaran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 3 : 16&lt;/span&gt; praktek mengasihi itu adalah wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Sebagaimana Kristus telah menyerahkan nyawa-Nya demikian juga kita harus mampu menyerahkan nyawa kita untuk orang lain. Inilah praktek mengasihi yang benar.&lt;br /&gt;Haleluya....!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-9223219003751647384?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/9223219003751647384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/04/bible-study-april-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/9223219003751647384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/9223219003751647384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/04/bible-study-april-2011.html' title='Bible Study - April 2011'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-4932013317594114272</id><published>2011-03-15T02:36:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T18:30:34.944-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - Maret 2011</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(153, 153, 255);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Kamis, 10 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 12 : 16 - 17&lt;/span&gt; Esau karena tidak menghargai didikan Tuhan, akibatnya sangat fatal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- ketika hendak menerima berkat, ia ditolak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - tidak beroleh kesempatan memperbaiki kesalahanannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan sikap dan perbuatan Esau ini disejajarkan dengan orang yang suka melakukan percabulan yang nafsunya rendah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;NAFSU RENDAH&lt;/span&gt; = tidak mau mengarahkan pandangannya kepada perkara-perkara yang di atas/sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 3 : 13 - 17 &lt;/span&gt;Yesus sendiri sebagai Anak bersedia melakukan kehendak Allah, yaitu mau memberi diri dibabtis oleh Yohanes pembabtis di sungai Yordan. Memang pada awalnya Yohanes pembabtis ragu-ragu dan tidak bersedia membatiskan Tuhan Yesus, tetapi karena Yesus mengatakan bahwa babtisan itu adalah untuk &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“menggenapkan seluruh kehendak Allah”&lt;/span&gt; barulah Yohanes mau membabtiskan Yesus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, babtisan itu bukan hanya sekedar dilakukan begitu saja, babtisan itu bukan aturan gereja bahkan bukan syarat supaya bisa masuk ke gereja, tetapi babtisan itu tujuannya adalah untuk menggenapkan seluruh kehendak Allah. Andaikata babtisan itu hanya sekedar peraturan organisasi gereja saja, maka Yesus tidak perlu pergi ke sungai Yordan untuk dibabtis oleh Yohanes, tetapi karena babtisan itu adalah untuk menggenapkan seluruh kehendak Allah maka Yesus pun harus memberi diri-Nya dibabtis. Maka untuk orang yang mau melakukan kehendak Allah tidak boleh dihalang-halangi bahkan tidak boleh dikurang-kurangi, seluruh kehendak Allah itu harus kita lakukan dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau mau melakukan seluruh kehendak Allah: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;langit terbuka,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Roh Allah turun seperti burung merpati&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;ada suara&lt;/span&gt; yang mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”&lt;/span&gt; Artinya: kalau kita mau melakukan seluruh kehendak Allah maka Allah pun akan mengakui kita sebagai anak-Nya. Hal ini sangat berkaitan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yakobus 2 : 22&lt;/span&gt; iman itu bisa menjadi sempurna jika disertai dengan perbuatan-perbuatan baik, yaitu perbuatan-perbuatan yang berkenan kepada Allah. Esau memandang rendah kesulungannya maka sikap dan perbuatannya selalu bertentangan dengan firman Tuhan, tetapi Yakub karena menghargai kesulungan ia rela melepaskan perkara yang jasmani demi untuk mendapatkan perkara rohani. Inilah yang dimaksud dengan perbuatan-perbuatan baik yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 6 : 19&lt;/span&gt; pengharapan itu digambarkan seperti sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita yg telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, maksudnya kita harus hidup berpengharapan kepada Tuhan supaya sikap seperti Esau itu tidak masuk ke dalam hidup kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 1 : 3&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan taat kepada firman Tuhan itu hasilnya: kita akan dibawa kepada suatu hidup yang penuh pengharapan, yaitu berhak menerima &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;“suatu bagian”&lt;/span&gt; yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, inilah hidup kekal bersama dengan Kristus dalam kerajaan sorga (ayat 4).&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;YOSUA&lt;/span&gt; contoh orang yang mau melakukan/bertindak melakukan tepat seperti yang telah diperintahkan Allah kepadanya, segala janji Allah itu bisa terlaksana karena Yosua mau melakukan kehendak Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua1 : 1 - 9&lt;/span&gt; setiap tempat yang diinjak kakinya akan diberikan Allah kepadanya, Allah sendiri yang menentukan tempat yang akan menjadi miliknya dan Allah juga berjanji untuk tetap menyertai ke manapun ia pergi.&lt;br /&gt;Kuncinya: jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri, jangan kecut dan jangan tawar hati dan jangan lupa memperkatakan kitab Taurat Tuhan dan merenungkan firman Tuhan siang dan malam. Inilah yang membuat maka Yosua bisa bertindak dengan hatihati sehingga perjalanannyapun berhasil dan beruntung.  Setiap orang yang mau melakukan segala kehendak Allah maka Allah akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemenangan demi kemenangan setiap hari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kamis - 17 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ESAU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = gambaran gereja Tuhan yang tidak menghargai kemurahan Tuhan, tidak menghargai ibadah dan penggembalaan. Memandang ringan hak kesulungan = tidak menghormati Tuhan sebagai Bapa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Maleakhi 1 : 6),&lt;/span&gt; sekarang : sama dengan tidak menghormati ibadah, tidak menghargai pelayanan, tidak menghormati bapa rohaninya/penggembalaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Akibatnya: tidak akan berhak masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;NABOT&lt;/span&gt; orang Yizreel adalah contoh orang yang sangat menghormati/menghargai warisan. Dalam 1 Raja-raja 21 dijelaskan Nabot orang Yizreel ini mempunyai kebun anggur di samping istana raja Ahab, raja Samaria. Karena itu Ahab pun mencoba ingin mengambil atau membeli kebun anggur tersebut supaya menjadi miliknya. Ahab rela membelinyadengan uang atau menggantinya dengan kebun anggur yang lebih baik atau yang lebih lebar dari miliknya itu, tetapi Nabot tidak rela melepaskan kebun anggur tersebut walaupun dengan kebun anggur yang lebih baik atau dengan uang yang banyak.&lt;br /&gt;Mengapa? sebab Nabot itu adalah orang yang sangat menghargai warisan, Nabot itu sangat mengerti bahwa warisan itu tidak tergantikan dengan uang yang banyak. Karena itu Nabot mempertahankan kebun anggurnya itu dan tidak takut walau nyawanya sendiri harus terancam, Nabot tidak mau kompromi dengan Ahab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabot ini ganbaran gereja Tuhan yang meresponi setiap firman Tuhan dan tahu menghormati Tuhan sebagai Bapa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sedangkan raja Ahab ini sama seperti Esau yang tidak menghargai warisan, menganggap remeh warisan, maka Ahab harus menanggung akibatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Untuk kita sekarang:&lt;/span&gt; warisan sulung itu adalah berkat yang paling besar sebab nama kita telah terdaftar dalam kitab kehidupan, kita diakui sebagai umat Allah bahkan sedang dipersiapkan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus yang akan dikuduskan dan disempurnakan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 12 : 22 - 23 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;YERUSALEM SORGAWI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;itu menunjuk gereja Tuhan yang telah berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Karena itu supaya kita bisa menghargai warisan/hak kesulungan: kita harus bertumbuh terus hingga menjadi dewasa rohani, dewasa dalam iman, dalam pengharapan maupun dalam kasih akan Allah. Tidak ada seorangpun yang bisa menghargai kesulungan itu kalau ia tidak dewasa rohani, justru ia akan menganggap remeh sama seperti Esau yang meremehkan kesulungannya sehingga ia tidak layak diberkati oleh ayahnya, Ishak.&lt;br /&gt;Hal ini juga telah dijelaskan dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 4 : 1 - 4 &lt;/span&gt;selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikit pun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu, ia masih berada di bawah pengawasan sampai ia menjadi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga setiap orang yang belum dewasa rohaninya, ia tidak layak masuk ke dalam kerajaan sorga sebab ia masih takluk kepada dosa, diperhamba oleh dosa dan tidak bisa mengalahkan segala bentuk pencobaan dari siiblis. Setiap orang yang belum dewasa rohaninya, ia masih takluk kepada roh-roh dunia. Tetapi setelah genap waktunya (=setelah ia menjadi dewasa) barulah ia berhak mendapatkan segala warisan yang telah ditentukan bapanya, setelah menjadi dewasa rohani barulah layak disebut sebagai pewaris kerajaan sorga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 5 : 13 - 14&lt;/span&gt; setelah kita dimerdekakan dari dosa, kita harus mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk hidup dalam kebenaran dan melayani seorang akan yang lain dengan kasih. Orang yang dewasa rohaninya barulah bisa mengasihi sesamanya seperti dirinya sendiri dan mengasihi Allah dengan tepat dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 4 : 1 &lt;/span&gt;resiko yang akan dihadapi kalau tidak mau meresponi firman Tuhan: akan disamakan dengan gegabah atau seperti jerami yang akan terbakar oleh hari Tuhan yang menyala seperti perapian. Kehidupan seperti Esau yang tidak menghargai kesulungan dan yang tidak meresponi firman Tuhan, akan dibakar seperti gegabah atau seperti jerami, di mata Tuhan tidak ada harganya sedikitpun.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat ataupun sebagai hamba Tuhan, mari kita bersama-sama menghargai kesulungan itu dan membuatnya lebih dari segala yang ada pada kita. Jika kita sudah menghargai kesulungan itu maka Tuhan akan mempersiapkan kita untuk menerima berkat yang lebih besar lagi, nama kita terdaftar dalam kita kehidupan Anak Domba, kita diakui sebagai jemaat yang berkenan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Haleluya.........!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KITAB MALEAKHI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kamis - 24 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Poin yang ke-II : &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;MENGHORMATI TUHAN ALLAH SEBAGAI BAPA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maleakhi 1 : 6 - 14; 2 : 1 - 9 Firman Tuhan menghimbau supaya kita menghormati Tuhan sebagai Bapa dan memiliki rasa takut karena Tuhan itu adalah Raja di atas segala raja dan sebagai Tuan. Khusus dalam kitab Melakhi ini sikap bangsa Israel yang sangat dikoreksi Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    1. mencemarkan korban (1 : 6 - 8),&lt;br /&gt;    2. acuh tak acuh kepada Allah (1 : 9 - 11)&lt;br /&gt;    3. selalu menyusahkan Allah (1 : 12 - 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat sehingga firman Allah datang menegor dan mengoreksi mereka dengan tegas dengan mengatakan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Jika Aku ini &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;bapa&lt;/span&gt;, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;tuan&lt;/span&gt;, di manakah takut yang kepada-Ku itu?”&lt;/span&gt; dan yang paling dikoreksi itu adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;para imam&lt;/span&gt; yang suka menghina nama Tuhan dan meja Tuhan dengan cara &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;membawa roti cemar&lt;/span&gt;, membawa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;binatang yang buta&lt;/span&gt;,&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; yang timpang&lt;/span&gt; atau yang &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;sakit&lt;/span&gt; untuk dipersembahkan kepada Tuhan. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Ada dua penampilan Tuhan: sebagai BAPA dan sebagai TUAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Padahal binatang-binatang yang demikian kalau dipersembahkan kepada bupati saja tidak boleh apalagi kepada Tuhan, tetapi para imam itu melakukan hal-hal yang demikian. Ini suatu kemerosotan iman, rohani para imam pada zaman Maleakhi itu benar-benar sudah bobrok sehingga firman Tuhan begitu tegas mengoreksi mereka supaya jangan terus menerus melakukan hal-hal yang demikian. Posisi Tuhan itu ada dua yaitu sebagai Bapa dan sebagai Tuan. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Sebagai Bapa: kita harus menghormati Tuhan,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;sebagai Tuan:&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;kita harus memiliki rasa takut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Caranya: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;beribadah yang benar&lt;/span&gt; dengan membawa tubuh kita ini sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. Inilah ibadah dan persembahan yg sejati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 12 : 1).&lt;/span&gt; Beribadah dan melayani Tuhan ada kaitannya dengan takut akan Tuhan, ada kaitannya dengan menghormati Tuhan sebagai Bapa. Maksudnya: kalau kita mau beribadah maupun melayani Tuhan harus disertai dengan sikap yang benar, yaitu menghormati Tuhan sebagai Bapa, harus ada rasa takut dalam hidup kita, takut berbuat dosa, takut tidak melayani, takut tidak berkorban, dll.&lt;br /&gt;Karena itu supaya kita bisa menghormati Tuhan sebagai Bapa dan memiliki rasa takut akan Tuhan, kita harus mengalami ketiga korban seperti yang telah dijelaskan dalam Keluaran psl 29: ada lembu jantan dan dua domba jantan.&lt;br /&gt;- LEMBU JANTAN = ada tanda pendamaian, diperdamaikan dengan Allah maupun dengan sesama.&lt;br /&gt;- DOMBA JANTAN I = ada penyerahan diri untuk beribadah maupun melayani Tuhan.&lt;br /&gt;- DOMBA JANTAN II = ada tahbisan atau tanggung jawab, bertanggung jawab melakukan tugasnya dengan baik.&lt;br /&gt;Untuk mengolah korban-korban tersebut dibutuhkan proses yang sangat panjang, setelah disembelih, binatang itu juga harus dikuliti, dipotong-potong lalu dibersihkan menurut bagian-bagian tertentu, setelah itu barulah boleh dipersembahkan di atas mezbah. Sebagai jemaat Tuhan kalau rindu berkenan kepada Allah, kita juga harus mengalami proses demi proses sama seperti korban-korban tersebut di atas.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 29 : 17&lt;/span&gt; ada dua bagian penting yang kita ketahui dari potongan-potongan tersebut: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;ISI PERUT&lt;/span&gt; = perkara dalam (keinginan-keinginan dalam hati) &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;BETIS&lt;/span&gt; = perkara luar (langkah-langkah perjalanan). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 4 : 12&lt;/span&gt; firman Tuhan itu bagaikan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEDANG&lt;/span&gt; yang lebih tajam dari pedang bermata dua manapun, yang sanggup memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum, firman Tuhan itu sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Firman Tuhan itu sangat berguna untuk menyucikan seluruh hidup kita, baik perkara dalam maupun perkara luar dan kalau firman Tuhan itu sudah tampil seperti pedang maka firman Tuhan itu akan memisahkan segala dosa dan kejahatan kita sehingga kita menjadi jemaat yang kudus dan yang berkenan kepada Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 4 : 9 - 11&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita kalau Tuhan memberikan firman-Nya tujuannya adalah supaya kita bisa masuk ke tempat perhentian yang telah disediakan Allah, sama seperti Allah telah berhenti dari segala pekerjaan-Nya demikian juga kita akan berhenti dari segala pekerjaan, kita akan bersama-sama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya di dalam kerajaan yang kekal, yaitu sorga. Untuk itu marilah kita lebih sungguh-sungguh dan lebih serius dalam beribadah dan dalam melakukan firman Tuhan supaya kita bisa menghormati Tuhan sebagai Bapa dan memiliki rasa takut. Kalau dunia sedang lenyap dengan segala keinginannya, tetapi kita sebagai anak-anak terang justru semakin bertumbuh dan bertumbuh sampai menjadi dewasa rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"KITAB MALEAKHI"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kamis - 31 Maret  2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;Poin yang ke-II: MENGHORMATI ALLAH SEBAGAI "BAPA" DAN SEBAGAI "TUAN"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap bangsa Israel yang sangat ditentang Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; - tidak hormat kepada Tuhan sebagai Bapa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - membawa persembahan cemar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - tidak takut kepada Tuhan sebagai Tuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - acuh tak acuh/menyusahkan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam hal ini yang paling dikoreksi ialah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;PARA IMAM&lt;/span&gt;  yang telah menyimpang dari kebenaran karena membawa PERSEMBAHAN YANG  CACAT: membawa kambing domba, lembu sapi yang cacat, yang buta atau yang  sakit. Dengan berbuat demikian berarti mereka sudah tidak lagi  menghormati Allah sebagai Bapa dan tidak lagi memiliki rasa takut kepada  ALlah sebagai Tuan. Padahal sejak dalam Kitab Keluaran 29 firman Tuhan  sudah memberi ketegasan dalam hal membawa korban persembahan kepada  ALlah. Salah satu korban yang telah diatur supaya tetap dilakukan adalah  mengenai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;KORBAN PAGI DAN KORBAN PETANG&lt;/span&gt;, ini sama dengan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;KORBAN HARIAN&lt;/span&gt; yang setia hari harus dibawa untuk dipersembahkan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Malekhi 1 : 7&lt;/span&gt;  membawa ROTI CEMAR ke atas Mezbah sama dengan menghina nama Tuhan.  Mempersembahkan binatang buta, timpang dan sakit sama dengan perbuatan  jahat yang sangat dibenci oleh Allah sebab sama saja dengan menghina  Tuhan.&lt;br /&gt;Karena itu firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 6 : 17 - 18&lt;/span&gt; menjelaskan cara menghormati Tuhan sebagai Bapa ada beberapa sikap yang harus kita lakukan:&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;-  keluar dari persekutuan yagn tidak benar, memisahkan diri dari  cara-cara hidup yang tidak benar (= cara hidup orang yang tidak mengenal  kebenaran) dan jangan menjamah yang najis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau ini sudah  kita lakukan maka Tuhan akan menerima kita sebagai umat-Nya, kita layak  menyebut Tuhan itu sebagai Bapa dan kita pun akan diakui sebagai  anak-anak Allah. Sama seperti yang dikatakan firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 84 : 11&lt;/span&gt; cara hidup orang yang takut akan Allah itu selalu suka tinggal di dalam rumah Tuhan, dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;TIDAK SUKA TINGGAL DIKEMAH-KEMAH ORANG FASIK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berkorban itu artinya adalah: sesuatu yang diberikan atau yagn dibawa kepada Tuhan sebagai persembahan.&lt;br /&gt;Pada  zaman akhir ini banyak orang mengaku percaya kepada Tuhan, beribadah  dan melayani Tuhan, tetapi dalam prakteknya mereka sedang menghina nama  Tuhan. Dalam mulut mereka memang mengaku sebagai anak-anak Allah tetapi  tidak menghormati Tuhan sebagai Bapa, menagku Yesus sebagai Tuhan tetapi  di dalam dirinya tidak ada rasa takut akan Tuhan. Sikap dan perbuatan  mereka selalu bertentangan dengan firman Tuhan, hidup dalam hawa nafsu  dan keinginan yang duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 7 : 21 - 23&lt;/span&gt; Tuhan Yesus mengatakan:&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;-  ada orang yagn berseru-seru kepada Tuhan tetapi tidak layak mendapat  hidup yang kekal, bahkan ada orang yang berhasil mempunyai karunia yagn  besar, seperti bernubuat, mengusir setan demi nama Tuhan bahkan mampu  mengadakan mujizat, tetapi sayang tidak berhasil menjadi orang yagn  berkenan kepada ALlah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang-orang yang demikian tidak berkenan kepada Allah?&lt;br /&gt;Penyebabnya: karena disamping mereka berseru-seru kepada Tuhan, disamping mereka melayani Tuhan, mereka juga masih mempunyai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;SIKAP DAN PERBUATAN YANG SANGAT DIBENCI TUHAN,&lt;/span&gt;  yaitu suka melakukan kejahatan, mereka karakter yang tidak berkenan di  hati Tuhan. Dan karena karakternya tidak benar di mata Tuhan maka ibadah  dan pelayanan mereka juga tidak benar di mata Tuhan. Akibatnya: mereka  di usir dan di samakan dengan orang-orang yang selalu berbuat kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maleakhi 2 : 2&lt;/span&gt;  karena pada imam tidak memperhatikan firman Tuhan dan tidak memberi  perhatian untuk menghiormati nama Tuhan, akibatnya: Tuhan Allah  mengirimkan kutuk dan akan membuat BERKAT-BERKATNYA MENJADI KUTUK.  Bahkan Tuhan juga akan mematahkan lengannya sehingga TIDAK ADA LAGI  KEMAMPUAN UNTUK BERBUAT, Tuhan ALlah juga akan melemparkan kotoran ke  mukanya, artinya akan DIPERMALUKAN di depan semua orang.&lt;br /&gt;Karena itu  sebagai jemaat Tuhan yang hidup di akhir zaman ini, marilah kita lebih  sungguh-sunnguh lagi memperhatikan firman Tuhan dan melakukannya, sebab  jika sudah memperhatikan dan melakukan firman Tuhan dengan baik maka  firman Tuhan itu akan mengarahkan kita supaya bisa/mampu menghormati  Tuhan sebagai Bapa dan tetap memiliki rasa takut akan Tuhan, takut  berbuat dosa, takut kalau tidak beribadah dan melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-4932013317594114272?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/4932013317594114272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/03/bible-study-maret-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/4932013317594114272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/4932013317594114272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/03/bible-study-maret-2011.html' title='Bible Study - Maret 2011'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-3021478287783529216</id><published>2011-03-02T17:03:00.002-08:00</published><updated>2011-03-08T23:29:37.138-08:00</updated><title type='text'>Bible Study - Februari 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-3021478287783529216?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/3021478287783529216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/03/bible-study-februari-2011_02.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/3021478287783529216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/3021478287783529216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/03/bible-study-februari-2011_02.html' title='Bible Study - Februari 2011'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-1887844846364990621</id><published>2011-01-06T19:51:00.000-08:00</published><updated>2011-03-02T17:02:34.161-08:00</updated><title type='text'>Bible Study - Januari 2011</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“BERKAT NATAL”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;Bible Study&lt;br /&gt;Kamis - 30 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Yesus lahir sebagai bayi, Ia bertumbuh terus hingga menjadi dewasa, bertambah besar dan menjadi kuat dan penuh dengan hikmat. Ini juga menggambarkan kerohanian kita dalam mengikut Tuhan, setelah kita mengalami proses &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“lahir baru”&lt;/span&gt; selanjutnya kita juga harus bertumbuh dan menjadi dewasa rohani supaya kita menjadi kuat dan Tuhan mengaruniakan hikmat-Nya. Mengapa kita harus memiliki hikmat?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hikmat itu sangat perlu, sebab dengan hikmatlah segala masalah dapat diselesaikan dan dengan hikmatlah kita dapat mengalahkan segala bentuk tipu siasat Iblis. Kalau iman percaya kita sudah bertumbuh menjadi dewasa maka kita akan menjadi anak-anak Tuhan yang kuat rohaninya dan kita akan menjadi orang Kristen yang memiliki hikmat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amsal 9 : 1 - 2&lt;/span&gt; khusus dalam membangun rumah yang paling dibutuhkan adalah hikmat supaya dapat mendirikan ketujuh tiangnya. Demikian juga dalam membangun rumah tangga yang dibutuhkan tidak cukup hanya kekuatan tetapi juga harus dengan hikmat dari Tuhan. Supaya baik sebagai suami maupun sebagai seorang istri dapat menjalankan rumah tangganya itu dengan baik, sejahtera, tidak dengan sungut-sungut tetapi penuh dengan kasih yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;SALOMO&lt;/span&gt; setelah menjadi raja Israel tidak pernah berperang dengan bangsa-bangsa lain. Tetapi sekalipun demikian kerajaannya aman dan kokoh/kuat sebab Tuhan memberikan hikmat yang besar kepadanya. Bahkan ketika terjadi masalah antara dua orang perempuan yang saling mengaku sebagai ibu bagi anak yang masih hidup, dengan hikmat Salomo mengambil pedang dan hendak membelah dua anak tersebut. Benar, bahwa hikmat itu bisa menyelesaikan masalah tersebut, sebab ketika Salomo mengangkat pedangnya dan hendak membelah anak tersebut, perempuan yang punya anak itu berkata: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Ya, tuanku! Berikanlah kepada nya anak yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia.”&lt;/span&gt; Sedangkan perempuan lain itu berkata: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“Supaya jangan untukku ataupun untukmu, penggallah”&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Raja-raja 3 : 16 - 28). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari perkataan perempuan itu nampaklah siapa yang empunya anak yang hidup itu dan Salomo pun dapat memberikan anak yang hidup itu kepada perempuan yang benar-benar empunya anak yang hidup itu. Mengapa Salomo mampu membedakan mana perempuan yang benar dan mana perempuan yang tidak benar? jawabannya karena hikmat Allah ada pada Salomo. Hikmat itulah yang membuat sehingga Salomo tahu mana ibu yang benar bagi anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;YUSUF&lt;/span&gt; orang yang paling dikasihi oleh Yakub dan membuat Yusuf berbeda dengan saudara-saudaranya, Yusuf itu menjadi orang teristimewa. Resikonya Yusuf itu dibenci oleh kakak-kakaknya, ia dijatuhkan ke sumur, ia dijual dan dimasukkan ke penjara. Semua ini proses yang harus dialami Yusuf sampai ia tampil sebagai orang nomor dua di Mesir di bawah kekuasaan Firaun. Dari semua proses yang dialami Yusuf tersebut Tuhan membuat Yusuf itu yang teristimewa, baik ketika dirumah Potifar, baik ketika dalam penjara maupun setelah ia menjadi orang nomor dua di Mesir. Semua ini bisa terjadi karena pada Yusuf ada hikmat Allah, ia menjadi orang yang paling berkenan kepada Allah sehingga Allah mengaruniakan hikmat yang besar, hikmat yang dapat mengatasi segala masalah yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga jika kita sudah bertumbuh menjadi dewasa rohani, menjadi kuat dan penuh hikmat, maka Allah juga akan membuat kita teristimewa dari orang-orang lain. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;NATAL tahun 2010&lt;/span&gt; ini, fokus perhatian kita: kita harus lahir baru, bertumbuh menjadi dewasa, menjadi kuat, penuh hikmat dan kasih karunia Allah akan dilimpahkan kepada kita. Jika sudah demikian, maka sebesar apapun masalah, pencobaan atau penderitaan, bersama dengan Tuhan kita pasti menang dan kita akan mengalami kemenangan demi kemenangan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:webdings;" &gt;Bible Study&lt;br /&gt;Kamis - 06 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang Kristen yang benar, kita tidak cukup menjadi jemaat yang biasa-biasa saja, tidak cukup hanya sekedar beribadah begitu saja, tetapi harus bisa menunjukkan perbuatan-perbuatan yang baik dan benar, yang sangat berkenan kepada Tuhan. Sebab jika kita sudah berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan, maka kita akan berhak mendapat jaminan pemeliharaan, pembelaan dan pertolongan dari Tuhan tepat pada waktunya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Ibrani 10 : 38&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;*orang benar yang dikenan Tuhan&lt;/span&gt; itu akan hidup oleh iman dan percayanya, yaitu hidup yang mempercayai firman Tuhan, sedangkan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;**orang mengundurkan diri&lt;/span&gt; atau yang tidak dikenan Tuhan itu akan mengundurkan diri dari kebenaran. Sebab devenisi takut akan Tuhan yang sebenarnya bukan karena ia gemetar seperti orang ketakutan, tetapi benar-benar percaya bahwa apa yang difirmankan Tuhan itu pasti terjadi, tidak perlu diragukan lagi. Setiap orang yang percaya bahwa firman Tuhan itu pasti terjadi maka dalam hidupnya pasti disertai rasa takut akan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Beda orang fasik dengan orang benar:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:verdana;" &gt;- kalau ORANG BENAR selalu berpusat kepada firman Tuhan sedangkan ORANG FASIK selalu berpusat kepada dirinya sendiri, kepada kebenarannya sendiri dan kepada kekuatannya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:verdana;" &gt;     - kalau ORANG BENAR selalu percaya kepada firman Tuhan sedangkan ORANG FASIK sulit diajak percaya kepada Tuhan apalagi percaya kepada firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka tidak heran kalau hidup orang benar itu selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik sesuai dengan firman Tuhan, selalu ingin beribadah, suka berkorban, suka berdoa dan menyembah, suka melayani Tuhan dan sesama, intinya orang benar itu selalu mengutamakan Tuhan dari pada dirinya sendiri. Sedangkan orang fasik itu selalu sibuk dengan urusan atau kepentingan diri sendiri, ia lebih sibuk memikirkan untuk dirinya sendiri, lebih sibuk mengurus urusannya sendiri, tidak suka beribadah dan kalaupun datang ke gereja hanya sekedar. Beribadah yang benar itu harus disertai dengan korban, beribadah bukan kalau hanya ada waktu luang, sekalipun tidak ada waktu harus berusaha datang dan mengorbakan waktu yang lain demi untuk Tuhan, beribadah yang benar itu harus ditandai dengan korban waktu, korban perasaan, korban tenaga, korban materi, termasuk mengorbankan perasaan diri sendiri, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 1 : 10&lt;/span&gt; menjelaskan jemaat yang berkenan kepada Tuhan itu &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;“bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah.”&lt;/span&gt;  Setiap orang yang sudah bertumbuh dalam pengenalan yang benar tentang Allah itu hidupnya layak dihadapan Tuhan dan mampu memberi buah dalam segala pekerjaan yg baik. Karena jemaat di Kolose ini berkenan kepada Tuhan, tidak heran kalau Tuhan membukakan rahasia firman yang tersembunyi dari abad ke abad dan dari turunan ke turunan. Demikian juga kepada jemaat yang berkenan itu Tuhan akan membukakan rahasia firman-Nya, Allah mau memberitahukan tentang kekayaan dan kemuliaan rahasia Allah tentang Kristus yang ada di tengah-tengah kita sebagai pengharapan untuk memperoleh segala kemuliaan sebagai mempelai perempuan Kristus. Setelah kita bertobat dan percaya kepada Yesus, langkah selanjutnya yang harus selalu ada dalam hidup kita: selalu ingin mengenal Tuhan &amp;amp; selalu ingin berbuat apa yang berkenan kepada Tuhan. Maka kepada orang yang berkenan kepada Allah, Allah akan menaruh Roh-Nya ke atas kita dan Allah akan memberikan pengajaran yang besar dan mulia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yesaya 42 : 1 , 22). &lt;/span&gt;Tujuannya tentu supaya kita bisa bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, mulai dari percaya yang benar, bertobat yang benar, dibabtis yang benar dan digembalakan yang benar dalam firman pengajaran sampai menjadi dewasa dalam iman dapat melakukan apa yang berkenan kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:webdings;" &gt;Bible Study&lt;br /&gt;Kamis, 13 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 1 : 10&lt;/span&gt; = setiap orang yang hidup dalam iman, maka ia akan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar, bertumbuh dalam kasih, dan terus menerus diperbaharui sampai berhasil menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan. Bertumbuh dalam pengetahuan yang bernar, berarti pengenalannya tidak sekedar mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saja, ini memang baik, tetapi tidak cukup sampai di situ saja. Pengenalan kita harus bertumbuh terus sampai menjadi dewasa yang mampu mengenal Yesus bukan hanya sebagai Tuhan dan Juruselamat saja, tetapi kita semua dapat mengenal Dia sebagai Suami atau sebagai Mempelai Pria Sorga yang akan datang menjemput gereja-Nya yang telah disempurnakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ciri-ciri orang yang bertumbuh dalam pengetahuan yang benar itu ada beberapa hal, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;      &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;         - suka dengar-dengaran akan firman Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;               - suka beribadah dan melayani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;               - mau hidup kudus dan terus berusaha supaya berhasil disempurnakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;               - suka menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;               - beribadah bukan karena ada waktu tetapi karena didasari cinta akan&lt;br /&gt;  Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;               - beribadah selalu didasari dengan korban yang benar, membawa dan&lt;br /&gt;  menyerahkan seluruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;         hidupnya kepada Tuhan seperti domba yang dipersembahkan di atas&lt;br /&gt;   Mezbah Korban&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt; Bakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Tesalonika 5 : 5&lt;/span&gt; firman Tuhan menekankan supaya kita hidup dalam terang, menjadi anak-anak terang dan anak-anak siang, yaitu menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan. Supaya kita berhasil menjadi anak-anak terang dan anak-anak siang, pertama-tema kita harus lahir dahulu dari Allah, yaitu lahir dari benih ilahi atau pun lahir dari firman Tuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Yohanes 3 : 9).&lt;/span&gt;  Sebab setiap orang yang sudah lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi sebab sudah ada kuasa yang diberikan Tuhan kepada kita. Dan jika kita sudah lahir dari Allah, maka Allah sendiri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;yang akan membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu dari dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya kita bisa menjadi anak-anak terang dan menjadi jemaat yang berkenan kepada Tuhan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;2 Korintus 4 : 4&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;pikiran kita jangan sampai dibutakan oleh ilah zaman ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maksudnya pikiran kita jangan hanya memikirkan perkara-perkara yang jasmani saja, kita hidup jangan hanya untuk kepentingan diri sendiri saja, tetapi harus mau hidup sesuai dengan firman Tuhan. Setiap orang yang tehal dibutakan ilah zaman ini, maka ia tidak akan percaya akan kuasa firman Tuhan dan ia tidak akan dapat melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus sebagai Mempelai Pria sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;              - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Amsal 20 : 20&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;jangan mengutuki ayah dan ibu Maksudnya kita diajar supaya menjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;             jemaat yang menghargai orang tua, hormat kepada orang tua seperti yang telah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;             difirmankan Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini juga berbicara supaya kita tetap menghargai ibadah dan penggembalaan, tempat di mana Tuhan menempatkan kita sebagai jemaat supaya hidup di dalam ibadah yang benar. Setiap orang yang berani mengutuki ayah dan ibunya maka pelitanya akan padam pada waktu gelap. Demikian juga setiap orang yang tidak menghargai dan yang tidak menghormati penggembalaan, maka ia akan hidup dalam gelap, yaitu hidup di dalam dosa dan pelanggaran. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab tidak ada firman Tuhan yang menerangi hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;               - &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Kolose 3 : 1 - 3&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt; kita harus mencari dan memikirkan perkara-perkara yang di atas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Maksudnya supaya kita lebih mementingkan perkara yang rohani dari pada perkara yang duniawi dan kita harus tetap memusatkan perhatian kita ke sorga, tempat yang telah disediakan Tuhan Yesus bagi kita semua.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“MENJADI JEMAAT YANG BERKENAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Bible Study - Kamis 27 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Pada zaman akhir, yaitu menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, dunia ini sudah semakin gelap. Gelap bukan karena tidak ada matahari, bukan karena tidak ada bintang atau bulan melainkan karena dosa-dosa manusia. Dosa itu sifatnya mengikat manusia sehingga setiap orang yang tetap hidup dalam dosa berarti sedangberada di dalam maut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 6 : 23) &lt;/span&gt;bahkan dosa itu jugalah yang membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 3 : 23). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya persoalan berat yang sedang dihadapi manusia adalah persoalan dosa yang begitu pesat perkembangannya, bisa menyusup kepada orang dewasa maupun kepada anak-anak. Karena itu sampai sekarang ini Allah masih bekerja di tengah-tengah dunia yang gelap karena dosa, Allah mau supaya manusia itu kembali kepada Allah dan berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 1 : 2&lt;/span&gt; setelah Allah menciptakan langit dan bumi, keadaannya belum berbentuk dan kosong, gelap gulita menutupi samudera raya. Setelah Allah menciptakan langit dan bumi, pekerjaan Allah yang pertama adalah menciptakan terang yang berfungsi untuk memisahkan gelap dari pada terang (ayat 3 - 4). Tanpa terang, Allah tidak mungkin bisa melanjutkan pekerjaan-Nya untuk menciptakan seisi dunia ini mulai dari hari pertama sampai kepada hari yang keenam. Terang itu berfungsi untuk memisahkan gelap dari pada terang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian juga setiap orang yang hidup dalam dosa berarti ia sedang berada di dalam kegelapan dan kegelapan itulah yang menguasai hidupnya. Setiap orang yang masih hidup dalam kegelapan segala perbuatannya pasti jauh kebenaran, ia pasti selalu melakukan apa yang tidak berkenan kepada Allah. Maka supaya Allah bisa bekerja di dalam hidup kita, Allah mau memasukkan terang-Nya di dalam hati kita, yaitu firman-Nya, sebab Allah tidak bisa bekerja tanpa berfirman lebih dahulu. Sebagaimana telah kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 25 : 1 - 1&lt;/span&gt;3 baik lima gadis bodoh maupun lima gadis bijaksana persoalan yang sedang mereka hadapi adalah persoalah kegelapan. Tetapi karena lima gadis yang bijaksana itu mempunyai pelita dan juga minyak dalam buli-buli, maka kegelapan itu tidak bisa menguasai hidupnya, sedangkan lima gadis bodoh walau pun punya pelita tetapi karena tidak punya minyak dalam buli-buli, pelitanya menjadi padam sehingga kegelapan itupun menguasai hidupnya.&lt;br /&gt;Sama seperti dalam kitab Kejadian pasal 1 pekerjaan Allah yang terakhir adalah membangun seorang perempuan demikian juga pada zaman akhir ini Allah akan membanguun seorang perempuan, yaitu gereja Tuhan yang berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Allah tidak akan berhenti bekerja sebelum gereja terbentuk menjadi sidang mempelai perempuan, yang dikuduskan dan yang disempurnakan.&lt;br /&gt;Jika Allah masih bekerja sampai dengan hari ini, maka sebagai jemaat, kita  juga harus tetap bekerja sampai kepada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, dan pekerjaan yang harus tetap kita lakukan dengan setia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);font-size:130%;" &gt;- setia beribadah yang benar di dalam penggembalaan yang benar&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 102);font-size:130%;" &gt;     - mau dengar-dengaran akan firman pengajaran yang telah dibukakan rahasianya&lt;br /&gt;- melayani dengan benar dan tetap setia mengikuti Tuhan sampai kepada akhirnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 25&lt;/span&gt; menegaskan supaya kita jangan sampai menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah, tetapi kita harus saling menasihati dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Mengapa kita harus tetap setia beribadah kepada Tuhan? sebab akan datang saatnya orang tidak mungkin bisa dibaharui sekali lagi jika sudah tidak menghargai ibadah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 6 : 6&lt;/span&gt; setiap orang yang tidak menghargai ibadah  sama saja dengan menghina korban Kristus, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka. Jadi pekerjaan yang harus kita lakukan sampai Tuhan Yesus datang adalah beribadah dan melayani Tuhan dengan taat dan setia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-1887844846364990621?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/1887844846364990621/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/01/bible-study-januari-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1887844846364990621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1887844846364990621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2011/01/bible-study-januari-2011.html' title='Bible Study - Januari 2011'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-970835192172586654</id><published>2010-11-09T02:20:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T17:59:47.256-08:00</updated><title type='text'>Bible Study - November 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Menghadapi bahaya penyesatan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 04 November 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Mengapa gereja itu harus dijadikan menjadi istri Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- Karena hubungan suami istri adalah hubungan yang paling dekat dari segala hubungan yang ada di dunia ini, dikatakan "satu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - Karena hubungan suami istri itu adalah hubungan yang tidak bisa dipisahkan oleh apapun kecuali karena kematian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;     - Karena lewat hubungan suami istri, seorang istri bisa mengenal suaminya dengan baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah Tuhan Yesus Kristus memberikan firman Pengajaran Mempelai yang Alkitabiah yang sanggup dan berkuasa membentuk, mengubah dan mempersiapkan kita menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hosea 2 : 18 - 19&lt;/span&gt; kitadijadikan menjadi istri Tuhan supaya kita benar-benar bisa mengenal Kristus sebagai Suami ataupun sebagai Mempelai Pria Sorga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 14 : 21&lt;/span&gt; sikap yang harus kita miliki supaya kita berhasildijadikan sebagai istri Tuhan Yesus Kristus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;          &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- memegang dan melakukan segala perintah Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;          - mengasihi Tuhan dengan benar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 18 : 7; Lukas 17 : 1&lt;/span&gt; Yesus berkata bahwa penyesatan itu memang harus ada dan tidak bisa dihalang-halangi, tetapi celakalah orang yang mengadakannya atau celakalah orang yang Kristenyang dipakai untuk menyebarkan berita penyesatan. Walaupun jabatannya pendeta atau penginjil,tetapi kalau sampai dipakai iblis menyebarkan penyesatan betapa besarnya penghukuman Allah yg akan mereka terima diakhirat nanti. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HAWA&lt;/span&gt; adalah contoh orang yang berhasil disesatkan. Walaupun sebenarnya mereka berada di taman Eden dan walaupun memiliki hubungan yang sangat erat dengan Allah bahkan mereka bisa membedakan langkah kaki Allah tetapi mereka masih bisa disesatkan oleh iblis dengan kelicikannya.&lt;br /&gt;Penyebabnya: karena mereka tidak taat kepada perintah yg telah diberikan Allah untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 3 : 21 - 27; Galatia 3 : 14, 16, 26, 27, 29 firman Tuhan menjelaskan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 153, 0);"&gt;pusat keselamatan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; kita, &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;pusat iman&lt;/span&gt; yang menjadikan kita sebagai milik Allah adalah Kristus lewat kematian-Nya di kayu salib untuk memberikan jalan pendamaian.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;disebut anak-anak Allah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; karena iman dalam Yesus Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - kita &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;dibabtis dalam Kristus&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt; supaya bisa menjadi sama dengan Kristus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - oleh Yesus Kristus, kita disebut &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;keturunan Abraham&lt;/span&gt; yang berhak menjadi ahli waris.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Supaya semua in bisa terjadi dalam hidup kita, kita harus dipelihara oleh firman Tuhan yang artinya hidup kita harus di dalam kebenaran, sepenuhnya dikuasai oleh kebenaran supaya jangan sampai disesatkan oleh Iblis. Hal ini dijelaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Yohanes 1 : 3 - 4&lt;/span&gt; bahwa kebenaran yg ada di dalam kita itu akan menyertai kita selama-lamanya. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Jadi kebenaran itu satu paket dengan kasih. &lt;/span&gt;Sebab yang dimaksud dengan kasih ialah: kita hidup menurut perintah Allah, dan yang dimaksud dengan perintah itu adalah kita harus hidup di dalam kasih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(2 Yohanes 1 : 6)&lt;/span&gt;. Inilah yang menjadi modal bagi kita untuk menghadapi bahaya penyesatan yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia untuk menyesatkanbanyak orang (ayat 7). Jika kita tetap berada di dalam kasih dan tetap melakukan segala perintahAllah, barulah bisa disebut kita tetap berada di dalam terang. Dan jika kita sudah berada di dalam terang, maka kegelapan yaitu bahaya penyesatan tidak akan bisa masuk.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Mengapa?&lt;/span&gt; sebab di dalam terang tidak ada kegelapan dan kegelapan tidak dapat menguasai terang tersebut&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (1 Yohanes 2:10). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"MENGHADAPI BAHAYA PENYESATAN"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis, 11 November 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kristus adalah Kepala jemaat, firman yang telah menjadi manusia dan yang diam diantara kita. Sebagai alat yang dipakai Tuhan untuk membentuk kita menjadi sidang mempelai perempuan-Nya. Kristus itu juga adalah terang dunia, yaitu yang bisa menerangi setiap hati dan pikiran kita supaya jangan tetap dikuasai oleh dosa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 1 : 7&lt;/span&gt; jika kita hidup di dalam terang firman itu berarti kita hidup di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita sehingga kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain dan dosa-dosa kita juga akan disucikan oleh darah Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yang dimaksud dengan antikristus adalah:&lt;br /&gt;    &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-family: verdana;font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;- anti kebenaran, tidak mau hidup dalam kebenaran firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;     - tidak mengaku Kristus sebagai yang diurapi Allah, tidak mau menerima dan tidak me-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ngakui Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yihanes 4 : 1&lt;/span&gt; firman Tuhan menegaskan supaya kita jangan cepat-cepat percaya akan setiap roh, tetapi kita harus bisa menguji apakah roh itu berasal dari Tuhan atau tidak. Kita menguji setiap roh sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, dengan tujuan untuk menyesatkan orang-orang yang hidup dalam terang firman Tuhan. Karena Iblis itu bekerja dengan roh, maka kita harus bisa mengenal setiap roh dengan cara memohon hikmat dari Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 4 : 2 - 3 &lt;/span&gt;firman Tuhan memberi penjelasan bagaimana cara mengenal setiaproh, baik roh antikristus mau pun Roh yang berasal dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- Setiap Roh &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;yang mengaku&lt;/span&gt; bahwa Kristus telah datang sebagai manusia, inilah Roh yg berasal dari Allah, Roh yang harus diam di dalam kita untuk memimpin dan membawa kita kepada seluruh kebenaran firman Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - Sebaliknya setiap roh &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;yang tidak mengaku&lt;/span&gt; Yesus itu berasal dari Allah, dan yang tidak maumenerima kebenaran firman Tuhan, inilah roh antikristus yang sedang bekerja di tengah- tengah dunia untuk menyesatkan dan membinasakan banyak orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau Tuhan telah mengutus Roh Kudus-Nya ke tengah-tengah manusia sebagai Penolong dansebagai Penghibur, Iblis juga telah mengrim rohnya dan sekarang telah ada di tengah-tengah dunia ini. Karena itu sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, kita harus tetap waspada dan miliki pengenalan yang benar supaya kita bisa membedakan mana roh antikristus dan mana Roh yang berasal dari Allah. Supaya kita jangan terjebak kepada roh antikristus, kita harus punya sikap yang benar, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;KITA HARUS DATANG KE SION.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 12 : 22 - 23&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;SION&lt;/span&gt; adalah kumpulan yang meriah dari jemaat anak-anak sulung yang namanyaterdaftar di sorga, kemudian dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 2 : 3&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;SION&lt;/span&gt; itu adalah tempat firman pengajaran, tempat Allah mengajar jalan-jalan kita supaya kita berjalan dalam terang firman Tuhan. Pengharapan kita di tengah-tengah penderitaan yang sedang menimpa dunia ini, jika kita sudah berada di SION &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;maka Tuhan akan memulihkan keadaan kita sehingga kita seperti orang-orang yang bermimpi.&lt;/span&gt; Karena Tuhan telah melakukan perkara yang besar dan ajaib, maka kita akan bisa bersukacita, lidah kita bersorak-sorai memuji dan memuliakan nama Tuhan. Jadi SION itu adalah tempat yang aman bagi jiwa kita, tempat di mana Tuhan memberikan perhatian-Nya yang luar biasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Mazmur 126 : 1 - 3).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-970835192172586654?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/970835192172586654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/11/bible-study-november-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/970835192172586654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/970835192172586654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/11/bible-study-november-2010.html' title='Bible Study - November 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-5492479012697569519</id><published>2010-09-20T17:39:00.000-07:00</published><updated>2010-10-25T18:11:51.714-07:00</updated><title type='text'>BIBLE STUDY - SEPTEMBER 2010</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;“TANDA PENEBUSAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:webdings;" &gt;Kamis, 02 September 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Selama bangsa Israel tidak dibebaskan dari perbudakan Mesir, mereka tidak mungkin bisa berjalan menuju tanah Kanaan, dan kalau Tuhan tidak mengutus Musa tidak mungkin seorang pun yang bisa keluar dari Mesir. Demikian juga setiap orang yang belum dilepaskan dari perbudakan dosa maka tidak mungkin bisa berjalan menuju sorga, sebab dosa masih mengikat dirinya.&lt;br /&gt;Karena itu supaya kita bisa lepas dari dosa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:130%;" &gt;Kita harus &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0); font-style: italic;font-size:130%;" &gt;“sadar”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:130%;" &gt; bahwa kita adalah orang berdosa yang sedang diperbudak oleh iblis. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Banyak orang bisa mengaku sebagai orang Kristen, percaya kepada Yesus, tetapi tidak disadari ternyata hidupnya masih diperbudak oleh dosa. Setiap orang yang masih diperbudak oleh dosa, apa pun yang diperbuat, apa pun yang dipersembahkan kepada Tuhan, termasuk ibadah dan pelayanannya tidak akan berkenan kepada Tuhan. Banyak orang bisa berbuat ini dan itu, banyak orang bisa berhasil melakukan segala aktivitasnya, tetapi yang mengendalikan dirinya masih dosa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 1 - 2&lt;/span&gt; menjelaskan kalau manusia itu masih hidup dalam dosa dan pelanggaran, dimata Tuhan masih mati rohani, ia tidak memiliki ikatan dan persekutuan dengan Tuhan. Segala dosa dan pelanggarannya itu membuat hidupnya jauh dari Tuhan. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 2 : 23 - 25&lt;/span&gt; setelah bangsa Israel sadar bahwa mereka sedang diperbudak, mereka mengeluh karena perbudakan tersebut maka mereka berseru-seru kepada Allah sehingga teriak mereka minta tolong sampai kepada Allah. Ini adalah tindakan yang benar. Lalu Allah mendengar dan mengingat kembali akan perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub sehinggga Allah mengutus Musa untuk membawa mereka keluar dari perbudakan Mesir menuju tanah Kanaan. Jadi bangsa Israel bisa dibebaskan dari perbudakan setelah mereka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“menyadari” &lt;/span&gt;bahwa mereka sedang diperbudak dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“membutuhkan”&lt;/span&gt; pertolongan dari Tuhan.&lt;br /&gt;  Dalam kitab Perjanjian Lama ada satu pribadi yang perlu kita teladani, seorang yang sangat menyadari siapa dirinya dan yang selalu menyadari membutuhkan Tuhan, yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;DAUD&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; Sebenarnya Daud itu tidak lebih baik dari raja-raja Israel yang lainnya, bukan karena ia tidak pernah berdosa, tetapi justru Daud itu adalah seorang yang fatal pelanggarannya. Tetapi ada yang menjadi kelebihan Daud dengan raja-raja yang lainnya, yaitu: Daud selalu menyadari segala pelanggaran-pelanggarannya. Kita bisa melihatnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 51&lt;/span&gt; ungkapan Daud yang patut kita perhatikan: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku.”&lt;/span&gt; (ayat 5) Daud sadar bahwa hanya Tuhan saja yang sanggup mentahirkan dirinya dari segala dosanya. Untuk mentahirkan dari dosa, Tuhan menegor sampai ke dalam batin supaya Tuhan memasukkan firman-Nya ke dalam batin (ayat 8).&lt;br /&gt;Demikian juga selama manusia itu hidup di dalam dunia ini, semua sedang bergumul dengan dosanya sendiri. Sebab di mana saja dan kapan saja dosa itu bisa masuk, dipekerjaan, diperjalanan, di rumah, sesungguhnya harus selalu bergumul dengan dosa. Jadi tidak ada manusia yang tidak bergumul dengan dosa-dosanya. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus tetap menyadari bahwa sekali pun sudah menerima firman pengajaran tentang kesempurnaan, bukan berarti sudah bebas dari dosa, bukan berarti dosa itu tidak mau datang kembali. Justru sebaliknya, setelah kita menerima firman pengajaran tentang kesempurnaan ini, dosa itu semakin menggoda, dosa itu semakin kuat menggoda manusia supaya jatuh. Disinilah kita harus selalu dekat dengan Tuhan dan harus selalu terikat dalam ibadah mau pun dalam pelayanan supaya hidup kita terpelihara dari hari ke hari sampai sempurna menjadi mempelai perempuan Kristus.&lt;br /&gt;Salah satu dosa yang dipergumulkan oleh raja Daud adalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"dosa keturunan"&lt;/span&gt; yang telah mengalir/turun dari nenek moyang. Daud sangat sadar betapa bahanya dosa keturunan tersebut, karena itu ia pun bergumul  secara pribadi kepada Tuhan supaya ia dilepaskan dari dosa keturunan tersebut.&lt;br /&gt;Dosa keturunan itu sifatnya mengikat dari keturunan ke keturunan, kalau tidak diputuskan oleh kuasa korban Kristus maka dosa keturunan itu akan tetap mengikat. Di sinilah kita sebagai jemaat Tuhan harus menyadari dan menggumulkan supaya dosa keturunan itu dilepaskan.&lt;br /&gt;  Kemudian dalam kitab Perjanjian Baru ada satu pribadi yang paling menyadari sebagai orang yang paling berdosa, yaitu rasul Paulus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 7 : 13 - 26&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan tentang perjuangan Paulus dalam melawan hukum Taurat dan hukum dosa. Paulus menyadari sering sekali melakukan apa yang sebenarnya tidak dikehendaki. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 7 : 23&lt;/span&gt; Paulus berkata bahwa ia sedang berjuang melawan hukum akal budi yang membuat dia menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhnya. Bahkan Paulus sampai berkata: &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Kemudian dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Timotius 1 : 15 - 17&lt;/span&gt; Paulus mengaku bahwa dialah yang paling berdosa dari orang lain, suatu sikap patut kita teladani. Sebab kalau kalau kita lihat pada zaman sekarang ini banyak orang menganggap dirinya lebih benar dari orang lain, merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Padahal menurut firman Tuhan sebagai orang yang rendah hati, kita harus tetap menganggap bahwa hanya Tuhan lah yang benar dan Tuhan mampu membenarkan orang-orang yang mau belajar kepada-Nya.&lt;br /&gt;Paulus tidak memandang kesalahan orang lain dan tidak suka mempersalahkan orang lain, tidak melihat kekurangan orang lain, tetapi lebih memandang kepada dirinya, suka mengoreksi dirinya sendiri. Inilah yang membuat sehingga Paulus berani berkata: "diantara mereka akulah yang paling berdosa." Karena Paulus menyadari sebagai orang yang paling berdosa, maka kasih karunia Tuhan turun kepadanya. Paulus pun rela menjadi  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;rasul untuk memberitakan Injil keselamatan kepada bangsa-bangsa lain walau harus mengalami banyak penderitaan dan penganiayaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 11 : 1 - 6 &lt;/span&gt;Paulus sebagai rasul Kristus telah mempertunangkan jemaat di Korintus kepada satu laki-laki, yaitu Kristus supaya jemaat itu menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, layak dipersandingkan dengan Kristus sebagai Mempelai laki-laki sorga. Namun kalau kita lihat, Paulus masih takut kalau-kalau mereka telah disesatkan dari kesetiaan yang sejati kepada Kristus. Paulus mengambil contoh "Hawa" yang telah diperdaya oleh ular dengan kelicikannya sehingga manusia pertama itu pun jatuh ke dalam dosa yang mengakibatkan kehilangan kemuliaan Allah.&lt;br /&gt;Dari ayat ini dapat kita lihat bahwa sekali pun sudah menerima firman pengajaran mempelai, firman yang mengajarkan tentang kesempurnaan gereja Tuhan sebagai mempelai perempuan Kristus, satu hal yang harus tetap kita lakukan, yaitu: "harus tetap taat dan setia." Hawa jatuh ke dalam dosa bukan karena dosa perzinahan, bukan karena membunuh atau mencuri, tetapi ia jatuh karena tidak setia melakukan apa yang diperintahkan ALlah kepada mereka.&lt;br /&gt;Demikian juga setelah kita menerima firman pengajaran Mempelai yang Alkitabiah ini, yaitu pengajaran tentang kesempurnaan gereja Tuhan, langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah: "kita harus tetap taat dan setia melakukan firman Tuhan sampai Tuhan datang kembali." Kita harus dengan rendah hati mengaku bahwa kita adalah orang berdosa yang membutuhkan pertolongan dari Tuhan, yang membutuhkan firman pengajaran supaya diperbaharui dari hari ke hari sampai sempurna sama seperti Yesus. Daud dan rasul Paulus yang telah diangkat sebagai contoh-contoh dalam Alkitab perlu kita teladani cara hidup mereka, yang sadar siapa diri mereka dihadapan Tuhan dan yang selalu mengharapkan pertolongan Tuhan. Jika sudah demikian maka Allah sumber damai sejahtera itu akan memenuhi hati kita dengan kuasa-Nya supaya mampu menolak segala bentuk dosa.&lt;br /&gt;HALELUYA ............!!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“TANDA PENEBUSAN”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 09 September 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;2. DIATUR DAN DIPELIHARA DALAM PENGGEMBALAAN&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Keluaran 15 : 22 - 27 s/d psl 24)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir, langkah selanjutnya mereka harus mau diatur dan dipelihara oleh Tuhan dalam pimpinan Musa. Tuhan tahu di padang gurun mereka tidak dapat berbuat apa-apa, tidak dapat menanam apalagi menuai, jadi sepenuhnya dengan cara Tuhan yang ajaib. Seluruh bangsa Israel telah keluar dari Mesir dan tidak ada seorang pun yang tidak lepas dari perbudakan Firaun. Untuk itulah mereka harus mau diatur dengan firman Tuhan, baik cara hidup, cara beribadah, cara melayani mau pun cara berkorban kepada Tuhan. Supaya dengan dengan demikian mereka dibela dan dipelihara oleh Allah.&lt;br /&gt;Tetapi kalau kita lihat, yang berhasil masuk ke tanah Kanaan hanyal KALEB dan YOSUA, selebihnya dari bangsa itu telah ditewaskan selama dalam perjalanan di padang gurun. Penyebabnya tentu ada, yaitu: karena mereka tidak mau diatur dan dipelihara oleh ALlah. Padahal Tuhan Allah telah memelihara mereka dengan cara yang ajaib, Tuhan selalu mencukupkan apa saja yang menjadi kebutuhan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Demikian juga berlaku bagi kita sekarang ini, supaya kita berhak mendapatkan pemeliharan dari Tuhan, syratnya: kita harus mau "diatur" dan "dipelihara" oleh Tuhan. Kalau kita kaitkan dengan skema Tabernakel, cara Tuhan mengatur kita dimuai sejak dari Pintu Kemah yang berbicara tentang kepenuhan Roh Kudus. Jadi setelah kita percaya dan menerima Yesus sebagai Kepala, setelah bertobat dan dibabtis dengan babtisan yang benar, langkah selanjutnya kita harus dipenuhi dengan Roh Kudus, tujuannya supaya kita bisa diatur oleh Tuhan lewat firman-Nya.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Mengapa harus penuh Roh Kudus?&lt;/span&gt; sebab setiap orang yang sudah dipenuhi Roh Kudus, mereka akan mudah diatur oleh Tuhan, mudah mengerti firman Tuhan, mudah memberi dirinya dipimpin oleh Tuhan.&lt;br /&gt;Setiap orang yang belum dipenuhi dengan Roh Kudus:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt; - selalu hidup menuruti keinginan daging atau keinginan hatinya saja&lt;br /&gt;- sulit mengerti firman Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya tidak heran walau datang ke gereja, dengar firman Tuhan, tetapi cara hidupnya tidak sesuai dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ulangan 4 : 1&lt;/span&gt; supaya bangsa Israel hidup dan berhasil memasuki serta menduduki tanah Kanaan, ada syarat yang harus mereka lakukan, yaitu: mau &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;"mendengar" &lt;/span&gt;segala ketetapan dan peraturan yang telah diajarkan oleh Allah untuk dilakukan dengan taat dan setia. Banyak orang bisa tahu akan firman Tuhan, tetapi hanya sekedar tahu saja tanpa mau melakukannya, banyak orang berhasil menjadi orang Kristen, berhasil mendengar dan menerima firman pengajaran, tetapi tidak hidup sesuai dengan firman Tuhan. Cara hidupnya tidak mencerminkan sebagai orang pengajaran.&lt;br /&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zakharia 7 : 11 &lt;/span&gt;firman Tuhan menegaskan setiap orang yang tidak menghiraukan firman pengajaran akan nampak dari cara hidupnya:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt; - dilintangkannya bahunya untuk melawan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;     - ditulikannya telinganya supaya jangan mendengar firman pengajaran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan tanpa disadarinya, mereka sendiri telah membuat hati mereka keras seperti batu amril supaya jangan mendengar dan menerima firman pengajaran yang disampaikan Tuhan melalui Roh-Nya dengan perantaraan hamba-hamba Tuhan (ayat 12). Akibatnya: Tuhan ALlah tidak mendengar pada waktu mereka memanggil-manggil nama Tuhan, bahkan Tuhan juga akan meniupkan mereka seperti angin badai ke segala bangsa (ayat 14).&lt;br /&gt;Intinya: kebahagiaan atau sukacita akan berubah menjadi sunyi sepi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;NAAMAN&lt;/span&gt; adalah contoh kehidupan yang tidak mau diatur.&lt;br /&gt;Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Raja-raja psl 5&lt;/span&gt; ada empat (4) kesalahan Naaman ketika ia datang ke pada hamba Tuhan untuk mendapat kesembuhan dari penyakit kustanya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-weight: bold;"&gt;Datang kepada Tuhan supaya disembuhkan tetapi lewat jalur yang salah.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Sebab jalur yang dipakai Naaman adalah jalur birokrasi, ia meminta surat kepada raja untuk dibawa kepada nabi Elisa. Jalur yang dilakukan Naaman ini tidak tepat, walau pun pangkatnya tinggi, walau pun ia seorang yang dihormati bahkan walau pun ia seorang yang sangat kaya, kalau datang meminta pertolongan kepada Tuhan harus lewat jalur yang benar, yaitu datang beribadah kepada Tuhan kemudian barulah memohon pertolongan Tuhan. Sebagai jemaat Tuhan, jika engkau ingin mendapat pertolongan dari Tuhan, maka engkau harus lewat jalan yang benar, yaitu lewat ibadah dan penggembalaan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Mengatur cara Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;menganggap cara yang dikatakan nabi Elisa itu tidak tepat. Sebab setelah Naaman sampai kepada Elisa, jusru Elisa berkata kepadanya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir." &lt;/span&gt;Naaman memang perti tetapi dengan hati yang gusar dan menganggap cara yang dikatakan Elisa itu tidak cepat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;- &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Pergi dengan panas hati,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;memang ia pergi juga tetapi sayang dibarengi dengan hati yang panas. Seharusnya ia pergi dengan sukacita dan dengan bersyukur sebab akan mendapat kesembuhan, tetapi sebaliknya ia malah pergi dengan panas hati.&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Membayar kesembuhan dengan hartanya,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;setelah Naaman sembuh dari kustanya ia mencoba membayar kesembuhan itu dengan hartanya. Cara ini salah, seharusnya ia bersyukur kepada Tuhan dan mengakui bahwa Tuhanlah Allah yang patut dipuji, selanjutnya ia menyerahkan dirinya untuk menyembah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai jemaat Tuhan, kita kedatangan kita kepada Tuhan harus tepat dan benar, apalagi kalau ada diantara saudara yang membutuhkan pertolongan Tuhan, datanglah dengan cara yang tepat dan benar disertai dengan rasa takut dan hormat dan setialah beribadah dan digembalakan dalam penggembalaan yang benar. Maka apapun yang menjadi masalahmu, yakinlah Tuhan Yesus Kristus, Mempelai Pria Sorga pasti akan memberi pertolongan dengan segera.&lt;br /&gt;Haleluya...........!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"TANDA PENEBUSAN"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 16 September 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. Tuhan mau menempatkan supaya umat-Nya itu berpusat ke tempat kediaman-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu bahwa Kitab Keluaran itu bertemakan: Tuhan sedang membawa umat-Nya keluar dari perbudakan Mesir (=dari tangan Firaun) untuk selanjutnya dibawa masuk ke tanah perjanjian yang selanjutnya dijadikan sebagai imam-imam bagi Allah. Dalam pimpinan Musa, semua orang Israel telah keluar dari perbudakan, tidak ada seorang pun yang tertinggal, tetapi semua berangkat, baik anak-anak, yang muda mau pun yang tua-tua. Tetapi pada kenyataannya, sekalipun mereka telah keluar dari Mesir, kalau kita lihat hanya dua orang saja yang berhasil masuk ke tanah Kanaan, yaitu&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt; YOSUA &amp;amp; KALEB&lt;/span&gt; selebihnya dari bangsa itu ditewaskan di padang gurun karena ketidaktaatan mereka kepada firman Tuhan. Penyebab mengapa mereka ditewaskan di padang gurun adalah: karena mereka "tidak mau diatur" oleh Tuhan lewat firman yang telah disampaikan oleh Musa. Padahal setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, ALlah selalu memelihara mereka dan menuntun mereka dengan cara yagn ajaib, dengan kuasa dan penyerataan Tuhan: tiang awan pada siang hari dan tiang api pada malam hari. Ini adalah cara Tuhan memelihara dan melindungi bangsa Israel selama dalam perjalan. Tiang awan dan tiang api itu juga berbicara kehadiran Tuhan di tengah-tengah mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, setelah kita dilepaskan dari perbudakan dosa, setelah kita ditebus dengan darah Kristus dan setelah kita diperdamaikan dengan Allah, langkah selanjutnya kita juga &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"harus mau diatur"&lt;/span&gt; oleh Tuhan supaya berhak mendapatkan pemeliharaan Tuhan. Kemudian kita juga harus mau &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;"dibangun"&lt;/span&gt; menjadi bait ALlah yang kudus, menjadi tempat kediaman ALlah yang sesungguhnya. Sama seperti bangsa Israel ketika mereka di padang gurun, Tuhan ALlah memberi perintah kepada Musa supaya mereka membuat tempat kudus bagi Tuhan supaya Tuhan mau diam di tengah-tengah mereka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Keluaran 25 : 8 - 9)&lt;/span&gt;. Maksud dan tujuannya adalah supaya kita semua berpusat ke tempat kediaman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Musa dan bangsa Israel membuat tempat kudus bagi Tuhan, semua harus sesuai dengan petunjuk Tuhan, tidak boleh melenceng sedikitpun, tetapi benar-benar harus sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan Tuhan, tidak boleh ditambah atau dikurang. Bagi kita sekarang: kita harus benar-benar dibangun menjadi tempat kediaman ALlah, yang dibangun di atas dasar yang benar, yaitu di dalam firman pengajaran mempelai yang Alkitabiah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika kita dibangun menjadi bait Allah tujuannya adalah:&lt;br /&gt;   &lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;- supaya ada tempat bagi ALlah menyatakan kehadiran-Nya di tengah-tengah kehidupan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;     &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;- supaya kita tahu bagaimana beribadah yang benar, bagaiman berkorban yang benar dan melayanai dengan benar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;     &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;- supaya kita tahu sampai di mana tingkan kerohanian kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka kepada kita sekarang, supaya kita berhak mendapat pemeliharaan dari Tuhan: kita harus mau berpusat kepada tempat kediaman Tuhan, atau dengan kata lain: "&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;KITA HARUS DIBANGUN MENJADI BAIT ALLAH YANG KUDUS".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab setelah kita dibangun menjadi bait ALlah yang kudus barulah ALlah mau menyatakan kehadiran-Nya ditengah-tengah kehidupan kita, di dalam rumah tangga, di dalam usaha maupun dalam pekerjaan kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ulangan 4 : 1&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan supaya bangsa Israel hidup dan berhasil memasuki serta menduduki tanah Kanaan, ada syaraat dan ketentuan yang harus dilakukan, yaitu mereka harus mau &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"mendengar"&lt;/span&gt; segala ketetapan dan peraturan yang telah diajarkan untuk dilakukan dengan taat dan setia. Setiap firman Tuhan itu harus menjadi praktek dalam hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak orang bisa berhasil mengetahui firman Tuhan, sudah ditebus dan sudah menjadi orang Kristen, tetapi kalau hanya sekedar tahu saja, kalau hanya sekedar disebut orang Kristen saja itu tidak ada artinya, tetapi harus membuat firman Tuhan itu menjadi praktek hidupnya sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat dalam Zakharia 7 : 11 firman Tuhan menegaskan sikap hidup orang yang tidak mau melakukan firman Tuhan dengan taat dan setia:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1.  Tidak menghiraukan firman pengajaran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2.  Dilintangkannya bahunya untuk melawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;3.  Ditulikannya telinganya supaya jangan mendengar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;4.  Membuat hati meeka keras seperti batu amril.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka sebagai akibatnya Tuhan tidak mendengarkan pada waktu mereka memanggil nama Tuhan. Dan tidak sampai disitu saja, Tuhan juga meniupkan mereka seperti angin badai ke segala bangsa (ayat 13 - 14). Karena itu sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, kita tidak boleh bermain-main dalam mendengar firman pengajaran, tetapi kita harus meresponi dengan baik, dengar dan lakukan dengan taat dan setia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 8 : 31 - 32&lt;/span&gt; ciri-cir orang yang mendengar dengan baik akan dimerdekakan dari dosa dan akan hidup dalam pimpinan Roh Kudus sebab di mana ada Roh Kudus di situ ada kemerdekaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(2 Korintus 3 : 13).&lt;/span&gt; Jika sudah demikian, maka kita pasti akan berhasil dibangun menjadi bait Allah, menjadi tubuh Kristus yang dikuduskan dan disempurnakan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Tidak ada cara lain yang bisa membuat kita berhasil menjadi bait ALlah atau menjati tubuh Kristus kalau tidak mau berpusat ke kempat kediaman Tuhan. INGAT! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 21 : 1 - 2&lt;/span&gt; Yerusalem Baru itulah pusat kita, ke sanalah sasaran kepengikutan kita puncaknya dijadikan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-5492479012697569519?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/5492479012697569519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/09/bible-study-september-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5492479012697569519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5492479012697569519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/09/bible-study-september-2010.html' title='BIBLE STUDY - SEPTEMBER 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-5083696109878463633</id><published>2010-08-15T22:41:00.000-07:00</published><updated>2010-09-14T19:01:38.638-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - Agustus 2010</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span&gt;“J A L A N    S A L I B”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Kamis, 05 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                 &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JALAN SALIB&lt;/span&gt; berbicara proses mati &amp;amp; bangkit bersama dengan Kristus. Sebab jika kita sudah mati bersama dengan Kristus, maka kita juga akan dibangkitkan bersama  dengan Kristus. Inilah yang disebut sudah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;DICIPTAKAN MENJADI CIPTAAN BARU&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 6 : 4 - 5)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Jika Kristus Yesus telah disalibkan sebagai jalan pendamaian bagi dunia, untuk menebus segala dosa manusia, maka kita juga harus disalibkan. Tetapi yang dimaksud dengan "disalibkan"disini bukan tubuh yang disalibkan di kayu salib seperti yang penah dialami Tuhan Yesus, melainkan manusia lama kitalah yang harus disalibkan supaya tubuh dosa kita benar-benar hilang kuasanya. Sebab jika tubuh dosa kita telah hilang kuasanya, maka kita tidak lagi menghambakan diri kepada dosa, tidak lagi takluk kepada dosa, tetapi dosa sudah dikalahkan oleh darah Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya kita bisa mengalami proses diciptakan menjadi manusia baru,Tuhan lebih dahulu akan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“menguji”&lt;/span&gt; lewat berbagai-bagai persoalan dengan maksud untuk mengetahui sampai dimana kesetiaan kita dalam mengikut Tuhan. Tetapi kita harus tahu, bahwa ketika Tuhan sedang menguji itu yang paling Tuhan inginkan bukanlah untuk mendatangkan kematian, melainkan untuk mengetahui sampai dimana kesetiaan kita kepada Tuhan.Tuhan sudah tahu sampai dimana batas kemampuan kita, Tuhan juga sudah tahu bahwa sebenarnya tidak ada yang lain yang bisa diandalkan di dunia ini yang bisa memberi pertolongan selain pribadi Tuhan Yesus saja.&lt;br /&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 10 : 13 &lt;/span&gt;firman Tuhan menjelaskan pencobaan-pencobaan yang kita alami itu ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab Tuhan tidak akan membiarkan kita dicobai melampaui kekuatan kita, tetapi Tuhan akan memberikan jalan keluar supaya kita dapat menanggungnya.&lt;br /&gt;Untuk itu kalau kita lihat dalam kitab Perjanjian Lama, ada dua orang yang dicobai dengan pencobaan/ujian yang luar biasa, yaitu &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;AYUB&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);font-size:130%;" &gt;ABRAHAM&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Ayub seorang yang paling kaya, seorang yang saleh dan jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ayub 1 : 1 - 3).&lt;/span&gt; Walau pun demikian, Tuhan masih mengijinkan Ayub dicobai oleh iblis, bukan karena Allah tidak mengasihi Ayub tetapi untuk mengetahui apakah ditengah-tengah ujian itu masih ada kasih kepada Allah. Ujian yang dialami Ayub itu pun tidak tanggung-tanggung, mungkin tidak pernal lagi ada ujian yang separah yang pernah dihadapi Ayub ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  - semua anaknya mati, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - hartanya habis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - mengalami sakit penyakit yang sangat parah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - semua sahabatnya menjauh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - istrinya pun datang mengejek supaya Ayub mau mengutuki Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Ayub mampu menghadapi semua itu dan ia pun menang sebab yang ada di dalam hatinya adalah Tuhan dan membuat Tuhan yang paling utama dalam hidupnya. Bahkan ditengah-tengah penderitaannya itu, Ayub masih bisa memuji Tuhan dan tidak menuduh Allah berbuat yang tidak patut kepadanya, ia juga percaya bahwa Tuhan akan memulihkan. Dan memang benar, dalam Ayub psl 42 keadaan Ayub dipulihkan kembali lebih dari apa yang dimilikinya semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dialami Abraham:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt; - lama menungguh janji Allah&lt;br /&gt;- setelah mendapat anak kemudian Allah menguji Abraham supaya membawa&lt;br /&gt;anaknya, Ishak  untuk dipersembahkan kepada Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 22 : 6&lt;/span&gt; ketika Allah menguji kepercayaan Abraham, Abraham juga mendidik istri dan anaknya, Ishak dalam hal korban dan ibadah. Caranya: Abraham mengambil kayu api untuk korban bakaran dan memikulkannya ke atas bahu Ishak.&lt;br /&gt;Ini berbicara: pelajaran dalam hal mendidik anak-anak sedini mungkin, supaya anak-anak itu terikat kepada Tuhan lewat ibadah, lewat persembahan mau pun lewat pelayanan. Jadi Ishak mau dibawa ke atas gunung Moria dan memikul kayu api untuk korban bakaran itu sebab ia sudah tahu betapa berharganya ibadah itu, karena itu ia tidak mengelak dan tidak bersungut-sungut walau pun harus berjalan tiga hari perjalanan lamanya.&lt;br /&gt;Yeremia 17 : 10 firman Tuhan mengatakan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;"Aku, Tuhan, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."&lt;/span&gt; Jadi kalau Tuhan menguji Abraham, tujuannya: supaya ia mampu mengalahkan perasaannya, supaya ia mampu menaklukkan keinginannya hanya kepada Tuhan saja dan supaya Abraham berhasil menjadi contoh/teladan sampai kepada kita sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kejadian 22 : 12 = Abraham takut kepada Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kejadian 22 : 15 - 16 = Abraham itu mengasihi Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kejadian 22 : 17 = hasilnya Tuhan berjanji memberkati Abraham berlimpah-limpah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, apa yang dialami oleh Ayub dan Abraham ini adalah berbicara jalan salib, mereka mengalami proses pengujian yang begitu berat. Namun mereka berhasil menang, mereka mampu melewati semua itu walau pun dengan jalan yang sangat panjang. Mereka bisa menang karena yang ada di dalam hati dan pikiran mereka selalu Tuhan.&lt;br /&gt;HALELUYA ...................!!!!!!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“HIDUP ADALAH KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Bible Study, 12 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudara-saudara, &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“hidup adalah Kristus”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; harus menjadi puncak kepengikutan kita kepada Tuhan, tidak boleh sedikit pun hubungan kita renggang apalagi terpisah dengan Kristus. Jangan sama seperti lima gadis bodoh, juga menantikan kedatangan Mempelai Pria Sorga bersama-sama dengan kelima gadis yang bijaksana, sama-sama bangun dan sama-sama beraktivitas, tetapi yang berhasil masuk ke dalam ruang perjamuan adalah lima gadis bijaksana.&lt;br /&gt;Mengapa demikian? sebab kelima gadis yang bijaksana itu punya pelita yang menyala dan minyak dalam buli-buli, sedangkan kelima gadis yang bodoh itu tidak mempunyai minyak dalam buli-buli.&lt;br /&gt;Pelita yang menyala dan minyak dalam buli-buli itu adalah berbicara praktek hidup anak-anak Tuhan atau hamba-hamba Tuhan yang hidup dalam terang firman pengajaran, punya aktivitas pelayanan yang berkenan kepada Tuhan. Kalau kita lihat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 1 - 27 &lt;/span&gt;ini adalah berbicara Kristus sebagai pokok anggur yang benar, kita adalah ranting-rantingnya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(dalam terang Tabernakel kena mengena dengan PELITA)&lt;/span&gt;. Persekutuan yang benar itu diibaratkan seperti pokok dengan ranting, Kristus adalah pokok dan kita adalah rantingnya. Supaya bisa hidup, ranting-ranting itu harus tetap melekat pada pokok, ranting itu bisa hidup sepenuhnya karena ditopang oleh pokok. Demikianlah juga dengan kita sebagai jemaat Tuhan, kita bisa hidup, kita bisa beraktivitas, bisa beribadah dan melayani Tuhan, semua itu bisa terjadi karena Kristus Yesus telah menopang kita dengan kuasa-Nya, lewat darah, lewat firman dan juga lewat Roh Kudus-Nya. Intinya: hidup kita ini harus tetap tinggal dan berada di dalam Kristus, tidak boleh jauh dan tidak boleh terpisah walau pun sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat kitab Efesus, dalam terang Tabernakel kena mengena dengan Meja Roti Sajian. Juga berbicara:&lt;br /&gt;1), adanya persekutuan yang benar dengan Tuhan lewat firman pengajaran-Nya,&lt;br /&gt;2), pribadi Kristus Yesus lewat firman-Nya tinggal di dalam kita sehingga kita layak disebut milik kepunyaan Kristus.&lt;br /&gt;Jika kita sudah hidup di dalam Kristus maka ada tiga (3) kekayaan yang akan kita nikmati, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 7 - 8 &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“kekayaan kasih karunia”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, jika kita sudah hidup di dalamKristus dan Kristus diam di dalam kita, maka kita akan berhak mendapatkan: penebusan dan pengampunan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 18&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“kekayaan kemuliaan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, diberikan tidak kepada semua orang tetapi hanya kepada mereka yang sudah hidup di dalam Kristus, yaitu mereka yang sudah kudus dan setia kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 19&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;“kehebatan kuasa Tuhan”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, yg diberikan Tuhan kepada orang yang percaya dengan sungguh-sungguh. Karena itu supaya kita bisa menikmati semua kekayaan Allah itu, pertama-tama hati kita harus tetap menerima firman Tuhan, kita harus dikuduskan, kemudian kita harus tetap setia melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat supaya bisa menerima "kekayaan kasih karunia" dari Tuhan Yesus, kita harus percaya bahwa Yesus lah satu-satunya penebus, satu-satunya Tuhan dan Juruselamat dunia. Sebab sebelum manusia itu ditebus, ia sedang berada di dalam maut, ia hidup dalam dosa-dosa dan pelanggaran-pelanggaran. Dan sebelum manusia itu diampuni dosanya sesungguhnya manusia itu jauh dari kebahagiaan, jauh dari kebenaran bahkan jauh dari keselamatan.&lt;br /&gt;Untuk itulah Tuhan Yesus datang ke dunia ini, Ia menunjukkan kekayaan kasih karunia-Nya dengan menjadi penebus bagi semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Roma 4 : 6 - 8 praktek penebusan itu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;1. Pelanggaran-pelanggaran kita diampuni&lt;br /&gt;2. Dosa-dosa kita ditutupi&lt;br /&gt;3. Kesalahan-kesalahan kita tidak diperhidungkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah demikian, barulah kita layak disebut berbahagia. Sebanyak apa pun harta kita, setinggi apa pun jabatan kita, bahkan semaju apa pun usaha kita, semua itu tidak bisa memberi kebahagiaan, justru sebaliknya ketakutanlah yang datang. Tetapi setelah pelanggaran kita diampuni, dosa kita ditutupi (=disucikan) dan setelah kesalahan kita tidak diperhitungkan lagi, pada saat itulah kita akan merasakan kebahagiaan dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga supaya kita layak mendapatkan kekayaan kemuliaan dan kehebatan kuasa Tuhan, kita harus hidup suci dan setia mengikuti Tuhan mau pun melayani Tuhan. Kekayaan kemuliaan dan kehebatan kuasa Tuhan itu diberikan tidak kepada sembarang orang, tidak diberikan kepada orang yang masih berdosa, walau pun mereka sudah percaya kepada Yesus tetapi kalau tidak kudus dan kalau tidak setia, maka kekayaan kemuliaan dan kehebatan kuasa Tuhan itu tidak akan pernah dinikmati. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 3 : 23 &lt;/span&gt;firman Tuhan begitu tegas telah menyatakan bahwa setiap orang yang berdosa itu telah kehilangan kemuliaan ALlah.&lt;br /&gt;Tetapi jika kita mau hidup kudus dan mau setia mengikuti dan melayani Tuhan, maka Tuhan ALlah akan memberikan kekayaan kemuliaan-Nya dan kehebatan kuasa-Nya juga akan dinyatakan di dalam hidup kita. Inilah yang membuat sehingga kita dapat merasakan betapa indahnya hidup dalam persekutuan yang benar, betapa bahagianya jika Kristus sudah tinggal di dalam kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 3 : 13&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan: kita semua &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=yang sudah dikuduskan) &lt;/span&gt;akan mencerminkan  kemuliaan Tuhan, kita akan diubah menjadi serupa dengan gambar Kristus, dalam kemuliaan yagn semakin besar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“HIDUP ADALAH KRISTUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic;font-family:webdings;" &gt;Kamis - 19 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Manusia jasmani ini tidak bisa masuk ke dalam Allah dan Ia tidak akan mau tinggal didalamnya, kalau masih tetap mempertahankan manusia jasmani, maka sudah jelas tidak akan boleh masuk ke dalam kerajaan sorga. Tetapi syukur kepada Allah, Yesus Kristus telah mati di atas kayu salib untuk menunjukkan kemurahannya yang begitu besar, Tuhan telah lebih dahulu menempatkan diri-Nya dalam kehidupan kita lewat tiga perkara, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;      -&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; lewat firman-Nya&lt;/span&gt; = kena mengena dengan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;MEJA ROTI&lt;/span&gt;, yang telah diberikan untuk&lt;br /&gt;menyatakan segala rencana-Nya yang begitu besar di dalam kehidupan manusia berdosa.&lt;br /&gt;      - &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;lewat Roh Kudus-Nya&lt;/span&gt; = kena mengena dengan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;PELITA&lt;/span&gt;,  yang besar fungsinya untuk&lt;br /&gt;menyadarkan manusia dari segala dosa-dosanya supaya berbalik dan datang  kepada Tuhan.&lt;br /&gt;      -&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt; lewat kasih-Nya&lt;/span&gt; = kena mengena dengan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;MEZBAH DUPA,&lt;/span&gt;  yang telah ditunjukkan&lt;br /&gt;Nya lewat kematian-Nya di kayu salib supaya kita bisa dipersekutukan dengan pribadi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika sudah demikian barulah bisa disebut &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“hidup adalah Kristus” &lt;/span&gt;sebab Allah telah berkenan untuk menyatakan diri-Nya di dalam kita untuk membaharui kita dari hari kesehari sampai kita segambar dengan Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 3&lt;/span&gt; jika hidup adalah Kristus maka kita akan layak menerima &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“segala berkat rohani”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; di dalam sorga, yaitu: kekayaan kasih karunia, kekayaan kemuliaan dan juga kehebatan kuasa Allah yang akan dinyatakan dalam pribadi kita. Memang manusia itu pada dasarnya sudah mewarisi dosa sejak dari nenek moyangnya dansudah berada dalam tawanan dosa. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 7 : 24&lt;/span&gt; rasul Paulus mengaku dengan jujurdan berkata: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Aku, manusia celaka! Siapakan yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?”&lt;/span&gt; Dalam ayat ini rasul Paulus menyebut tubuhnya sebagai &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“tubuh maut”,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ini membuktikan bahwa di dalam tubuh kita sebagai manusia tidak ada yang patut dibanggakan, tidak ada yang istimewa di dalamnya. Kalau rasul Paulus saja berkata demikian, terlebih lagi kita harus mau dengan jujur mengaku bahwa di dalam tubuh kita ini juga tidak ada yang patut dibanggakan. Namun walau pun demikian, dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 7 : 25&lt;/span&gt; ada satu pribadi yang dapat membebaskan kita dari tubuh maut ini, yaitu Tuhan Yesus Kristus yang telah mati di kayu salib sebagai korban penebusan untuk mengampuni segala dosa yang telah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);font-size:130%;" &gt;DAUD&lt;/span&gt;, juga seorang yang mau mengakui segala dosa dan pelanggarannya dengan jujur, iatidak mau menutup-nutupi segala pelanggaran yang telah diperbuatnya.&lt;br /&gt;Kita bisa melihatnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 51 : 3 - 7&lt;/span&gt; ketika Daud berdoa kepada Tuhan dengan jujur ia memohon belas kasihan Tuhan menurut kasih setia dan rahmat Tuhan yang besar supaya:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;- segala pelanggarannya dihapuskan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;          - dibersihkan dari segala kesalahannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;          - ditahirkan dari segala dosanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Daud sadar bahwa tidak ada seorang pun yang dapat membersihkan atau mentahirkan dirinya dari dosa, termasuk dirinya sendiri selain pribadi Tuhan Allah. Doa Daud yang patut kita perhatikan:&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; “Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!”&lt;/span&gt; Kuasa penebusan itu sanggup membersihkan atau menyucikan dari dosa supaya menjadi tahir dan membasuh sampai menjadi lebih putih dari salju. Seperti Daud dibersihkan dengan hisop, demikian juga kita akan disucikan dari segala dosa dengan darah Yesus Kristus. Hisop itu menunjuk kepada darah Yesus, jadi hanya oleh darah Yesus saja segala dosa dan pelanggaran bisa dibersihkan. Maka untuk mentahirkan kita dari dosa, lebih dahulu Tuhan akan menegor kita sampai ke dalam batin dengan jalan memasukkan firman Tuhan ke dalam hati kita (ayat 8). Firman Tuhan yang kita dengar itu menjadi alat bagi Tuhan untuk mengoreksi sampai ke dalam batin kita, dengan jalan demikian maka Kristus akan diam di dalam kita dan kita di dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“KITAB KELUARAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: webdings; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis - 26 Agustus 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kitab Keluaran bertemakan : Tuhan membawa umat-Nya keluar dari perbudakan di bawa masuk ke tanah perjanjian untuk dijadikan sebagai imam-imam. Kemudian dalam terang Tabernakel kena mengena dengan Halaman, yang berbicara hidup karena iman. Yang dimaksud dengan&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 153, 0);"&gt; “hidup karena iman”&lt;/span&gt; adalah yang beriman hanya kepada Tuhan Yesus, yang percaya kepada Yesus dan yang mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Yesus yang rela mati di kayu salib sebagai korban tujuannya adalah untuk menebus kita dari segala dosa dan pelanggaran supaya bisa diperdamaikan dengan Allah. Firman Tuhan dalam Roma 3 : 21 - 31 menjelaskan kepada kita manusia itu bisa dibenarkan hanya kalau ia mau beriman kepada Tuhan Yesus. Walau pun semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah namun oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan di dalam Kristus Yesus, yaitu oleh darah-Nya. Jadi Kristus Yesus telah ditentukan menjadi jalan pendamaian karena iman supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya diselamatkan dan dibebaskan dari dosa dan hukum maut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka setiap orang yang sudah masuk ke daerah Halaman, yaitu yang sudah dibenarkan oleh iman, hidupnya ditandai dengan sikap yang benar: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“mau diatur, mau dipimpin, mau diarahkan supaya hidup dalam kebenaran.”&lt;/span&gt; Puncaknya mau diatur firman Tuhan dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, baik pribadinya, nikah atau keluarganya, usahanya, pekerjaannya, pergaulannya, bahkan pelayanannya diatur firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bukti jemaat yang benar:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ia harus mau diatur dan diarahkan lewat firman Tuhanyang diterima lewat ibadah dan penggembalaan, setia beribadah, setia mengembalikan perpuluhan, setia melayani, dll.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Bukti hamba Tuhan yang benar:&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;ia juga harus mau diatur dan dipimpin oleh firman Tuhan, sekali pun sudah hamba Tuhan tetapi harus tetap tergembala dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita sangat memerlukan tanda kelepasan?&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;supaya kita bisa berjalan dalam pimpinan Tuhan, berjalan dalam kebenaran untuk memperoleh hidup yang kekal. Sebab kalau kita lihat selama bangsa Israel itu masih diperbudak di Mesir, maka mereka tidak mungkin bisa berjalan menuju tanah perjanjian. Demikian juga selama manusia itu belum dilepaskan dari perbudakan dosa, maka sudah jelas ia tidak mungkin bisa berjalan dalam kebenaran dan langkah perjalanannya tidak mungkin menuju sorga.&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat inti kitab Keluaran yang sesungguhnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;1. Umat-Nya dibebaskan dari perbudakan dosa.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;          2. Dipelihara dan diatur dalam penggembalaan yang benar.&lt;br /&gt;         3. Tuhan mau menempatkan umat-Nya supaya berpusat ke tempat kediaman&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;              Allah yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus mensyukuri keselamatan yang telah dikerjakan Tuhan Yesus yang mati di kayu salib. Kematian Tuhan Yesus itu bertujuan untuk menghidupkan manusia yang telah berdosa itu supaya memiliki keselamatan yang pasti. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 1 - 10 &lt;/span&gt;manusia yang telah mati karena pelanggaran dan dosa itu telah dihidupkan kembali bersama-sama dengan Kristus oleh kasih karunia yang telah dikerjakan sepenuhnya oleh Kristus. Kita telah dibangkitkan dan juga telah memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, di dalam kemuliaan-Nya yang kekal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-5083696109878463633?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/5083696109878463633/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/08/bible-study-agustus-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5083696109878463633'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5083696109878463633'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/08/bible-study-agustus-2010.html' title='Bible Study - Agustus 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-1370713718243815595</id><published>2010-07-13T17:46:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T00:57:45.603-07:00</updated><title type='text'>BIBLE STUDY - J U L Y   2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“JANGANLAH KAMU KUATIR”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 01 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Manusia itu pada dasarnya lemah, rapuh &amp;amp; mudah putus asa. Manusia yang terdiri dari darah dan daging ini perlu akan makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, uang, pekerjaan, kesehatan, dll, ini yang membuat sehingga manusia itu memiliki keinginan. Sehingga karena kebutuhan tersebut, manusia itu sering sekali terpengaruh bagaimana cara untuk memenuhi semua kebutuhannya. Kadang-kadang ada orang yang tidak perduli dengan firman Tuhan, sehingga apa pun caranya, halal atau tidak halal, yang penting kebutuhan itu bisa dipenuhi, yang penting kepuasan diri bisa digapai. Sehingga tidak heran banyak orang Kristen tanpa sadar telah membuat Tuhan itu hanya seperti mesin pencetak uang, membuat Tuhan itu seperti seorang pembantu untuk mengambil ini dan itu, fokusnya hanya untuk kepentingannya sendiri saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt; Sebagai jemaat Tuhan, kita harus tahu bahwa apapun yang ada di dunia ini tidak dapat memuaskan hasrat manusia, seberapa banyak pun harta yang ada padanya, semua itu tidak dapat memberi kepuasan yang abadi sifatnya hanya kepuasan daging yang sementara saja. Tuhan itu adalah Raja kita, Bapa kita, Penolong kita, Juruselamat kita, Suami kita, jauh lebih tinggi dari segala kebutuhan hidup kita. Karena Dia adalah Tuhan dan Bapa kita, maka hanya Dia sajalah yang dapat memberi kepuasan dalam hati kita. Tuhan mengundang supaya kita datang kepada-Nya, dengan cara menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan termasuk hati, hasrat atau pun keinginan kita.&lt;br /&gt;Kalau kita sudah menyerahkan hasrat atau keinginan kita kepada Tuhan, maka Tuhan akan masuk ke dalam hati kita lewat firman dan Roh Kudus-Nya, Ia akan menguasai keinginan kita. Tuhan mau menguasai hasrat kita, Tuhan mau hanya Dia saja yang ada di dalam hati dan pikiran kita, supaya segala bentuk kekuatiran itu bisa diusir dari dalam diri kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Matius 6 : 25 - 34&lt;/span&gt; Tuhan Yesus menjelaskan dengan terperinci kepada murid-murid tentang kekuatiran, tentang apa yang membuat manusia itu menjadi kuatir.  Dalam ayat ini ada beberapa hal yang membuat manusia menjadi kuatir dalam hidupnya, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;- akan hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - akan makanan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - akan minuman &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     - akan pakaian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Siapakah diantara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja dalam hidupnya?"&lt;/span&gt; (ayat 27) Orang yang kuatir hidupnya tidak akan tenang, tidak akan dapat berbuat apa-apa dan sulit diajak percaya kepada firman Tuhan. mengapa? sebab pikirannya hanya tertuju kepada masalahnya.&lt;br /&gt;Karena itu Tuhan Yesus dengan tegas berkata bahwa hidup itu lebih penting dari pada makanan dan minuman dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. Tuhan Yesus berkata demikian supaya kita semua jangan hanya berfokus kepada perkara-perkara yang lahiriah saja tetapi supaya kita juga lebih memperhatikan perkara-perkara rohani. Maksudnya supaya kita  menjaga ibadah dan persekutuan kita kepada Tuhan. Ibadah dan persekutuan itu tidak boleh rusak karena kekuatiran, tidak boleh tertinggal karena lebih mengejar perkara-perkara yagn lahiriah.&lt;br /&gt;Supaya kita jangan kuatir, Tuhan Yesus mengangkat &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;burung-burung di udara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &amp;amp; &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:130%;" &gt;bunga bakung di ladang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang hidup tanpa kekuatiran. Walaupun burung di udara itu tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, tetapi dipelihara oleh Tuhan, tidak pernah kekurangan. Demikian juga dengan bunga bakung di ladang yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun dipelihara oleh Tuhan dan Tuhan sendiri yang mendandani bunga bakung tersebut sehingga nampak indah dipemandangan mata. Bahka Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak pernah berpakaian seindah salah satu dari bunga bakung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burung-burung di udara dan bunga bakung ini berbicara sikap hidup orang Kristen yang selalu percaya kepada Tuhan, percaya kepada firman Tuhan dan selalu bergantung harap hanya kepada Tuhan Yesus saja. Tidak membuat kebutuhan itu diatas segalanya, tidak membuat perkara-perkara yang lahiriah itu lebih tinggi dari perkara yang rohani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat! tidak ada seorang pun manusia yang bisa mengusir kekuatiran dari dalam dirinya sendiri, kecuali kalau mau datang kepada Tuhan dengan mempercayai firman-Nya,  sebab dengan mempercayai firman Tuhan maka rasa kuatir itu pasti akan hilang sehingga kita bisa datang kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh. Belajarlah hidup tanpa kekuatiran, belajarlah hanya bergantung harap kepada Tuhan, maka Tuhan sendiri akan bekerja seperti Ia memelihara burung-burung di udara dan bunga bakung di ladang. Bahkan Tuhan Yesus akan membuat hidup kita lebih indah dan lebih mulia dari pada bunga bakung.&lt;br /&gt;Haleluya.....!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:180%;" &gt;“PENGURAPAN DARI ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 08 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Matius 25 : 1 - 13 gereja Tuhan itu diumpamakan seperti sepuluh gadis yang sama-sama menantikan kedatangan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Pria. Lima diantaranya disebut bijaksana berhasil masuk ke dalam pesta perjamuan kawin, ini gambaran gereja Tuhan yang berhasil menjadi mempelai perempuan Kristus. Sedang kan yang lima lagi disebut bodoh, punya pelita tetapi tidak punya minyak dalam buli-buli. Minyak dalam buli-buli ini berbicara pekerjaan Roh Kudus, yaitu pengurapan dari Roh Kudus, juga berbicara tentang perbuatan-perbuatan yang benar yang dapat menyenangkan hati Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Tabernakel ada tiga (3) ruangan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;- Halaman,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;     - Ruangan Suci dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;     - Ruangan Maha Suci,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;yang juga berarti ada tiga jenis pengurapan dari Roh Kudus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sudah berada di &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Halaman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; juga sudah diurapi tetapi belum sepenuhnya hidup dalam kebenaran, kadang-kadang masih bercampur dengan keinginan daging artinya masih bisa kalah dengan keinginan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Pengurapan di Ruangan Suci,&lt;/span&gt; ini ditujukan khusus kepada orang-orang yang sudah mengalami tanda pembaharuan atau yang sudah mengalami penyucian oleh firman Tuhan. Setiap orang yang sudah mengalami pengurapan di Ruangan Suci akan mendapatkan karunia-karunia dari Roh Kudus.&lt;br /&gt;Dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;pengurapan di Ruangan Maha Suci &lt;/span&gt;diberikan khusus hanya kepada orang-orang kudus yang telah menjadi taat dan setia untuk disempurnakan, sepenuh hidupnya sudah dikuasai dan dipimpin oleh Roh Kudus.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, kita harus tahu dari mana sumber pengurapan tersebut, yaitu hanya bersumber dari salib Kristus.&lt;br /&gt;Sebagaimana Kristus telah mati di atas kayu salib dan dibangkitkan dan telah naik ke sorga, demikian juga kita harus mengalami proses penyaliban, yaitu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya supaya pengurapan dari Roh Kudus ini bisa kita alami.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102); font-style: italic;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;SALIB&lt;/span&gt; ini berbicara ada korban penebusan dan perdamaian, kita telah diperdamaikan dengan Bapa oleh darah Kristus untuk selanjutnya layak disebut sebagai milik kepunyaan Tuhan. Perlu kita ketahui, dalam kitab Perjanjian Lama berbicara pengurapan kita harus tahu dari mana sumber minyak urapan dan untuk apa kegunaannya. Hal ini perlu kita ketahui supaya kita jangan sampai salah mengartikan minyak pengurapan, dan supaya jangan sampai salah mempergunakannya. Sebab kalau kita lihat zaman sekarang ini banyak orang Kristen tidak mengerti dari mana sumber minyak urapan sehingga tidak mengetahui kegunaannya juga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 30 : 22 - 25&lt;/span&gt; minyak urapan yang kudus bahan-bahannya terbuat dari rempah rempah pilihan, &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;seperti mur tetesan lima ratus syikal, kayu manis yang harum, tebu yang baik, kayu teja dan minyak zaitun. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jadi bahan minyak urapan itu bukan hanya dari minyak zaitun saja tetapi juga dari bahan-bahan yang lain, tetapi tidak boleh ditambah dengan yang tidak ditentukan oleh Tuhan. Kalau kita lihat dalam ayat ini, berbicara minyak urapan secara hurufiah saja tidak sembarangan apalagi secara rohani. Sekarang ini banyak orang mengaku memiliki minyak urapan karena sudah datang dari Yerusalem, mereka menganggap kalau sudah memiliki minyak zaitun saja sudah memiliki minyak urapan. Ini prinsip yang salah. Ingat dan lihat ayat tersebut di atas, secara hurufiah saja yang disebut minyak urapan itu bukan hanya dari minyak zaitun saja, sehingga kalau sudah membawa minyak zaitun dari Israel, Saudara langsung merasa inilah minyak urapan yang asli, Saudara langsung membesar-besarkan diri sebagai hamba Tuhan yang diurapi.&lt;br /&gt;Pengurapan yang benar itu bukan lagi secara hurufiah, pengurapan yang dari Roh Kudus itu murni karunia Tuhan, Roh Kudus  akan mengurapi siapa yang layak untuk diurapi, dan IA juga akan memberikan karunia-karunia Roh Kudus kepada siapa yang dianggap layak untuk menerimanya.&lt;br /&gt;Penggenapan pengurapan yang benar itu adalah urapan yang bersumber dari Roh Kudus yang akan mengurapi setiap orang yang mau berjalan dalam salib, dan yang sudah hidup di dalam kebenaran, tetap hidup setia baik beribadah maupun untuk melayani Tuhan. Pengurapan dari Roh Kudus itu tidak seperti kebanyakan orang yang memakai minyak zaitun untuk mengurapi dan yang lebih parah lagi minyak urapah itu telah disalah gunakan untuk mencari untung. Karena itu kita harus mengerti dari mana sumber pengurapan yang sebenarnya supaya jangan tetap menggunakan minyak pengurapan yang hurufiah saja. Roh Kudus sudah dicurahkan, dan Tuhan akan memberikan pengurapan itu kepada siapa yang dianggap layak untuk diurapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“PENGURAPAN DARI ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Kamis - 15 J U L I   2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Saudara-saudara, sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu, bahwa untuk membuat minyak urapan yang kudus tidak sembarangan dan tidak boleh dicampur dengan rempah-rempah yang lain, yang tidak ditentukan oleh Tuhan. Minyak urapan yang kudus itu terbuat dari rempah-rempah pilihan, seperti &lt;span style="color: rgb(51, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Mur tetesan lima ratus syikal, kayu manis yang harum, tebu yang baik, kayu teja dan minyak zaitun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Semua bahan-bahannya Tuhan sendiri yang menentukan, bukan Musa dan bukan pula Harun atau bangsa Israel. Yang disebut minyak urapan yang kudus itu bukan hanya terdiri dari minyak zaitun saja, harus lengkap.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 153);font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;br /&gt;MINYAK MUR&lt;/span&gt; berbicara: &lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;perjalanan salib.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapattkan minyak mur, pohonnya harus dilukai dulu supaya keluar minyaknya. Kalau pohonnya tidak dilukai lebih dahulu, maka minyak tidak akan pernah keluar dari pohonnya sehingga tidak mungkin ada minyak mur yang harum baunya. Tetapi jika pohonnya sudah sengaja dilukai, maka pohon itu akan mengeluarkan minyak yang menetes terus menerus, memang tidak langsung banyak, tetapi kalau sudah menetes terus menerus dari hari ke hari, maka dapatlah minyak mur yang harum bauny. Inilah yang digunakan sebagai kelengkapan minyak urapan yang kudus untuk mengurapi imam-imam yang telah ditunjuk untuk melayani di kemah Allah.&lt;br /&gt;Pohon yang sengaja dilukai supaya menghasilkan minyak mur ini berbicara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Pengalaman atau &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;perjalanan Tuhan Yesus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang turun dari sorga ke bumi untuk membuka jalan keselamatan bagi kita semua, terutama gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir, IA telah mati di kayu salib sebagai korban pendamaian bagi kita. Namun sebelum Tuhan Yesus disalibkan, terlebih dahulu Ia harus mengalami banyak penderitaan yang berat, yang dimulai ketika Ia berdoa di taman Getsemani pertama-tama yang ditaklukkan adalah keinginan-Nya sendiri, Ia harus rela menderita menanggung penderitaan yang begitu berat supaya terjadi keselamatan bagi kita semua. Ketika di taman Getsemani Yesus berdoa kepada Bapa: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Ku-kehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26 : 39). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu berdoa itu peluh (=keringat) Tuhan Yesus menjadi seperti &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"titik-titik darah"&lt;/span&gt; yang bertetesan ke tanah karena begitu peratnya pergumulan yang sedang dihadapi-Nya. Namun sekali pun sedang ditengah-tengah pergumulan yang berat, Tuhan Yesus menyerahkan semua itu kepada Bapa supaya kehendak Bapa saja yang terjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Lukas 22 : 44).&lt;/span&gt; Maka setelah Yesus selesai mengatakan demikian, Ia pun dengan rela menanggung begitu banyak penderitaan dan penganiayaan baik dari bangsa Israel sendiri mau pun dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Yesus mengalami pukulan yang begitu berat, Dia dianiaya sampai darah-Nya menetes seperti tetesan minyak mur yang keluar dari pohon yang telah dilukai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;     - Galatia 6 : 17 &lt;/span&gt; dalam diri &lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Paulus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; sebagai rasul Kristus (=PENGALAMAN HAMBA-HAMBA TUHAN) ada tanda-tanda milik Kristus, tanda ini diperoleh setelah Paulus mengalami banyak penderitaan dalam pemberitaan Injil kepada banyak orang. Yang dimaksud dengan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"tanda-tanda milik Yesus"&lt;/span&gt; ini sama dengan jalan salib, di mana Paulus dalam pelayanannya dalam pemberitaan Injil juga mengalami banyak penderitaan demi penderitaan sampai Inil keselamatan itu sampai kepada banyak orang dan banyak bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; - Demikian juga kita sebagai &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 102);"&gt;jemaat Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; kita juga harus mau berjalan dalam jalan salib, kita harus mau menderita bersama dengan Kristus karena melakukan firman Tuhan, bukan karena dosa. Kalau penderitaan yang kita alami itu datang karena melakukan firman Tuhan, berarti Tuhan sedang membawa kita berjalan dalam jalan salib supaya kita bisa menjadi sama seperti Dia dalam kekudusan-Nya. Dan jika mau berjalan dalam jalan salib, maka penderitaan itu akan menghasilkan pengurapan dari Roh Kudus, kita akan diurapi supaya layak menjadi milik Kristus. Tetapi ada syaratnya: kita harus berhasil mengalahkan segala keinginan/tabiat daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah kita pelajari minyak mur itu banyaknya harus lima ratus hin, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 0);"&gt;angka 500 hin ini adalah angka penuntasan,&lt;/span&gt; segala keinginan/tabiat daging harus benar-benar telah dikalahkan supaya kita layak menerima pengurapan dari Roh Kudus.&lt;br /&gt;Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Tawarikh 4 : 42 - 43 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bani Simeon&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;sebanyak lima ratus orang&lt;/span&gt; pindah ke pegunungan Seir setelah mereka membinasakan orang Amalek. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);font-size:130%;" &gt;AMALEK&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; = keinginan daging. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Artinya : setiap orang  yang sudah mampu mengalahkan segala keinginan dagingnya, ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup, Kristus Yesus berkenan diam di dalam dirinya. Jadi segala keinginan daging harus dikalahkan, tidak boleh dibiarkan bertumbuh. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 17 : 14&lt;/span&gt; Tuhan sendiri telah berfirman kepada Musa supaya dituliskan dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan bahwa Tuhan akan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“menghapuskan&lt;/span&gt;” sama sekali ingatan kepada Amalek dari bawah kolong langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh jemaat yang berjalan dalam salib adalah &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;jemaat di Tesalonika&lt;/span&gt;  yang hidup dalam iman, dalam pengharapan dan dalam kasih sehingga Tuhan berkenan memilih mereka. Walau pun mereka berjalan dalam penderitaan yang begitu berat &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=jalan salib)&lt;/span&gt; tetapi mereka mampu bertumbuh dan berhasil menjadi penurut-penurut rasul-rasul dan penurut-penurut Tuhan, di tengah-tengah penindasan yang begitu berat mereka mampu melakukan firman Tuhan. Bahkan  sekali pun mereka sedang berjalan dalam salib, tetapi mereka dapat menerima firman itu dengan sukacita sehingga Roh Kudus pun dengan leluasa bekerja di dalam diri mereka.&lt;br /&gt;Jadi dengan seijin Tuhan, kita semua harus mau mengalami jalan salib supaya kita menerima pengurapan dari Roh Kudus yang sanggup membawa sampai kepada kesempurnaan. INGAT! sumber pengurapan itu adalah salib di mana Yesus ditinggikan, salib itulah sumber keselamatan bagi kita dan salib itu jugalah sumber pengurapan. Jadi kalau Saudara rindu mengalami pengurapan dari Roh Kudus, jalan saliblah solusinya, harus ada kerelaan berjalan dalam jalan salib, bagaikan pohon yang sengajar dilukai demikianlah Tuhan sengaja membawa kita berjalan di tengah-tengah penderitaan supaya nyata kuasa Tuhan memberi pertolongan. Jika Yesus sendiri sebagai Tuhan dan Juruselamat telah melewati jalan salib, maka kita juga harus berjalan melewati salib, tetapi bukan karena dosa melainkan karena melakukan firman Tuhan.&lt;br /&gt;H A L E L U Y A ..................!!!!!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“J A L A N   S A L I B”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Kamis - 22 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        JALAN SALIB membuat hidup kita tidak kelihatan lagi, melainkan kuasa Kristus dalam pengurapan dari Roh Kudus yang lebih dominan, yang mengatur dan yang memimpin hidup kita setiap hari. Jika Tuhan hidup di dalam hidup kita, maka kuasa Tuhan dalam pengurapan Roh Kudus akan menjadi nyata dalam hidup kita, secara sepenuhnya Roh Kudus yang akan mengendalikan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat jalan salib itu, Tuhan mau menyatakan kuasa-Nya yang besar untuk menyelamatkan kita, bukan hanya dari dosa, bukan hanya dari maut tetapi juga dari segala kelemahan-kelemahan yang ada di dalam diri kita.&lt;br /&gt;Perbedaan antara orang-orang dunia dengan anak-anak Tuhan: kalau orang-orang dunia lebih mencintai dirinya sendiri, lebih mementingkan kepentingan diri sendiri, tetapi anak-anak Tuhan justru dengan rela menyangkal dirinya dan menyalibkan segala keinginan dagingnya.&lt;br /&gt;Kita harus tetap mengetahui bahwa setelah manusia jatuh ke dalam dosa, tidak ada seorang pun yang bisa datang kepada Tuhan, tidak ada seorang pun yang berhasil bertemu dengan Tuhan.  Mengapa? sebab dosa itu sudah memisahkan manusia yang berdosa dengan Allah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 59 : 1 - 2&lt;/span&gt; walau pun berseru-seru kepada Tuhan, tetapi Tuhan tidak mau mendengar dan tidak akan menjawab doanya, sebab dosa itu menjadi pemisah antara manusia yang berdosa dengan ALlah. Untuk itulah Tuhan mau menyatakan diri-Nya kepada manusia, Tuhan mau menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar demi keselamatan manusia, baik dari dosa maupun dari maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;TUHAN ITU DISEBUT ALFA DAN OMEGA (=YANG AWAL DAN YANG AKHIR,)  YANG SUDAH ADA DAN YANG AKAN DATANG, YANG MAHA KUASA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Wahyu 1 : 8)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan itu adalah Alfa dan Omega, yang artinyaYang Awal dan Yang Akhir, maka hanya Dia sajalah yang bisa mengawali supaya kita bisa mendekat kepada Tuhan, Dialah satu-satunya pribadi yang bisa membawa kita bertemu dengan pribadi-Nya. Kalau seandainya Tuhan tidak mengerjakannya lebih dahulu, maka apa pun usaha yang dilakukan manusia untuk mendekat kepada Allah tidak akan berhasil, bahkan apapun yang diberikan manusia kepada Tuhan, semua itu tidak bisa mendekatkan manusia kepada Tuhan. Walau pun mungkin sudah tamat membaca Alkitab mulai dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu, walau tidak mencuri, tidak membunuh, tidak berzinah, dll, semua itu tidak bisa membawa kita mendekat kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Tetapi syukur kepada Tuhan, Ia yang adalah Alfa dan Omega, Yang Awaldan Yang Akhir, Ia telah memulai jalan yang baru supaya kita bisa mendekat kepada Allah,yaitu lewat &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;JALAN SALIB.&lt;/span&gt; Yesus telah mati di kayu salib, Ia telah mengalami banyak penderitaan dan penganiayaan yang begitu berat, tujuannya adalah untuk mengawali jalan supaya kita, orang-orang yang sudah berdosa bisa bertemu dengan Tuhan, supaya kita bisa dipertemukan kembali dengan Tuhan. Maka supaya kita semua bisa berjalan dalam jalan salib, kita harus punya sikap yang benar, yaitu kita harus mau &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;MENGHAMBAKAN DIRI&lt;/span&gt; kepada Tuhan, dengan cara beribadah dan melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 49 : 1&lt;/span&gt; hamba Tuhan yang mau melayani dengan sungguh-sungguh itu sudah dipanggil Tuhan sejak dari kandungan, telah menyebut namanya sejak masih diperut ibunya. Hamba Tuhan yang benar:&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; - mulutnya seperti pedang yang tajam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;     - seperti anak panah yang runcing, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sikapnya: rela menjadi kecil, pribadi Tuhan Yesus yang dibesarkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yohanes 3 : 30).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jalan salib itu, jalan yang bisa membawa kita mendekat kepada Tuhan, kita akan menjadi hamba Tuhan yang diurapi, diberi kuasa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 1 : 9&lt;/span&gt; hamba Tuhan yang diurapi itu: mencintai keadilan, membenci kefasikan, ia melebihi orang yang lain yang juga mengaku sebagai hamba Tuhan tetapi tidak ada pengurapan dari Roh Kudus. Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 2 : 15&lt;/span&gt; menekankan supaya kita jangan mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya, yaitu keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup. Setiap orang yang lebih mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam dirinya sebab bagaimana mungkin ia bisa mengasihi Tuhan apalagi melayani Tuhan, sedangkan hatinya masih terikat kepada perkara yang duniawi. Jalan satu-satunya, kita harus mau berjalan dalam jalan salib, kita harus hidup oleh Roh maka kita tidak akan menuruti daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“J A L A N   S A L I B”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis, 29 Juli 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 1 : 21&lt;/span&gt; mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”&lt;/span&gt; Banyak orang mengaku orang Kristen, mengaku hidup, tetapi Kristus tidak tinggal di dalam hidupnya, selalu takut menghadapi masalah, takut ketika sedang sakit, kuatir akan kebutuhannya, kuatir akan anak-anaknya, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu kita ketahui arti kalimat: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Hidup adalah Kristus”&lt;/span&gt; itu berarti bahwa: Kristus benar-benar diam di dalam hidup kita, ia tinggal ditengah-tengah rumah tangga kita, dalam pelayanan kita mau pun dalam segala aktivitas kita. Sepenuhnya Kristus yang mengatur dan yang memimpin hidup kita, baik hati maupun pikiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga jika Kristus sudah diam di dalam hidup kita, maka kita tidak akan mudah lagi terpengaruh dengan segala hal yang berbau dosa, tidak goyah ketika sedang menghadapi banyak penderitaan atau pencobaan, tidak akan kuatir akan segala kebutuhan, bahkan sekali pun sedang diperhadapkan kepada kematian, tidak akan takut. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Korintus 5 : 17&lt;/span&gt; menjelaskan setiap orang yang sudah berada di dalam Kristus, &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;ia adalah ciptaan baru&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dan kalau kita sudah disebut cipataan baru, berarti segala sifat dan karakter yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang. Ayat 18 = kalau sudah diciptakan menjadi ciptaan baru, maka kepadanya akan dipercayakan pelayanan, baik untuk melayani Tuhan mau pun manusia.&lt;br /&gt;Perlu kita ketahui bawa pada zaman sekarang ini, kita bagaikan sedang berada di dalam &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;“gelanggang pertandingan”&lt;/span&gt;, kita sedang diperhadapkan kepada banyak penderitaan. Walau pun kita sudah diselamatkan, dosa sudah diampuni, sudah menerima terang firman Tuhan, bukan berarti bebas dari berbagai-bagai masalah, sebaliknya Tuhan justru dengan sengaja sedang membawa kita berjalan dalam jalan salib, tujuannya untuk mengetahui sampai dimana kasih dan kesetiaan kita dalam mengikut Tuhan. &lt;br /&gt;Oleh sebab itu Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 32&lt;/span&gt; menjelaskan sesudah kita menerima terang firman Tuhan, kita banyak menderita oleh karena kita mau bertahan dalam perjuangan yang begitu berat. Mungkin ada yang mengalami sakit penyakit, mungkin ada yang mengalami problem dalam rumah tangga, seperti istri yang tidak bertobat, suami yang tidak bertobat atau anak-anak yang tidak bertobat. Semua ini sengaja Tuhan ijinkan kita hadapi, kita sedang dibawa berjalan dalam jalan salib untuk mengetahui apakah ditengah-tengah penderitaan itu kita masih cinta Tuhan atau sebaliknya.&lt;br /&gt;Tetapi ingatlah, jikalau Kristus sudah diam di dalam hati kita, seberat apa pun penderitaan itu tidak akan terasa lagi, mungkin ada orang yang merasa kasihan melihat Saudara yang sedang sakit, yang kekurangan sesuatu,  atau apapun penderitaan yang sedang engkau alami, tetapi karena Kristus sudah tinggal di dalam hidup kita dan kita sudah tinggal di dalam hidup kita, kita sendiri tidak merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 33 - 34&lt;/span&gt;  bentuk-bentuk penderitaan itu antara lain kita dijadikan tontonan oleh cercaan dan penderitaan, menjadi orang-orang hukuman, harta dirampas habis, namun sekalipun demikian kita harus mampu menerima semua itu dengan sukacita, bukan dengan paksaan dan jangan dengan sungut-sungut. Sebab kita sedang mengharapkan harta yg lebih baik dan yang lebih menetap sifatnya, yaitu hidup yang kekal bersama dengan Kristus di dalam kerajaan sorga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 35&lt;/span&gt; sikap kita sebagai jemaat Tuhan: &lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jangan melepaskan kepercayaan sebab besar upah yang menantinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Kemudian dalam ayat 36 yang paling kita perlukan dalam menantikan harta yang lebih baik itu adalah &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;ketekunan&lt;/span&gt;, supaya sesudah kita melakukan kehendak Allah, kita berhasil memperoleh yang dijanjikan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu supaya kita bisa berjalan dalam jalan salib:&lt;br /&gt;     - kita harus mampu mematikan segala keinginan daging, tabiat daging atau keinginan diri sendiri,&lt;br /&gt;     - kita harus tetap memandang kepada Kristus sebagai teladan yang lebih dahulu memikul salib untuk memberi contoh kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Kristus telah disalibkan untuk dosa-dosa kita, maka kita juga wajib menyalibkan segala keinginan daging supaya Kristus benar-benar tinggal di dalam hidup kita. Jalan salib itu berbicara ada proses pengalaman mati dan bangkit bersama dengan Kristus, dan kalau sudah demikian kita juga akan dibangkitkan bersama-sama dengan Kristus. Inilah yang disebut mengalami proses &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;DICIPTAKAN MENJADI CITPAAN YANG BARU&lt;/span&gt;, yang dibaharui dari cara-cara hidup yang lama. Karena itu kalau Tuhan sengaja membawa engkau berjalan dalam jalan salib, ingat! ini adalah cara Tuhan untuk membawa supaya kita bisa mendekat kepada Tuhan, supaya kita bisa beribadah dan melayani Tuhan dengan benar dan dibaharui dari hari ke hari sampai menjadi sama seperti Yesus dalam kekudusan-Nya. HALELUYA ........!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-1370713718243815595?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/1370713718243815595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/07/bible-study-j-u-l-y-2010.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1370713718243815595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1370713718243815595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/07/bible-study-j-u-l-y-2010.html' title='BIBLE STUDY - J U L Y   2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-2381330940116558729</id><published>2010-06-21T17:48:00.000-07:00</published><updated>2010-07-06T00:25:14.416-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - JUNI 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;"HARI PENTAKOSTA"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:webdings;" &gt;Kamis - 03 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;PELITA&lt;/span&gt; bisa menyala karena ada minyak dan sumbu.&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt; SUMBU &lt;/span&gt;ini berbicara : ada kerelaan mengalami sengsara karena melakukan firman Tuhan, bukan karena dosa. Juga berbicara ada harga yagn harus dibayar jika ingin menjadi terang bagi sesama. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 4 : 12&lt;/span&gt; mengatakan bahwa penderitaan itu dibaratkan seperti &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"nyala api siksaan"&lt;/span&gt; yang datang sebagai ujian, untuk menguji bagaimana kasih kita kepada Tuhan apakah masih tetap menyala walau sedang mengalami banyak ujian?&lt;br /&gt;Oleh sebab itu supaya sumbu jangan habis/hancur ketika sedang pelita sedang dinyalakan harus tetap tersedia &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;"minyak"&lt;/span&gt; yang cukup sebab pelita itu tidak boleh kekurangan minyak apalagi kalau sampai habis. Selagi pelita itu tetap penuh dengan minyak, pelita itu akan tetap menyala dan mengeluarkan sinarnya dan sumbu itu juga tidak akan habis terbakar.&lt;br /&gt;Demikian juga selama urapan Roh Kudus ada di dalam hidup kita, maka hidup kita akan tetap memancarkan cahaya, tidak akan terpengaruh oleh gelapnya dosa dan tidak akan bersungut-sungut walau sedang mengalami penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua (2) fungsi minyak urapan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 102);font-family:webdings;font-size:130%;"  &gt;1. UNTUK MENJAGA HATI DAN PIKIRAN.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Imamat 21 : 12 untuk menjaga hati dan pikiran supaya jangan sampai tercemar oleh dosa, imam-imam yang telah dikhususkan tidak boleh keluar dari tempat kudus, harus tetap berada di tempat kudus supaya terpelihara hati dan pikirannya. Minyak urapan yang dicurahkan ke atas kepala itu berfungsi menjaga supaya hati dan pikiran jangan rusak/tercemar, sebab kalau pikiran sudah rusak apalagi hati kalau sudah rusak, maka seluruh hidupnya juga akan rusak. Hati dan pikiran bisa mempengaruhi seluruh tubuh. TEtapi kalau tetap berada di dalam tempat kudus, ia akan tetap terikat dengan Tuhan lewat ibadah dan pelayanan.&lt;br /&gt;Demikian juga kalau Roh Kudus sudah mengurapi kita, penderitaan dan kesukaran pun akan menjadi ringan, tidak ada satu masalah pun yang bisa mempengaruhi hidup kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab hati kita sudah dijaga oleh Roh Kudus dan pikiran kita pun tidak lagi memikirkan hal-hal yang negatif, tetapi sudah yang positif. Jadi pengurapan yang dari Roh Kudus ini sangat berfungsi untuk menjaga kepala supaya dapat memikirkan yang jernih, dan kalau pikiran kita sudah jernih, barulah kita dapat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;memikirkan&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mencari&lt;/span&gt; perkara-perkara yang di atas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kolose 3 : 1 - 2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau Tuhan sudah mencurahkan Roh Kudus-Nya, kasih ALlah akan dicrahkan juga di dalam hati kita sehingga kita dapat berpengharapan kepada Tuhan, bagi orang suci, yaitu yang hati dan pikirannya dijaga Roh Kudus semuanya menjadi suci. Sebaliknya bagi orang yang tidak beriman, baik hati dan pikirannya pun tidak ada yang suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2. UNTUK MENJAGA PELAYANAN KITA.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Imamat 24 : 1 - 4&lt;/span&gt; supaya Pelita tetap menyala harus ada &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;"minyak zaitun tumbuk yang tulen"&lt;/span&gt; untuk lampu. Ini adalah berbicara pekerjaan Roh Kudus yang berfungsi menjaga supaya kita tetap setia mengikuti mau pun melayani Tuhan, sama seperti Pelita yang tetap menyala di tempat kudus. Roh Kudus kalau sudah dicurahkan di dalam hati kita, Roh Kudus itu akan menjaga pelayanan kita sampai jemaat itu terbentuk menjadi "tubuh Kristus."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 12 : 13&lt;/span&gt; yang disebut &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"tubuh Kristus"&lt;/span&gt; adalah mereka yang sudah berada di dalam satu Roh, yaitu yang telah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;DIBABTIS&lt;/span&gt; menjadi satu tubuh dan yang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;DIBERI MINUM&lt;/span&gt; dari satu Roh. Baik orang Yahudi mau pun orang Yunani &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=kafir)&lt;/span&gt;, kalau tidak dibabtis dengan Roh Kudus tidak akan bisa menjadi satu tubuh, yaitu menjadi tubuh Kristus. Apalagi kita, gereja Tuhan yang berasal dari kafir, kalau tidak menjadi satu tubuh dengan bangsa Israel, maka kita tidak akan pernah diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab firman Tuhan telah mengatakan bahwa bangsa kafir itu hidup tanpa iman, tanpa pengharapan dan tanpa Tuhan. Karena bagi kita, fungsi Roh Kudus itu bukan hanya membawa supaya berbahasa Roh, bernubuat, dll, tetapi lebih lagi untuk membabtiskan kita supaya menjadi satu tubuh, yaitu menjadi tubuh Kristus. Setiap orang yang sudah dipenuhi dengan Roh Kudus, akan dipimpin oleh Roh, baik dalam hidup sehari-hari &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204); font-weight: bold;"&gt;(=ketika dirumah, ketika sedang dalam perjalanan, ketika sedang dalam aktivitas bekerja atau berusaha),&lt;/span&gt; terlebih lagi ketika sedang dalam beribadah mau pun melayani Tuhan.&lt;br /&gt;Itu sebabnya firman Tuhan sangat menekankan supaya kita memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Efesus 4 : 3)&lt;/span&gt; sehingga satu dengan yang lain bisa saling mengasihi, saling mengampuni, tidak ada kebencian atau pun iri hati tetapi yang ada adalah satu dengan yang merasa satu kesatuan yang tidak terpisahkan oleh apapun. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 4 : 4 - 6&lt;/span&gt; kalau kita sudah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera maka Roh itu akan membawa kita menjadi: satu tubuh, satu Roh, satu pengharapan, satu Tuhan, satu iman, satu babtisan dan satu ALlah.&lt;br /&gt;Kemudian pekerjaan Roh Kudus itu adalah untuk memberikan rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(=5 jabatan dari Roh Kudus)&lt;/span&gt; yang berfungsi untuk &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-family:webdings;" &gt;MEMPERLENGKAPI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan demi terbentuknya &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;"TUBUH KRISTUS"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang sempurna, yang telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah bawa Yesus itu adalah benar-benar Mempelai Pria Sorga yang segera akan datang untuk menjemput gereja-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi baik sebagai jemaat mau pun sebagai hamba-hamba Tuhan, kita harus tetap berada di dalam pengurapan Roh Kudus supaya hati dan pikiran kita terjaga demikian juga dengan pelayanan kita. Jangan mau gagal di tengah jalan, jangan mau gugur imanmu, tetapi tetaplah setia mengikuti Tuhan dan melayanilah dengan penuh pengabdian, maka Kristus yang adalah Mempelai Pria Sorga akan memperlengkapi kita semua sampai terbentuk menjadi tubuh Kristus yang sempurna. H A L E L U Y A ........!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;“PEKERJAAN ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);font-family:times new roman;" &gt;Kamis - 10 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam terang Tabernakel ada tiga (3) pintu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;1. Pintu Gerbang&lt;br /&gt;2. Pintu Kemah&lt;br /&gt;3. Pintu Tirai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;Pintu Gerbang&lt;/span&gt; = pintu yang terbuka kepada orang-orang yang masih di luar Tuhan atau orang-orang berdosa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"  &gt;Pintu Kemah&lt;/span&gt; = pintu yang terbuka kepada orang-orang yang sudah percaya dan yang rindu untuk dikuduskan.&lt;br /&gt;Sedangkan &lt;span style=";font-family:verdana;font-size:130%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pintu Tirai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = pintu yang terbuka kepada orang-orang yang telah dikuduskan supaya disempurnakan menjadi sama seperti Kristus, menjadi mempelai perempuan-Nya. Khusus Pintu Kemah, tidak semua orang bisa melewati pintu ini sebab ada tindakan yagn harus dilakukan, yaitu menanggalkan segala keinginan daging, melepaskan segala kesenangan karena dosa dan dunia. Demikian juga tidak semua orang bisa dipenuhi Roh Kudus, walau pun sudah percaya tetapi kalau tidak bertobat dan kalau tidak dibabtis dengan babtisan yang benar, maka Roh Kudus tidak akan dicurahkan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 2 : 1 - 4&lt;/span&gt; menjelaskan semua orang percaya berkumpul disatu tempat yaitu rasul-rasul dan mereka yang setia mengikuti Yesus. Orang-orang percaya inilah nantinya yang dipenuhi oleh Roh Kudus lalu mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang telah diberikan Roh Kudus itu kepada mereka untuk mengatakannya.&lt;br /&gt;Yang dimaksud orang-orang percaya di sini adalah mereka yang sudah percaya, sudah bertobat dan sudah dibabtis dengan babtisan yang benar.&lt;br /&gt;Maka orang Kristen yang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus itulah yang bisa masuk kedalam Ruangan Kudus, yang akhirnya disebut sebagai Bait Allah, tempat Roh Kudus tinggal &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Korintus 3 : 16 - 17).&lt;/span&gt; Sehingga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 11 : 1 &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bait Suci &amp;amp; Mezbah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; akan diukur dengan tongkat pengukur, Bait Suci itu menunjuk Ruangan Suci sedangkan Mezbah itu menunjuk kepada Mezbah Dupa, yaitu orang-orang yang sudah memilik doa dan penyembahan yang benar.&lt;br /&gt;Tetapi kalau Pelataran/Halaman tidak diukur sebab telah diserahkan kepada bangsa-bangsa lain, yaitu antikristus untuk diinjak-injak selama 3 ½ tahun. Pelataran ini menunjuk kepada orang-orang Kristen yang sudah percaya, sudah bertobat, sudah dibabtis dengan air, tetapi belum penuh dengan Roh Kudus.&lt;br /&gt;Setiap orang yang belum penuh dengan Roh Kudus, tidak boleh masuk ke dalam Bait Allah (=Ruangan Suci) dan belum layak disebut tubuh Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab setiap orang yang belum memiliki Roh Kristus, ia belum dapat disebut sebagai milik Kristus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Roma 8 : 9).  &lt;/span&gt;Bahkan setiap orang yang belum memiliki Roh Kristus, tidak mungkin bisa berkenan kepada ALlah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab ia hidup masih menuruti keinginan dagingnya yang membuat ia tidak takluk kepada hukum ALlah, yaitu firman Tuhan sehingga setiap orang yang masih menuruti keinginan dagingnya ia masih menjadi seteru kepada Allah (ayat 6 - 8)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Dan kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 12 : 13&lt;/span&gt; yang layak disebut sebagai tubuh Kristus adalah mereka yang sudah berada dalam &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;satu Roh&lt;/span&gt;, yang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;telah dibabtis menjadi satu tubuh&lt;/span&gt; dan yang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;diberi minum dari satu Roh&lt;/span&gt;. Baik orang Yahudi maupun orang Yunani, baik budak maupun orang merdeka harus berada di dalam satu Roh dan diberi minum dari satu Roh, inilah nanti yang akan dibabtis menjadi satu tubuh, yaitu menjadi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“tubuh Kristus.”&lt;/span&gt; Apalagi kita, gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir, kalau tidak menjadi satu tubuh dengan orang Yahudi, maka kita tidak akan diselamatkan bahkan kita tidak akan dapat disebut sebagai tubuh Kristus.&lt;br /&gt;Jadi bagi kita, gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir, fungsi Roh Kudus itu bukan hanya memberi bahasa Roh, bukan hanya untuk bernubuat, tetapi untuk membabtiskan kita supaya menjadi satu tubuh dalam tubuh Kristus, yang dipenuhi dan yang dipimpin oleh Roh Kudus. Dengan demikian kita akan layak disebut sebagai milik kepunyaan Tuhan, yang dikuduskan dan disempurnakan menjadi sidang mempelai perempuan-Nya. &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;H A L E L U Y A .......!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;“PEKERJAAN ROH KUDUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kamis - 17 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Tuhan Yesus telah naik ke sorga supaya Roh Kudus dicurahkan ketengah-tengah kita, maka kita juga harus mengalami seperti yang telah dialami Tuhan Yesus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;1). Kalau Yesus &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;tersalib&lt;/span&gt;, maka kita juga harus tersalib bagi dosa, bagi dunia dan segala keinginan daging.&lt;br /&gt;2). Kalau Yesus telah &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;bangkit&lt;/span&gt;, maka kita juga akan dibangkitkan bersama-sama dengan Kristus, kita akan diberi kuasa supaya menang atas dosa.&lt;br /&gt;3). Kalau Yesus telah &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:130%;" &gt;naik&lt;/span&gt;, maka kita juga akan dibawa masuk ke dalam kerajaan sorga, layak untukdipermuliakan bersama dengan Kristus dalam segala kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 2 : 5 - 13&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan segala suku dan segala bangsa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;(=ada 17 bahasa) &lt;/span&gt;menjadi satu di dalam Tuhan setelah pekerjaan Roh Kudus dinyatakan kepada murid-murid dan orang-orang percaya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 2&lt;/span&gt; firman Tuhan memberi satu ketegasan kepada kita bahwa Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kita dalam Kristus baik dari hukum dosa maupun dari hukum maut. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : &lt;/span&gt;1 mengatakan bahwa dahulu kita telah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa kita, tetapi syukur kepada Tuhan, oleh Roh Kudus-Nya kita telah dihidupkan kembali bahkan telah dibebaskan dari kutuk dosa dan hukum Taurat.  Bahkan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 10 - 11&lt;/span&gt; lebih ditegaskan lagi jika Roh Kudus telah ada di dalam hidup kita, sekali pun tubuh telah mati karena dosa, sekarang telah dihidupkan kembali oleh Roh Kudus supaya kita mampu hidup di dalam kebenaran. Roh Kudus itulah yang mampu membangkitkan kita dari tubuh kita yang fana ini. Sama seperti Yesus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh Roh Kudus, demikian juga kita akan dibangkitkan oleh Roh Kudus, kita akan mengalami seperti yang telah dialami oleh Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;Maka dalam Kisah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Para Rasul 2 : 41 - 47&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan bagaimana pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa yang telah dinyatakan kepada jemaat mula-mula sehingga mereka mampu memiliki cara hidup yang baik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memberi diri dibabtis,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;bertekun dalam pengajaran rasul-rasul,&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;bertekun dalam persekutuan dan&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;****&lt;/span&gt;berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang membuat sehingga jumlah merekabertambah menjadi tiga ribu jiwa.&lt;br /&gt;Dan tidak cukup sampai disitu, pekerjaanRoh Kudus itu juga membuat semua orang yang telah menjadi percaya itutetap bersatu dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama. Puncaknya: jemaat yang pertama itu mampu bertekun dan dengan sehatiselalu berkumpul tiap-tiap hari di bait Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kisah Para Rasul 4 : 31 )&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukas 9 : 23 &lt;/span&gt;Tuhan Yesus memberitahukan syarat untuk mengikuti Yesus, yaitu: menyangkal diri dan memikul salib setiap hari. Jadi setiap orang yang rindu memiliki cara hidup jemaat yang mula-mula ini, ia harus mampu menyangkal diri dan memikul salibnya, bukan satu hari, bukan satu minggu, bukan satu bulan atau satu tahun saja, tetapi harus setiap hari.&lt;br /&gt;Selama manusia itu masih mempertahankan cara hidupnya yang lama, ia tidak akan mampu menyangkal diri apalagi untuk memikul salibnya setiap hari. Terimalah Roh Kudus, hiduplah dalam pimpinan-Nya supaya engkau mampu menyangkal diri dan memikul salib setiap hari. Haleluya........!!!!!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"PEKERJAAN ROH KUDUS"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Bible Study, Kamis - 24 Juni 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;         Saudara-saudara, Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga yang akan datang kembali, Ia disebut sebagai &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"ANAK DOMBA YANG TELAH DISEMBELIH"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Buktinya setelah Yesus bangkit dari antara orang mati dan terangkat ke sorga, Ia disebut sebagai Anak Domba yang telah disembelih. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 5 : 6 ".&lt;/span&gt;..............&lt;span style="font-style: italic;"&gt;di tengah-tengah tua-tua itu berdiri &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;seekor Anak Domba seperti telah disembelih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;,......"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 5 : 9 &lt;/span&gt;".............&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Engkau layak menerima gulungan kibat itu dan membuka meterai-meterainya; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;karena Engkau telah disembelih&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; dan dengan darah-Mu Engkau telah memlei mereka bagi ALlah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ini membuktikan bahwa Yesus setelah naik ke sorga dan duduk dalam kemuliaan-Nya , tidak melupakan apa yang telah dikerjakan-Nya selama Ia turun ke dunia, Ia telah mati di kayu salib sebagai korban penghapus dosa untuk memperdamaikan manusia yang telah berdosa dengan Bapa di sorga. Kita bisa diperdamikan dengan Bapa hanya oleh korban Kristus. Tanda salib ini tidak pernah hilang dari diri Tuhan Yesus, tanda ini akan tetap ada sampai gereja yang sempurna itu diangkat menjadi sidang mempelai perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah Roh Kudus dicurahkan ke tengah-tengah umat-Nya supaya kita yang selama ini telah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa, diberi kehidupan, yang selama ini telah jauh dari kebenaran supaya hidup dalam kebenaran. Pekerjaan Roh Kudus itu sangat penting dalam hidup manusia, untuk menginsafkan dunia akan dosa, akan kebenaran dan akan adanya penghakiman. Roh Kudus itu juga bekerja memberi kekuatan/kuasa supaya kita jangan terus menerus dikalahkan oleh keinginan daging kita sendiri. Kalau Roh Kudus sudah bekerja, Ia akan membawa kita kepada seluruh kebenaran, Ia akan membawa hidup kita untuk mengalami tanda keubahan yang diperbaharui dari sehari ke sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama manusia itu masih tetap mempertahankan keinginannya, dan selama manusia itu tetap mempertahankan cara hidupnya yang lama, maka ia tidak mungkin bisa menyangkal dirinya apalagi untuk memikul salib setiap hari. Dan pada hari-hari yang lalu kita sudah melihat, bahwa arti &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"memikul salib" itu sama dengan "menyalibkan daging"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.&lt;/span&gt; Paulus sebagai rasul Kristus berulang-ulang mengatakan: ia telah disalibkan dengan Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 2 : 19&lt;/span&gt; Paulus setelah menjadi rasul Kristus telah disalibkan dengan Kristus supaya bisa hidup untuk Allah. Sehingga Paulus dapat merasa, ia hidup tetapi bukan ia sendiri lagi yang hidup, melainkan Kristus juga telah hidup di dalam dirinya (ayat 20).&lt;br /&gt;Jadi dari ayat ini dapat kita petik, supaya Kristus hidup di dalam diri kita maka kita juga harus sama seperti Paulus: disalibkan bersama dengan Kristus. Artinya: kita harus mampu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Sehingga setiap orang yagn sudah tersalib bagi Kristus, puncaknya: tidak mau bermegah selain di dalam Kristus Yesus, kebahagiannya adalah berjalan bersama dengan Kristus walau pun harus mengalami banyak-banyak penderitaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Galatia 6 : 14).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt; - walau menderita, tetapi tetap percaya dan berharap kepada Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;     - walau sakit, tetapi tetap setia beribadah kepada Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;     - walaup mengalami banyak pencobaan, tetapi tidak lemah dan tidak putus asa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibawah ini kita bisa melihat contoh orang yang tidak hidup dalam Roh mau pun yang hidup dalam Roh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold; font-style: italic;font-size:180%;" &gt;SAUL&lt;/span&gt;, ketika diangkat menjadi rasa Israel memang diurapi dengan minyak urapan, tetapi sumber minyaknya dari &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;"buli-buli tanah&lt;/span&gt;". Ini berbicara hidup yang tidak dipimpin oleh Roh dan tidak dikuasai oleh Roh Kudus, tetapi hidup menurut keinginan diri sendiri = hidup dalam daging. Firman Tuhan berkata setiap orang yang tetap hidup menurut daging akan mati, dan memang benar karena Saul tidak hidup menurut Roh akibatnya ia dan keluarganya kian lama kita lemah. Saul memang diurapi, tetapi tidak mampu menyangkal diri, ia tidak mampu mengalahkan pikirannya. Inilah yang membuat sehingga akhirnya Saul mati bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-size:180%;" &gt;DAUD&lt;/span&gt;, ketika diangkat menjadi raja Israel diurapi dengan minyak urapan dari "tabung tanduk", ini berbicara urapan Tuhan dalam kuasa Roh Kudus-Nya yang memberi kekuatan sehingga Daud selalu menang ke mana pun ia pergi berperang. Kalau Saul kian lama kian lemah, tetapi Daud kian lama kita kuat. Kalau Saul mati dalam keadaan putus asa, tetapi Daud selalu limpah dengan kemenangan sebab Tuhan selalu bersamanya.&lt;br /&gt;Proses untuk mendapatkan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"tabung tanduk"&lt;/span&gt; = ada proses penyembelihan, harus mati dulu supaya tanduknya bisa diambil. Demikian juga supaya kita bisa hidup dalam kuasa/pimpinan Roh Kudus, kita harus mengalami proses kematian. Tetapi yang mati disini bukan secara hurufiah, tetapis secara rohani, yaitu: menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Kalau segala keinginan daging sudah dimatikan, barulah kita akan mengalami limpah kuasa Roh Kudus, kita akan dipimpin dan dikuasai Roh Kudus untuk melakukan segala yang dikehendaki Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 3 : 16&lt;/span&gt; Roh Kudus yang memenuhi kita itu akan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"menguatkan"&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;"meneguhkan"&lt;/span&gt; kita sampai kepada batin kita. Batin = bagian yang paling dalam, ini harus dikuatkan dan yang mampu menguatkannya hanyal Roh Kudus yang bisa masuk sampai ke dalam hati kita. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 15 : 25 - 2&lt;/span&gt;7 bahkan kita juga akan mengalami pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa, Roh Kudus itu akan bekerja untuk memberi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"penghiburan"&lt;/span&gt; ketika sedang mengalami banyak pencobaan, ketika sedang menderita, bahkan ketika kita sedang sakit.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus mampu menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya supaya kita bisa mengalami pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-2381330940116558729?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/2381330940116558729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/06/bible-study-juni-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/2381330940116558729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/2381330940116558729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/06/bible-study-juni-2010.html' title='Bible Study - JUNI 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-5032273322198185458</id><published>2010-05-12T01:24:00.001-07:00</published><updated>2010-06-02T21:09:28.263-07:00</updated><title type='text'>BIBLE STUDY -  M E I    2 0 1 0</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“ PERJAMUAN KAWIN ANAK DOMBA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;Bible Study - Kamis 06 Mei 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;        Saudara-saudara, kita sudah melihat bahwa pesta kawin Anak Domba itu adalah pesta yang paling akbar, pesta yang paling meriah, pesta yang paling agung, pesta yang paling besar dari segala pesta yang ada di dunia ini, dan tidak ada satu pesta pun yang bisa menandingi kemegahan pesta kawin Anak Domba ini. Karena itu supaya kita bisa masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba ini, kita semua lebih dahulu harus mengalami tanda penebusan dan tanda keubahan hidup. Ini sangat penting. Sebab tidak ada seorang pun yang bisa masuk ke dalam sorga apalagi menjadi mempelai perempuan Kristus, kalau hidupnya belum mengalami penebusan oleh darah atau oleh korban Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu kita ketahui bahwa tidak semua orang Kristen yang mengaku percaya kepada Yesus itu sudah mengalami tanda penebusan apalagi tanda keubahan hidup. Memang Yesus sudah mati di atas kayu salib untuk semua orang dan untuk semua bangsa, tetapi korban Kristus ini bisa berlaku dan bisa berguna hanya bagi mereka yang mau menghargainya tentu ditandai dengan sikap yang benar kepada Tuhan. Yaitu datang kepada Tuhan dan menyerahkan seluruh hidupnya supaya diperbaharui oleh kuasa korban Kristus. Kita bisa melihat contoh yang mau menghargai kesempatan dengan sebaik-baiknya, yaitu RUT, seorang perempuan Moab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=latar belakang kafir)&lt;/span&gt; dan seorang janda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=punya aib).&lt;/span&gt; Tetapi karena ia mau tetap setia mengikuti mertuanya Naomi sampai ke Betlehem, Rut berhasil mengalami penebusan dan puncaknya menjadi istri Boas. Rut ini adalah gambaran gereja Tuhan yang berlatar belakang kafir yang sudah mengalami penebusan oleh korban Kristus dan yang dibentuk menjadi sempurna, yaitu menjadi mempelai perempuan Kristus. Rut berhasil menjadi istri Boas, sebab Naomi sebagai mertua tahu akan kebutuhan yang palig dibutuhkan oleh Rut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka Naomi menawarkan kebahagiaan kepada Rut untuk mencari &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“tempat perlindungan”&lt;/span&gt; yaitu tempat yang bisa memberikan kebahagiaan. Naomi adalah gambaran hamba Tuhan yang bijaksana, yang tahu akan kebutuhan jemaatnya. Supaya jemaat itu bisa berbahagia, kita tidak cukup hanya  beribadah, tidak cukup kalau hanya melayani, semua ini memang perlu sebagai wujud kasih kepada Tuhan, tetapi yang paling utama adalah supaya kita bisa masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba, inilah tempat yang paling berbahagia tersebut. Sebagai jemaat Tuhan, tidak cukup kalau hanya disebut sebagai jemaat saja, tetapi harus dibawa kepada peningkatan yaitu menjadi sidang mempelai perempuan Kristus supaya layak masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba. Rut 3 : 2 Naomi memperkenalkan Boas yang sedang menampi jelai di tempat pengirikan, tepatnya pada malam hari.&lt;br /&gt;Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 25 : 1 - 13; Wahyu 19 : 9&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita bahwa Pesta Kawin Anak Domba itu diadakan tepatnya pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka kalau kita lihat Rut sampai berhasil menjadi istri Boas karena sudah mengalami dua kali penebusan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);font-family:verdana;" &gt;1). Dalam penebusan yang pertama menebusan segala milik pusaka (Rut 4 : 4),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);font-family:verdana;" &gt;2). Dalam penebusan yang kedua menjadikan Rut sebagai istri Boas (Rut 4 : 9 - 10). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebelum Rut berhasil menjadi istri Boas, perlu kita lihat dalam Rut 3 : 1 - 3 ada empat (4) hal yang harus dilakukan oleh Rut, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;1. MANDI&lt;/span&gt; = mandi air dan firman (Efesus 5 : 26) artinya limpah dengan firman Tuhan dan selalu berada dalam pimpinan Roh Kudus. Maka Tuhan akan menempatkan kita di hadapan diri-Nya menjadi jemaat yang cemerlang tanpa cacat atau kerut, Tuhan mau menjadikan kita sebagai jemaat yang kudus dan tak bercela. Puncaknya Tuhan mau membawa kita dan menjadikan kita sebagai istri-Nya, menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Arti kata "MANDI" disini juga menunjuk sudah "dibabtis" baik dengan air mau pun dengan Roh Kudus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Galatia 3 : 27&lt;/span&gt; = jika kita sudah dibabtis di dalam Kristus maka kita akan layak mengenakan Kristus, dengan kata lain layak disebut sebagai orang Kristen(=pengikut Kristus).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;2. BERURAP&lt;/span&gt; = diurapi dengan Roh Kudus, kalau Tuhan sudah mengurapi kita maka hidup kita yang selama ini ditandai dengan cacat cela sekarang cacat cela kita itu sudah diambil sebab Yesus sudah mati di atas kayu salib dan Roh Kudus akan memimpin hidup kita (Roma 8 : 14 - 15). Dan Roh Kudus itulah yang akan membawa kita supaya bisa berseru: "ya Abba, ya Bapa."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 153);font-family:verdana;" &gt;3.  MEMAKAI PAKAIAN BAGUS&lt;/span&gt; = hidup yang sesuai dengan firman Tuhan, yang selalu diterangi oleh firman Tuhan. Wahyu 19 : 8 menjelaskan pakaian bagus itu menunjuk sikap hidup atau perbuatan-perbuatan dari orang-orang kudus. Kolose 3 : 12 - 15 hal-hal yang harus kita kenakan: belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran. Puncaknya: mengenakan kasih, sebab kasih itulah sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"pengikat"&lt;/span&gt; yang mempersatukan dan menyempurnakan. Maka setiap orang yang sudah memakai pakaian bagus, damai sejahtera Kristus akan memerintah dalam hati kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;4. PERGI KE TEMPAT PENGIRIKAN&lt;/span&gt; = masuk ke dalam penggembalaan yang tepat dan benar yang di dalamnya ada firman pengajaran yang mampu memberi pertumbuhan rohani. Tempat pengirikan itu adalah tempat untuk memisahkan gandum dari tangkainya = berbicara hidup yang sudah dipisahkan dari cara-cara hidup yang lama dan yang duniawi. Maka setiap orang yang sudah masuk ke dalam penggembalaan yang benar, yang di dalamnya ada firman pengajaran, ketajaman firman itulah yang sanggup memisahkan kita dari cara-cara hidup yang lama, kalau dari diri kita sendiri tentu kita tidak mampu. Karena itu masuklah ke dalam ibadah dan penggembalaan yang benar supaya hidupmu beroleh kesempatan untuk dibaharui.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi jelas dari kedua penebusan yang dialami oleh Rut, penebusan  yang tertinggi adalah penebusan yang membawa kita masuk ke dalam puncak kebahagiaan, yaitu menjadi mempelai perempuan Kristus, yang sudah ditebus/dibeli dari tiap-tiap suku, bahasa, kaum dan bangsa untuk dimasukkan ke dalam satu tempat yaitu ke dalam pesta kawin Anak Domba, di sanalah kita dapat mengalami puncak kebahagiaan. H A L E L U Y A ........!!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“PERKARA YANG DI ATAS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bible Study - Kamis 13 Mei 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Saudara-saudara, Tuhan Yesus mati di atas kayu salib = untuk dosa-dosa kita, Yesus bangkit dari antara orang mati = untuk memberikan kuasa dan kemenangan kepada kita.Tidak ada korban lain yang dapat menyelamatkan manusia dari dosa kecuali oleh korban Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 9 : 14&lt;/span&gt; Yesus Kristus telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, dan oleh korban Kristus ini Ia telah menyucikan hati nurani kita dan perbuatan-perbuatan yang sia-sia, yang tujuannya supaya kita bisa beribadah kepada Tuhan dengan tepat dan benar. Dan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 9 : 22&lt;/span&gt; dikatakan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan, kalau bukan karena korban Kristus tidak mungkin dosa-dosa kita bisa diampuni.&lt;br /&gt;Maka ketika Tuhan Yesus mati, begitu besar penderitaan yang dialami dan begitu mengerikan tetapi Yesus tidak mengelak, Ia sabar menanggung semua itu supaya terjadilah keselamatan itu bagi semua orang. Saudara-saudara, berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus ini sangat tidak disukai oleh bangsa Yahudi sehingga mereka mencoba menutup-nutupi dengancara mengatakan mayat Yesus telah dicuri oleh murid-murid-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berkat yang akan kita alami jika sudah mengalami proses kematian dan kebangkitan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;     *Supaya kita mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dalam kemuliaan yang kekal (2 Timotius 2 : 8 - 10).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka dalam dalam ayat 8 dikatakan berita tentang kematian dan kebangkitan Kristus menjadi isi pemberitaan Injil yang diberitakan rasul Paulus kepada semua orang supaya diselamatkan. Walau pun Paulus harus mengalami banyak penderitaan, bahkan walau pun ia dibelenggu seperti seorang penjahat, ia tidak mundur tetapi terus saja memberitakan Injil Kristus. Kuasa kematian dan kebangkitan Kristus ini kita alami bukan ketika kita sudah masuk ke dalam sorga, tetapi selagi kita masih di bumi ini kita sudah mengalaminya, dengan syarat: terima firman Tuhan dan hiduplah di dalam kebenaran walau pun harus menanggung banyak penderitaan seperti rasul Paulus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 3 : 1 - 4&lt;/span&gt; setiap orang yang sudah mengalami kuasa kematian dan kebangkitan Kristus, ada dua (2) tanda yang akan dimiliki, yaitu:&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 204, 255);"&gt;MENCARI&lt;/span&gt; perkara yang di atas&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;MEMIKIRKAN&lt;/span&gt; perkara yang di atas.&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ayat ini ditujukan bukan kepada orang-orang yang sudah mati tetapi kepada orang-orang yang masih hidup, yaitu yang sudah mengalami tanda keubahan hidup yang dikerjakan Tuhan di dalam hidup kita lewat kematian dan kebangkitan-Nya. Dan kalau kita sudah mengalami tanda keubahan hidup, kita akan menerima kuasa supaya bisa disebut sebagai anak-anak Allah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yohanes 1 : 12) &lt;/span&gt;dan hidup kita juga akan tersembunyi bersama dengan Kristus.&lt;br /&gt;LOT adalah contoh atau gambaran orang Kristen yang percaya kepada Tuhan tetapi tidak mencari dan tidak memikirkan perkara yang di atas. LOT tertipu dengan pandangan matanya sendiri yang melihat lembah Zoar sepertinya taman Tuhan, padahal di sana banyak kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh manusia. Berbeda dengan ABRAHAM, bukan ABRAHAM yang memilih bagiannya, tetapi Tuhan sendiri yang memilih tempat yang terbaik baginya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; karena sejak ABRAHAM meninggalkan Ur-Kasdim, ia dengan sungguh-sungguh mengikutTuhan dan kepercayaannya kepada Tuhan sungguh sudah sangat teruji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“YESUS TERANGKAT KE SORGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Kamis - 20 M e i   2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Ada tiga (3) pertumbuhan yang benar: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;bertumbuh dalam kebenaran, dalam kesucian dan dalam kesempurnaan&lt;/span&gt;, yang berpusat kepada Kristus sebagai Kepala dan sebagai Mempelai Pria Sorga. Itu sebabnya nama Yesus itu adalah nama yang paling besar, nama yang berkuasa atas segala sesuatu, nama yang bisa kita andalkan dalam segala hal. Bukti Yesus adalah Tuhan, bukan saja karena Ia telah mati di atas kayu salib, bukan saja karena Ia telah bangkit dari antara orang mati tetapi karena Ia juga telah naik ke sorga dan akan datang kembali dalam segala kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 14 : 1 - 3&lt;/span&gt; Yesus naik ke sorga tujuannya adalah untuk menyediakan tempat, supaya apabila Ia datang kembali Ia akan membawa kita ke tempat di mana Ia berada. Puncak rencana Tuhan bagi kita semua adalah: supaya di tempat di mana Tuhan Yesus berada di sana juga kita berada. Jika seandainya Yesus tidak naik ke sorga, berarti Yesus itu sama saja dengan manusia biasa, sama saja dengan nabi-nabi, dan yang lebih lagi semua pemberitaan tentang kebenaran itu sia-sia saja sebab tetap saja tidak ada keselamatan yang pasti. Jadi kenaikan Tuhan Yesus ke sorga adalah untuk membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan yang berkuasa, yang mampu memberi kan keselamatan kepada semua orang yang percaya dan menerima Dia sebagai Juruselamat.&lt;br /&gt;Dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Yohanes 3 : 13&lt;/span&gt; Tuhan Yesus mengatakan: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.”&lt;/span&gt; Jadi satu-satunya yang telah naik ke sorga adalah Tuhan Yesus Kristus. Maka supaya kita juga bisa naik ke sorga, tentu ada syaratnya yaitu kita harus meninggikan Tuhan Yesus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 3 : 14 - 15&lt;/span&gt;, Tuhan Yesus mengatakan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Dalam ayat ini Yesus disamakan dengan ular, padahal kita tahu selama ini ular itu sering disebut gambaran Iblis.&lt;br /&gt;Karena itu perlu kita tahu latar belakang/sejarah mengapa Yesus harus ditinggikan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bilangan 21 : 4 - 9&lt;/span&gt; penyebabnya adalah karena bangsa Israel tidak dapat lagi menahan hati di tengah jalan, mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa. Akibatnya: Tuhan Allah menyuruh ular-ular tedung memagut bangsa Israel sehingga banyak yang mati.&lt;br /&gt;Sekarang pengalaman bangsa Israel ini adalah gambaran kepada orang-orang Kristen yang:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;*suka bersungut-sungut, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;**merasa tidak dipelihara padahal dipelihara, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;***diberi firman tetapi tidak menghargainya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengata-ngatai baik Allah mau pun hamba Tuhan akibatnya sangat fatal, menjadi makanan empuk bagi Iblis. Itu sebabnya setiap orang yang tidak menghargai firman penggembalaan, yang merasa tidak diberkati oleh firman Tuhan, yang tidak merasakan pemeliharaan dari Tuhan, akan mati dipagut ular, akan mati rohani. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bilangan 21 : 8&lt;/span&gt; jalan keluar supaya jangan mati, Tuhan memerintahkan supaya Musa membuat ular dari tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang, supaya setiap orang yang memandang kepada ular tembaga tersebut maka tetaplah ia hidup. Walau pun bisa ular itu sangat berbahaya, tetapi kalau sudah memandang kepada ular tembaga, maka ia akan tetap hidup. Demikian juga setiap orang yang sudah mati karena dosa dan pelanggaran, akan tetap hidup, asal mau memandang dan meninggikan Tuhan Yesus Kristus, Ia sudah mati, bangkit dan hidup kembali, bahkan Ia juga sudah naik ke sorga untuk menyediakan tempat yang indah bagi kita semua.&lt;br /&gt;Haleluya........!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“YESUS TERANGKAT KE SORGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; font-family: webdings; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Kamis - 27 M e i   2 0 1 0&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Sebagaimana telah kita lihat pada minggu yang lalu karena bangsa Israel tidak dapat lagi menahan hati, akhirnya mereka berkata-kata &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;(=bersungut-sungut)&lt;/span&gt; melawan Allah dan Musa. Akibatnya Tuhan memerintahkan ular-ular tedung memagut sehingga banyak dari antara mereka yang tewas sebab bisa/racun ular tedung itu sangat berbahaya. Kalau ular mamagut manusia, biasanya yang paling cepat diserang adalah &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"hati"&lt;/span&gt; dan kalau hati sudah diserang maka organ tubuh yang lain juga pasti mengalami akibat yang fatal sampai menimbulkan kematian.&lt;br /&gt;Sikap bangsa Israel yang menentang Allah dan Musa ini tidak boleh masuk dalam hidup kita, kita harus membuang jauh-jauh sikap yang suka bersungut-sungut, yang merasa tidak dipelihara, merasa tidak diberkati, bahkan muak akan akan firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bilangan 21 : 8 &lt;/span&gt;jalan keluar supaya jangan mati dipagut ular: Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang supaya setiap orang yang memandangnya akan tetap hidup. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 3 : 14 &lt;/span&gt;Tuhan Yesus mengatakan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun demikian juga Anak Manusi harus ditinggikan.&lt;br /&gt;Ini berbicara pekerjaan Yesus yang dikerjakan-Nya setelah Ia naik ke sorga. Kalau Yesus sudah ditinggikan, maka Yesus akan mencurahkan Roh Kudus-Nya ke dalam hati untuk menguatkan, untuk menghiburkan bahkan untuk menyatakan bahwa kuasa kematian dan kebangkitan Kristus itu sungguh-sungguh luar biasa. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Efesus 1 : 19 - 21&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan betapa hebat kuasa Tuhan Yesus bagi setiap orang yang mau percaya kepada-Nya, yaitu yang sudah mengenal Dia dalam kuasa kematian dan kebangkitan-Nya dan yang dilanjutkan kembali dengan kenaikan-Nya ke sorga. Maka sekali pun racun ular itu sangat berbahaya, sekali pun Iblis selalu menggoda untuk berbuat dosa, kalau mau meninggikan Tuhan Yesus, maka Ia akan memberikan Roh Kudus-Nya di dalam hati kita. Setiap orang yang mau meninggikan Tuhan Yesus akan hidup.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah Para Rasul 1 : 9 - 11&lt;/span&gt; yang bisa menyaksikan Yesus terangkat ke sorga tidak banyak, hanya kesebelas murid ditambah dengan beberapa orang perempuan. Tidak sebanding ketika Yesus ditangkap dan diadili, seluruh Yerusalem gempar dan mereka juga turut mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Salibkan Dia! Salibkan Dia!”&lt;/span&gt; Namun ketika Tuhan Yesus naik ke sorga tidak banyak orang yang bisa menyaksikannya. Ini juga satu nubuatan, bahwa pada kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali tidak banyak orang yang bisa menyaksikan kedatangan-Nya. Yang bisa menyaksikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali adalah gereja Tuhan yang sudah dipulihkan, yang punya bobot rohani, yaitu mereka yang setia beribadah, setia melakukan firman Tuhan dan setia melayani.&lt;br /&gt;Contoh: &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;ELISA&lt;/span&gt; berhasil mendapat dua bagian  dari roh &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ELIA,&lt;/span&gt; karena Elisa mau mengikut ke mana saja Elia pergi, mulai ke Gilgal, ke Betel, ke Yerikho dan ke sungai Yordan. Elia yang naik ke sorga adalah gambaran Kristus yang telah naik ke sorga, sedangkan Elisa adalah gambaran gereja Tuhan yang berhasil mengikuti gerak firman Tuhan, yang berhasil meninggikan Tuhan Yesus. Elisa bukan hanya mendengar, tetapi ia juga dengan setia mengikuti Elia. Ini adalah suatu gambaran, supaya kita berhasil dipenuhi dengan Roh Kudus, kita juga harus setia mengikuti Tuhan, setia melakukan firman-Nya dan tetap setia dalam ibadah dan pelayanan.&lt;br /&gt;Maka Tuhan akan mengurapi kita dengan memberikan Roh Kudus-Nya:&lt;br /&gt;         &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;*untuk memeteraikan kita sebagai tanda milik Kristus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;         &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;**Roh Kudus itu akan menjadi jaminan dari semua yang telah disediakan Tuhan untuk kita &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(2 Korintus 1 : 21 - 22) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-5032273322198185458?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/5032273322198185458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/05/bible-study-m-e-i-2-0-1-0.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5032273322198185458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/5032273322198185458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/05/bible-study-m-e-i-2-0-1-0.html' title='BIBLE STUDY -  M E I    2 0 1 0'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-8027639471681959338</id><published>2010-04-05T18:24:00.000-07:00</published><updated>2010-05-10T23:15:56.338-07:00</updated><title type='text'>BIBLE STUDY - APRIL 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style=";font-family:webdings;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“KEDEWASAAN YANG PENUH”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:webdings;" &gt;KAMIS - 25 MARET 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, Musa adalah seorang pemimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan, seorang yang sangat lembut hatinya. Namun demikian, Tuhan memfonis Musa boleh melihat tanah Kanaan tetapi tidak boleh masuk ke dalamnya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa? &lt;/span&gt;sebab Musa mempunyai kesalahan yang sangat fatal, yaitu karena ia tidak mengikuti gerak atau perkembangan firman Tuhan. Sebab ketika Tuhan Allah berfirman kepadanya supaya berbicara kepada batu, Musa tidak melaksanakan firman Tuhan tersebut dengan tepat, sebaliknya ia mengingat pengalaman yang pertama dengan memukul batu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang air bisa keluar dari gunung batu dan seluruh bangsa Israel termasuk kambing dombanya minum dengan puas, tetapi yang menjadi masalah adalah Musa tidak boleh masuk ke tanah Kanaan. Melihat boleh tetapi masuk tidak. Tuhan berfirman supaya berbicara kepada batu tetapi Musa memukul artinya : sama dengan tidak mengikuti gerak firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka dalam Ibrani 6 ada dua (2) hal yang sangat ditekankan firman Tuhan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*supaya kita meninggalkan asas-asas yang pertama dari ajaran tentang&lt;br /&gt;Kristus dan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;     **supaya kita beralih kepada perkembangannya yang penuh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang termasuk asas-asas pertama seperti ajaran tentang pembabtisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang mati dan hukuman kekal. Memang hal ini juga harus menjadi isi pemberitaan firman Tuhan tetapi tidak boleh hanya berputar-putar disitu saja, tetapi harus terus meningkat supaya pengenalan kita akan Kristus juga bisa meningkat. Hal ini juga ditegaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 4 : 11 - 16&lt;/span&gt; Tuhan Yesus Kristus telah memberikan lima jabatan, yaitu rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita Injil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar yang bertujuan untuk memperlengkapi orang-orang kudus supaya terbangun menjadi tubuh Kristus yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lima jabatan inilah yang akan memperlengkapi gereja Tuhan supaya kita semua mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Kalau gereja itu masih disebut anak-anak rohani, akibatnya: akan diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikannya yang menyesatkan. Atau dengan kata lain tidak akan bisa menjadi dewasa baik dalam iman, dalam pengharapan apalagi dalam kasih. Persoalan yang paling berat yang akan dihadapi gereja Tuhan diakhir zaman ini bukan hanya persoalan makan dan minum, tetapi menghadapi pengajaran palsu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jemaat yang tidak dewasa rohaninya: biasanya tidak dapat melihat pekerjaan Tuhan, selalu menuntut dan menganggap Tuhan tidak adil, dan mengukur kasih Tuhan dengan perkara jasmani. Tetapi jemaat yang sudah dewasa rohaninya, yaitu yang sudah memiliki pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, pasti dapat mengerti kedalaman kasih Tuhan dan tidak mengukur kasih Tuhan itu secara lahiriah. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 36 : 6 - 8&lt;/span&gt; jemaat yang dewasa itu dapat mengerti bahwa kasih Tuhan itu sampai ke langit dan setia Tuhan itu sampai ke awan bahkan dapat menghargai kasih setia Tuhan itu dengan cara berlindung kepada Tuhan dalam naungan sayap-Nya. Orang yang sudah dewasa rohaninya pasti dapat melihat keadilan Tuhan seperti gunung-gunung, hukum Tuhan itu bagaikan samudera raya yang hebat, bahkan dapat melihat Tuhan menyelamatkan manusia dan hewan, tetapi  maksudnya bukan diselamatkan masuk dalam sorga, Tuhan sudah pernah menyelamatkan hewan pada zaman Nuh. Dan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 63 : 4&lt;/span&gt; firman Tuhan juga menegaskan bahwa kasih Tuhan itu lebih baik dari pada hidup artinya kasih Tuhan itu kita nikmati bukan hanya ketika di dunia ini saja  tetapi sampai kita masuk ke dalam kerajaan sorga. Inilah berkat yang akan kita nikmati jika sudah memiliki perkembangan kasih yang sampai kepada kesempurnaan. Karena itu jangan puas kalau sudah diselamatkan, jangan puas jika sudah disebut sebagai anak-anak Tuhan, tetapi mari kita tingkatkan terus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh yang menjadikan kita menjadi sempurna sama seperti Kristus adalah sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gereja Tuhan yang sudah sempurna itulah yang akan diangkat oleh Tuhan, dijamin tidak akan masuk ke dalam aniaya antikristus. Tuhan Yesus akan memperlengkapi kita semua dengan lima jabatan yang dari Roh Kudus sampai kepada kedewasaan yang penuh di dalam Kristus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Haleluya .... !!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;“ P A S K A H ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Kamis - 01 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Puji Tuhan! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita sudah melihat perkembangan firman Tuhan yang telah dinyatakan kepada kita selama ini, firman yang telah dibukakan rahasia nya. Ini harus kita syukuri sebab lewat firman pengajaran inilah kita bisa dibentuk dan diperbaharui dari hari ke hari sampai menjadi sempurnadan layak menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Dalam perkembangan firman pengajaran ini ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;DARAH KRISTUS&lt;/span&gt; sebab keselamatan ini bisa kita peroleh hanya oleh darah Yesus saja. Bagi bangsa Israel, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; itu adalah sarana untuk melepaskan mereka dari perbudakan Mesir menuju tanah Kanaan yang limpah susu dan madu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan bagi kita, gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH &lt;/span&gt;itu adalah tanda kelepasan dari dosa supaya kita diselamatkan dan  dibawa menuju kota Yerusalem Baru, yaitu masuk ke dalam kerajaan sorga. Maka kalau kita lihat firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Markus 14 : 12 - 16&lt;/span&gt;, untuk merayakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; harus dengan persiapan yang matang, tidak boleh sembarangan dan tidak disemua tempat, harus ditempat yang ditentukan sendiri oleh Tuhan Yesus. Maka untuk mempersiapkan perjamuan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; PASKAH&lt;/span&gt;, Tuhan Yesus mengutus dua orang murid-Nya ke tempat yang ditentukan sendiri oleh Yesus, sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia (ayat 15). Tuhan Yesus tahu bahwa perjamuan kudus itu merupakan sarana untuk mempererat hubungan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH &lt;/span&gt;itu adalah momen yang tepat untuk mengikatkan diri-Nya dengan murid-murid-Nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu sebab nya untuk mempersiapkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; itu harus dengan matang dan tidak boleh sembarangan. Dalam Keluaran psl 11, sebelum bangsa Israel mengadakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt;, Tuhan Allah lebih dahulu berfirman kepada Musa sebagai pemimpin, tujuannya: supaya bangsa Israel bisa merayakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; dengan tepat dan benar. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayat 4 - 5&lt;/span&gt; = pada saat bangsa Israel merayakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt;, firman Tuhan sudah menubuatkan apa yang akan terjadi di Mesir: anak-anak sulung di tanah Mesir akan mati, mulai anak sulung Firaun, anak sulung budak dan juga semua anak sulung hewan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayat 6&lt;/span&gt; = seruan yang hebat akan terjadi di Mesir seperti yang belum pernah terjadi dan seperti yang tidak akan terjadi lagi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayat 9 - 10&lt;/span&gt; = Firaun tidak gentar, walaupun nubuatan itu begitu hebat, Firaun tetap mengeraskan hatinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa demikian?&lt;/span&gt; Supaya Tuhan bisa melakukan lebih banyak mujizat yang besar, Tuhan sengaja mengeraskan hati Firaun sebab Tuhan tahu apa yang akan diperbuat-Nya, tulah kesepuluh segera akan dilaksanakan. Jadi dalam Keluaran psl 11 ini ada dua (2) nubuatan penting:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;1). Nubuat kepada orang Mesir adalah: semua anak sulung akan mati. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;     2). Nubuat kepada bangsa Israel adalah mereka akan keluar dari Mesir dengan membawa emas dan perak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; bagi gereja Tuhan diakhir zaman: “Tuhan Yesus telah mati di kayu salib sebagai korban &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; untuk melepaskan kita dari kuasa maut dan dari perbudakan dosa.” Jadi untuk mengadakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; harus dengan cara yang tepat, harus dengan persiapan yang matang, tidak boleh main-main. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; itu dilakukan harus didasari dengan kasih, ada kerinduan.&lt;br /&gt;Tantang kedatangan Tuhan Yesus sebagai Anak Domba Allah, sebagai penggenapan PASKAH, kelahiran-Nya sudah dinubuatkan jauh sebelum IA lahir. Tentang kematian-Nya dan kebangkitan-Nya sampai kenaikan-Nya pun  sudah dinubuatkan dalam Alkitab, semua terjadi bukan karena kebetulan tetapi sudah diatur dengan sebaik-baiknya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 10 : 19 - 21&lt;/span&gt; oleh darah Yesus &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(yaitu lewat korban Kristus)&lt;/span&gt; sekarang kita sudah beroleh keberanian masuk ke dalam tempat kudus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab lewat kematian-Nya, IA telah membuka jalan yangbaru dan yang hidup bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;H A L E L U Y A .....!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“ P A S K A H ”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204); font-style: italic;font-family:trebuchet ms;" &gt;Kamis - 08 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, bagi bangsa Israel, PASKAH adalah tanda kelepasan dari perbudakan Mesir supaya mereka bisa keluar dari Mesir dan berjalan menuju tanah Kanaan. Sedangkan bagi gereja Tuhan diakhir zaman, PASKAH adalah tanda keselamatan, tanda kelepasan dari perbudakan dosa, supaya kita dibawa masuk ke dalam ibadah dan penggembalaan yang benar. Tidak ada kelepasan kalau tidak ada korban PASKAH, dan tidak akan ada keselamatan kalau Kristus tidak mati di atas kayu salib sebagai korban PASKAH. Untuk menciptakan langit dan bumi serta segala isinya, bagi Tuhan tidak terlalu sulit, sebab dengan berfirman saja semua itu sudah jadi. Tetapi untuk mengerjakan keselamatan dan untuk melepaskan manusia dari dosa, tidak cukup hanya dengan berfirman saja, melainkan Ia sendiri harus turun dan menjadi manusia. Puncaknya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Yesus harus mati di atas kayu salib sebagai korban penebus&lt;/span&gt; untuk melepaskan dan menebus manusia dari segala dosa dan pelanggarannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau seandainya ada cara lain, tidak perlu Yesus mati di kayu salib, tetapi karena ini satu-satunya cara untuk melepaskan manusia dari dosa, Yesus harus merelakan diri-Nya sebagai korban, Ia tidak mengelak walaupun Ia harus mati.&lt;br /&gt;Karena itu PASKAH itu bukan hanya sekedar perayaan-perayaan begitu saja, PASKAH itu adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Hari Raya”&lt;/span&gt; yang di dalamnya ada sukacita besar yang harus kita rayakan sebagai tanda kita sudah dibebaskan dari dosa dan maut. Dapat kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 12 : 13 - 14&lt;/span&gt; bagi umat Tuhan, PASKAH itu merupakan pesta yang menjadi peringatan supaya dirayakan turun temurun. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“DARAH”&lt;/span&gt; yang ditaruh diambang pintu menjadi tanda supaya tidak ada tulah kematian bagi umat Israel. Demikian juga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 24 : 5 - 8&lt;/span&gt; tanda darah itu menjadi &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"darah perjanjian"&lt;/span&gt; yang diadakan Tuhan dengan umat-Nya, syaratnya: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mau mendengar dan melakukan&lt;/span&gt; segala perintah Tuhan. Setiap orang yang mau mendengar danmelakukan firman Tuhan, akan merima percikan darah Kristus yang menjadi tanda keselamatan. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 7 - 8 &lt;/span&gt;untuk mengalami korban PASKAH dimana Kristus sebagai anak domba yang telah disembelih, kita diajak supaya berpesta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa? &lt;/span&gt;sebab di dalamnya adasukacita, ada kegirangan setelah dibebaskan dari dosa dan maut. Tetapi harus kita perhatikan dengan baik-baik, berpesta jangan dengan ragi yang lama, jangan dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi harus dengan&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; “roti yang tidak beragi”&lt;/span&gt; yaitu dengan kemurnian dan dengan kebenaran. Artinya: harus mengalami tanda keubahan hidup, yaitu yangtelah diubahkan dari cara-cara hidup yang lama yang selama ini jauh dari kebenaran, sekarang harus hidup dalam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contoh yang patut kita teladani adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PAULUS,&lt;/span&gt; dahulu seorang yang suka menganiaya jemaat, seorang yang ganas, telah mengalami keubahan sehingga ia menjadi rasul Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 3 : 5 - 11 &lt;/span&gt;setelah mengalami tanda keubahan, yang dikehendaki Paulus adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“mengenal Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;"&lt;/span&gt; Pengenalan ini dapat mengubah pandangan maupun pendiriannya, sehingga ia rela meninggalkan kebanggaanya dan menganggapnya sampah, sekarang pengenalan akan Kristus lebih utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“ MEMILIH YANG TERBAIK”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);font-family:webdings;" &gt;Bible Study - Kamis 15 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Saudara-saudara, pada zaman sekarang ini banyak gereja yang hanya berfokus kepada perkara-perkara yang lahiriah saja, pemberitaan firman Tuhan hanya dalam hal mujizat atau kesembuhan. Sebenarnya semua ini sangat berguna dan sangat kita butuhkan, tetapi ini bukan tujuan utama dalam mengikut Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Untuk apa diberkati secara jasmani, sehat selalu sehat, tidak pernah sakit, tetapi kalau hidupnya tidak berkenan kepada Tuhan, semua itu tidak berguna, sia-sia saja dan suatu saat akan datang penyesalan yang tidak ada artinya lagi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Sebagai jemaat Tuhan maupun  sebagai hamba Tuhan, kita semua harus memilih yang terbaik, yaitu menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukas 10 : 38 - 42&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada kita tentang dua orang perempuan bersaudara, yang menerima Yesus di rumahnya. Dalam pandangan nubuatan firman Tuhan kedua perempuan ini menunjuk kepada gereja Tuhan yang hidup diakhir zaman ini, yang satu berhasil dikenan oleh Tuhan tetapi yang satu lagi tidak berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;MARTA&lt;/span&gt; = memang menerima Yesus di rumahnya, tetapi setelah Yesus duduk, Marta justru sibuk melayani, ia tidak mengambil sikap yang benar untuk mendengarkan perkataan Yesus. Akibatnya: timbul sungut-sungut dan mulai mempersalahkan saudaranya sendiri, bahkan ia tidak sadar bahwa ia telah memerintah Tuhan Yesus supaya Maria membantunya.Sikap seperti ini tidak boleh kita tiru, harus dibuang jauh-jauh, kalau tidak maka akan timbul sungut-sungut dan kuatir dalam segala hal bahkan akan menyusahkan diri dengan banyak perkara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sikap yang benar adalah sikap yang dimiliki oleh &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;MARIA&lt;/span&gt;, setelah Yesus duduk di rumah, Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya. Sikap Maria ini menunjuk kepada sikap yang suka dengar-dengaran akan firman Tuhan, yang selalu bergantung harap kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sikap Marta sangat dicela oleh Tuhan Yesus, tetapi sikap Maria sangat dipuji. Tuhan Yesus berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya” (ayat 42). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Menurut firman Tuhan, memilih bagian yang terbaik sama dengan mengalami kematian dan kebangkitan Kristus atau mengenal Kristus dalam kuasa kematian dan kebangkitan-Nya. Baik sebagai hamba Tuhan maupun sebagai jemaat Tuhan, kita harus memiliki pengenal seperti yang dimiliki oleh rasul Paulus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 3 : 10 - 11&lt;/span&gt; yang paling dikehendaki oleh Paulus setelah mengenal Kristus adalah mengenal Dia dalam kematian dan kebangkitan-Nya, termasuk dalam penderitaan-Nya. Berkatnya: beroleh kebangkitan dari antara orang mati.&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Korintus 1 : 18&lt;/span&gt; pemberitaan tentang salib (=tentang kematian dan kebangkitan-Nya):&lt;br /&gt; - adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;kebodohan bagi orang-orang yang akan binasa&lt;/span&gt;, yaitu bagi orang-orang yang tidak mau menghargai korban Kristus, yang tidak mau mengalami kematian dan kebangkitan Kristus.&lt;br /&gt; - adalah &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;kekuatan Allah bagi orang-orang yang telah diselamatkan&lt;/span&gt;, yaitu orang-orang yang mau menghargai korban Kristus dan yang mau mengalami kematian dan kebangkitan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 1 : 23&lt;/span&gt; lebih tegas lagi firman Tuhan menyatakan berita tentang salib Kristus:&lt;br /&gt; - bagi orang-orang Yahudi adalah suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan.&lt;br /&gt; - tetapi khusus bagi orang-orang yang telah dipanggil, yaitu orang-orang yang mau menghargai korban Kristus, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bagian yang terbaik, yang telah menjadi pilihan Maria dan juga yang menjadi pilihan bagi kita semua. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukas 10 : 42&lt;/span&gt; kalau kita sudah berhasil memilih bagian yang terbaik, maka tidak akan ada yang bisa mengambilnya dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“ PERJAMUAN KAWIN ANAK DOMBA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255); font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Kamis - 22 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Saudara-saudara, dalam kitab Perjanjian Lama untuk menghubungkan umat Israel dengan Allah harus lewat korban penyembelihan, baik domba atau kambing, baik dengan lembu atau sapi. Bangsa Israel harus membawa korban dan menyerahkannya kepada imam-imam supaya diolah menjadi korban yang berbau harum bagi Allah.&lt;br /&gt;Demikian juga terjadi dengan gereja Tuhan yang berasal dari bangsa kafir, untuk menghubungkan kita dengan Allah juga harus dengan korban, yaitu dengan korban Kristus yang telah mati di atas kayu salib sebagai korban penebusan, yang sanggup menebus kita dari dosa dan dari maut. Tanpa korban Kristus, tidak ada seorangpun yang bisa menghadap Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sebab kita ini adalah bangsa kafir, bukan umat Allah, kita bisa diterima menjadi umat Allah hanya lewat korban Kristus yang telah memberikan nyawa-Nya sendiri sebagai ganti nyawa kita, sehingga dengan  demikian kita layak menghadap Tuhan. Karena itu setelah menerima dan mengalami korban Kristus, terlebih setelah kita diperdamaikan dengan Allah, kita juga harus  datang kepada Tuhan dengan membawa korban, beribadah harus ditandai dengan adanya korban, demikian juga melayani harus ditandai dengan korban, jika tanpa pengorbanan tidak mungkin hidup kita ini bisa berkenan kepada Tuhan. Jika Tuhan telah datang ke dunia ini dengan membawa korban, yaitu diri-Nya sendiri, maka kita juga harus membawa korban jika kita datang menghadap Tuhan.&lt;br /&gt;Apakah korban yang harus kita bawa kepada Tuhan?&lt;br /&gt;yang dimaksud dengan korban disini bukan hanya berbicara tentang uang, harta atau kekayaan, semua ini juga memang disebut korban. Tetapi masih ada lagi korban yang lebih tinggi dari uang atau harta tersebut, yaitu diri kita sendiri, hidup kita sendiri harus kita bawa dan kita serahkan sepenuhnya kepada Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 6 : 20&lt;/span&gt; menjelaskan karena Tuhan telah menebus kita dan harganya telah lunas dibayar, yaitu dengan darah-Nya sendiri, maka kita harus membawa tubuh kita dan mempersembahkannya kepada Tuhan sebagai persembahan yang hidup, caranya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;memuliakan Tuhan dengan tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud memuliakan Tuhan dengan tubuh adalah: membawa tubuh kita ini beribadah kepada Tuhan, datang ke rumah Tuhan, tidak cukup kalau hanya di rumah saja duduk-duduk sambil dengan firman atau membaca firman Tuhan. Jadi kita harus datang kepada Tuhan, masuk ke dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, barulah Tuhan disenangkan. Korban yang sudah dikerjakan oleh Yesus Kristus di kayu salib, membawa kita masuk ke dalam suasana pesta yang di dalamnya ada sukacita yang besar. Dapat kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8&lt;/span&gt; Anak Domba paskah telah disembelih, yaitu Kristus, dan oleh korban Kristus inilah kita dibawa masuk ke dalam suasana pesta untuk menikmati sukacita bersama dengan Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya bisa masuk ke dalam suasana pesta:&lt;br /&gt;  &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt; *kita harus membuang ragi yang lama, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;     **membuang ragi keburukan dan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;     ***membuang ragi kejahatan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan berkata: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Marilah kita berpesta”&lt;/span&gt; pesta yang dimaksud adalah: PESTA KAWIN ANAK DOMBA. Hal ini bisa kita lihat dengan jelas dalam &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Wahyu 19 : 9 &lt;/span&gt;“Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba”&lt;/span&gt; sampai ditegaskan lagi: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”&lt;/span&gt; Jadi puncak rencana Tuhan dalam hidup kita adalah untuk membawa kita masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba, puncak dari segala kebahagiaan yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“ PERJAMUAN KAWIN ANAK DOMBA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: webdings; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis - 29 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Sebagaimana telah kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 5 : 7 - 8  &lt;/span&gt;firman Tuhan telah menjelaskan kepada kita bahwa &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"anak domba Paskah"&lt;/span&gt; telah disembelih, yaitu Yesus Kristus. Maka lewat korban Paskah ini, kita gereja Tuhan dari bangsa kafir telah beroleh kesempatan masuk ke dalam kerajaan sorga. Bahkan sebelum masuk ke dalam kerajaan sorga, kita juga diberi kesempatan masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba, pesta kawin yang paling besar, yang paling mulia, yang paling hebat dari segala pesta kawin yang ada di dunia ini.&lt;br /&gt;Wahyu 19 : 9 berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Sampai ditekankan lagi supaya jangan sampai ada orang yang meragukannya: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”&lt;/span&gt; Jadi Pesta kawin Anak Domba itu adalah benar-benar akan terjadi, tidak perlu diragukan lagi dan jangan sampai ada orang Kristen yang tidak percaya bahwa Yesus akan datang sebagai Suami untuk menjemput mempelai-Nya, itulah gereja Tuhan yang sudah dikuduskan dan yang sudah disempurnakan sampai menjadi sama seperti Yesus Kristus dalam kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;Dalam Matius 25 : 1 - 13 Tuhan Yesus membuat contoh ada &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“lima gadis bijaksana”&lt;/span&gt; tetapi ada pula &lt;span style="color: rgb(51, 102, 102); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“lima gadis yang bodoh.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Disebut lima gadis bijaksana karena mau mendengar dan melakukan firman Tuhan dengan taat dan setia dan karena lima gadis bijaksana ini telah siap sedia, mereka masuk ke ruang perjamuan lalu pintu ditutup. Lima gadis bijaksana ini gambaran gereja Tuhan yang berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, inilah yang akan masuk ke dalam pesta kawin&lt;br /&gt;Anak Domba. &lt;br /&gt;Sementara lima gadis bodoh, dikatakan bodoh walau mendengar tetapi tidak melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Akibatnya tertinggal sebab pintu  telah ditutup. Walapun mereka mencoba mengetok-ngetok pintu, tetapi kepada mereka dikatakan: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku tidak mengenal kamu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kalau kita lihat kembali Matius 7 : 21 - 23&lt;br /&gt;* Banyak orang berhasil berseru-seru kepada nama Tuhan, tetapi tidak berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;**Banyak orang berasil melayani Tuhan, mengusir setan, mengadakan banyak mujizat dan bernubuat, tetapi tidak berhasil dikenal oleh Tuhan, justru disebut &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“pembuat kejahatan.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Apa kejahatan mereka?&lt;/span&gt; dalam ayat ini tidak disebutkan apa kejahatan yang  perbuat sehingga mereka tidak dikenal. Tetapi kalau kita lihat dalam 1 Korintus 8 : 3 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tetapi orang yang  mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.”&lt;/span&gt; Jadi kejahatan yang mereka lakukan yang mengakibat kan sehingga mereka tidak dikenal oleh Tuhan adalah: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;karena mereka tidak mengasihi  Tuhan,&lt;/span&gt; tidak melakukan firman Tuhan dengan kasih, melayani bukan karena didorong oleh karena kasih akan Allah. Kalau tidak mengasihi Tuhan, sekalipun berseru-seru kepada Tuhan bahkan sekalipun melayani Tuhan, dan sekalipun mampu mengadakan mujizat yang besar, semua itu tidak berarti di mata Tuhan. Segala sesuatu yang dilakukan tanpa kasih, dimata Tuhan tidak berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu perlu kita perhatikan dengan baik-baik beberapa hal yang sering sekali membuat  sehingga tidak mengasihi Tuhan:&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;pikiran yang sudah menjadi tumpul&lt;/span&gt; (2 Korintus 3 : 14 - 15)&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;karena hati belum berbalik kepada Tuhan&lt;/span&gt; (2 Korintus 3 : 16)&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;karena sesat&lt;/span&gt; (Matius 22 : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu supaya kita bisa masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba, pikiran kita harus dibaharui, hati kita harus berbalik kepada Tuhan atau dengan  kata lain mengalami tanda keubahan, kemudian harus mengerti firman &amp;amp; kuasa Tuhan supaya jangan sesat. Setiap orang yang tidak sungguh-sungguh kepada Tuhan, walau pun mereka beribadah bahkan sekali pun mereka melayani, belum tentu mereka dikenal oleh Tuhan. Supaya kita berhasil dikenal oleh Tuhan dan supaya kita berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, lakukanlah firman Tuhan dengan kasih, dan melayanilah dengan didasari kasih akan ALlah. Maka kita pasti akan mengalami tanda keubahan dari hari ke hari sampai kita diubahkan menjadi sama seperti Kristus dalam kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus Kristus telah mati dan bangkit, bahkan Ia juga telah naik ke sorga untuk menyediakan tempat yang begitu indah dan mulia, maka marilah kita hidup di dalam kasih akan Tuhan dengan cara beribadah dan melayani Tuhan. Dengan demikian, maka kematian dan kebangkitan Kristus itu tidak sia-sia bagi kita, kita dapat mengalaminya dengan baik bahkan kita juga akan dipermuliakan bersama dengan Kristus.&lt;br /&gt;Karena itu, bagi kita pesta kawin Anak Domba ini harus menjadi fokus dan perhatian kita. Ingat Yesus Kristus akan datang sebagai Mempelai Pria sorga yang akan menikah dengan gereja yang sudah disucikan dan disempurnakan, supaya kita layak masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba ini, kita harus mengalami tanda keubahan sampai menjadi sama seperti kelima gadis bijaksana yang berhasil masuk ke dalam perjamuan, setelah itu pintu akan ditutup dan tidak ada lagi kesempatan untuk mencari kebenaran.&lt;br /&gt;Pergunakan waktu dan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dengan cara hidup di dalam ibadah dan pelayanan yang didasari dengan kasih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-8027639471681959338?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/8027639471681959338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/04/bible-study-april-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/8027639471681959338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/8027639471681959338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/04/bible-study-april-2010.html' title='BIBLE STUDY - APRIL 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-3479097719719770069</id><published>2010-02-09T16:44:00.000-08:00</published><updated>2010-03-02T16:59:22.632-08:00</updated><title type='text'>Februari 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“BERJAGA - JAGA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;Bible Study - 04 Februari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara-saudara, setelah kita mempelajari pelajaran tentang pohon ara, langkah selanjutnya pelajaran yang harus kita perhatikan adalah pelajaran tentang &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“BERJAGA-JAGA.” &lt;/span&gt;Tuhan Yesus sengaja mendahulukan pelajaran tentang pohon ara setelah itu barulah tentang berjaga-jaga. Ini ada maksud dan tujuannya, sebab Tuhan Yesus tahu yang bisa berjaga-jaga itu tidak semua orang. Kalau sudah percaya atau kalau sudah beribadah lantas sudah siap berjaga-jaga menantikan kedatangan Tuhan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang yang sudah percaya atau bahkan yang sudah melayani sekali pun belum tentu tahu berjaga-jaga yang benar. Dalam ibadah raya, pada hari Minggu yang lalu, kita sudah melihat contoh berjaga-jaga yang benar, yaitu Nuh dan keluarganya. Dikatakan berjaga-jaga yang benar sebab Nuh dan keluarganya berhasil selamat dari air bah, tidak ada seorang pun dari antara keluarganya, baik istrinya, anaknya atau menantunya yang tidak selamat, semua selamat termasuk binatang-binatang yang masuk ke dalam bahtera. Selama seratus dua puluh tahun, Nuh dan keluarganya tetap setia membangun bahtera sampai selesai dan tidak ada yang meleset dari perkataan Tuhan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka sebagai jemaat Tuhan, ada tiga (3) poin penting yang harus kita perhatikan kalau kita rindu berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 102, 204);"&gt;  1). PAKAIAN PENGANTIN. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pakaian pengantin diberikan Tuhan tidak kepada semua orang, hanya kepada gereja yang sudah siap sedia yaitu yang hidupnya sudah mengalami tanda keubahan dari orang berdosa menjadi orang yang dibenarkan, dari orang yang dibenarkan menjadi orang yang dikuduskan, dan dari orang yang dikuduskan menjadi orang yang disempurnakan. Inilah model gereja yang layak disebut sebagai mempelai perempuan Kristus. Pakaian itu berfungsi untuk menutupi tubuh, supaya jangan nampak telanjang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 19 : 7 - 8&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan kepada gereja yang berhasil menjadi istri Anak Domba (pengantin) dikaruniakan supaya memakai &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“kain lenan halus”&lt;/span&gt; yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih. Pakaian itu mengandung arti yang sangat besar, yaitu: perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus, inilah gereja Tuhan yang sudah mengalami tanda keubahan tadi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perbuatan baik di sini bukanlah perbuatan baik menurut ukuran manusia tetapi baik menurut ukuran Tuhan sendiri. Sebab kalau manusia yang mengukur perbuatannya, maka sudah tentu ia akan merasa layak, merasa sudah berbuat apa yang dikehendaki Tuhan padahal masih jauh dari ukuran Tuhan. Orang Kristen yang merasa sudah baik belum tentu cocok menurut ukuran firman Tuhan, sebab keinginan daging ini selalu ingin akan hal-hal yang merusak iman, selalu ingin melakukan perkara-perkara yang duniawi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kolose 3 : 5 &lt;/span&gt;ada beberapa hal yang harus dimatikan dari dalam diri kita, yaitu segala sesuatu yang duniawi seperti percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan keserakahan yang sama dengan penyembahan berhala. Jadi kalau orang Kristen merasa sudah berbuat yang baik padahal masih juga melakukan seperti yang dikatakan di atas, ia belum memiliki pakaian. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 16 : 15&lt;/span&gt; firman Tuhan begitu menekankan betapa pentingnya kita memperhatikan pakaian supaya jangan nampak ketelanjangan kita. Pada dasarnya manusia itu sudah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah sehingga nampaklah ketelanjangan mereka. Tetapi Tuhan memberi pakaian dari kulit binatang untuk mengganti pakaian dari daun pohon ara. Ini berbicara pekerjaan Kristus dalam korban-Nya untuk menutupi segala dosa dan ketelanjangan kita, Tuhan rindu memperbaiki kita kembali supaya layak mengenakan pakaian lenan halus yaitu menjadi mempelai perempuan Kristus, yang dikuduskan dan disempurnakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 204);"&gt;2). SUARA. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gereja yang sudah diubahkan itu harus ditandai dengan adanya suara sorak sorai sebagai bukti sudah dibebas kan dari ikatan dosa.&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Wahyu 19 : 1 - 5&lt;/span&gt; ada suara yang mengatakan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Haleluya”&lt;/span&gt; inilah suara yang ke luar dari mulut mempelai perempuan Kristus yang masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba. Gereja Tuhan yang sudah menjadi mempelai itu harus ditandai dengan adanya suara sorak sorai, selalu ada sukacita karena kemenangan yang telah diberikan Kristus kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(204, 102, 204);"&gt;3). MAHKOTA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mempelai itu juga dilengkapi dengan mahkota sebagai tanda milik Kristus, Raja di atas segala raja. Mahkota ini juga merupakan perhiasan pengantin, sebagai kelengkapan seorang perempuan yang menjadi istri seorang laki-laki. Di dunia ini saja, kalau ada seorang perempuan yang menikah dengan suaminya, ia pasti diperlengkapi dengan hiasan-hiasan termasuk hiasan kepala. Mahkota itu diletakkan di atas kepala sebagai tanda bahwa seorang perempuan telah menikah dan menjadi istri seorang laki-laki. Demikian juga dengan gereja Tuhan yang menjedi mempelai perempuan Kristus akan diberikan suatu mahkota yang indah.&lt;br /&gt;Haleluya .....!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;“BERJAGA - JAGA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;Bible Study - Kamis 11 Februari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;           Matius 24 : 36 &lt;/span&gt;ketika Tuhan Yesus berada di dunia ini sebagai manusia, sebagai Anak, Ia tidak tahu saat kedatangan-Nya yang kedua kalinya. Kepada murid-murid-Nya, Tuhan Yesus sengaja merahasiakan saat kedatangan-Nya yang kedua kalinya. Tetapi sekarang, setelah Ia duduk di atas tahta kerajaan-Nya, tentu Ia sudah tahu kapan saat yang tepat untuk datang kembali ke dunia untuk menjemput gereja-Nya yang sudah disucikan/dikuduskan dan yang sudah disempurnakan menjadi sidang mempelai perempuan-Nya.&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Tesalonika 5 : 1 - 11 &lt;/span&gt;menjelaskan kepada kita bagaimana sikap kita dalam berjaga-jaga yang benar. Dalam ayat ini dijelaskan, gereja Tuhan yang sudah mengalami tanda keubahan itu disebut “anak-anak terang dan anak-anak siang.” mengapa disebut anak-anak terang dan anak-anak siang? tentu ada sebabnya, yaitu karena tidak lagi hidup dalam kegelapan. Perbedaan anak-anak siang dengan orang-orang kegelapan: kalau orang-orang kegelapan itu tidur pada waktu malam dan mabuk pada waktu malam, tetapi anak-anak siang itu tetap berjaga-jaga dan sadar, baik pada malam hari mau pun pada siang hari. Jadi dari ayat-ayat tersebut di atas dapat kita lihat dengan jelas bahwa yang bisa berjaga-jaga dengan baik itu adalah anak-anak terang dan anak-anak siang, yang di dalam hidupnya tidak ada lagi dosa-dosa yang tersimpan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 12 : 26 - 28&lt;/span&gt; satu kali lagi Tuhan akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga. Kalau perkara bumi dan perkara langit ini sudah digoncang oleh Tuhan, tidak ada perlindungan lain yang bisa melindungi kita dari malapetaka tersebut selain kita berlindung kepada Tuhan. Dalam ayat 28 dikatakan supaya kita terlindung, syaratnya: kita harus beribadah dan melayani dengan cara yang benar dan berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Sama seperti Nuh yang selamat dari air bah karena ia berjaga-jaga dengan tetap dalam suasana kerajaan sorga, demikian juga jika kita sudah beribadah dengan cara yang berkenan kepada Tuhan, maka kita juga pasti akan selamat dari segala malapetaka yang akan datang.&lt;br /&gt;Yang berhak masuk ke dalam kerajaan yang tidak tergoncangkan itu adalah:&lt;br /&gt;     &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; *mereka yang selalu mengucap syukur &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;         **yang beribadah dan melayani menurut cara yang berkenan&lt;br /&gt;        kepada Tuhan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; dengan “hormat dan takut.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 23 : 1 - 6&lt;/span&gt; inilah sikap hidup jemaat yang sudah berada dalam ibadah dan penggembalaan yang benar: menganggap Tuhan sebagai Gembala (=sebagai pemelihara).&lt;br /&gt;Dalam penggembalaan yang benar :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;1. kita akan dibaringkan di padang yang berumput hijau&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;     (=ada firman pengajaran), &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt; 2. dibimbing ke air yang tenang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (=ada persekutuan dengan Roh Kudus) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;jiwa kita disegarkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=ada persekutuan dengan Bapa dalam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;        doa dan penyembahan). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kalau sudah tergembala dengan benar: sekali pun sedang berjalan dalamlembah kekelaman, tetapi tidak dengan bahaya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt; sebab ada Tuhan yang selalu menyertai kita.&lt;br /&gt;Bahkan lebih jauh lagi, kebajikan dan kemurahan akan tetap mengikuti seumur hidup kita sehingga kita dapat diam di rumah Tuhan sepanjang masa dan menikmati berkat penggembalaan.&lt;br /&gt;Kita bisa bisa melihat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;AYUB &lt;/span&gt;sebagai contoh yang tetap berada dalam perlindungan Tuhan.  Ayub, seorang yang saleh, jujur, takut akan Tuhan dan yang selalu menjauhi kejahatan selalu berada dalam kekuasaan Tuhan. Sebagai bukti Ayub dalam kekuasaan Tuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Tuhan membuat pagar sekelilingnya, rumahnya dan segala yang dimilikinya” (Ayub 1 : 10). &lt;/span&gt;Maka sekali pun Ayub mengalami begitu banyak pencobaan dan penderitaan, Ayub bisa memuji Tuhan dan tidak menuduh Tuhan berbuat yang kurang patut kepadanya. Karena Ayub tetap tekun mengikuti Tuhan, maka Tuhan pun memulihkan keadaannya kembali, bahkan lebih dari yang semula. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayub 42 : 10&lt;/span&gt; Tuhan memulihkan keadaan Ayub, dan Tuhan memberikan kepadanya dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu (dalam hal berkat jasmani), kemudian dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ayat 13 - 15&lt;/span&gt; Tuhan juga memberikan keturunan kepada Ayub sebagai ganti anak-anaknya yang telah mati, bahkan khusus anak-anak yang perempuan: di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub tersebut. Luar biasa, ini bisa terjadi karena Tuhan sudah memulihkan keadaan Ayub.&lt;br /&gt;          Saudara-saudara, jika kita sudah diberi kesempatan untuk bekerja/melayani di ladang Tuhan, ada satu pribadi yang patut kita teladani, yaitu pribadi Tuhan Yesus. Sikap sebagai pelayan atau hamba Tuhan: bekerja untuk melayani, tidak menuntut untuk dilayani. Sama seperti Yesus yang datang ke dunia ini bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani, untuk itulah Tuhan Yesus rela memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan untuk memperdamaikan kita dengan Bapa. Supaya sesuai dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8 : 17&lt;/span&gt; jika kita mau memperlengkapi diri mau menderita bersama-sama dengan Kristus, maka kita juga akan dipermulia kan bersama-sama dengan Dia. Jika kita mau meneladani sikap Kristus, maka kita pasti berhasil berjaga-jaga sambil menanti-nantikan kedatangan-Nya yang kedua kali. Tidak ada seorang pun yang bisa berjaga-jaga kalau ia tidak mau meneladani Tuhan Yesus, Yesuslah teladan yang paling sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“BERJAGA-JAGA”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bible Study - 18 Februari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Saudara-saudara, berjaga-jaga yang benar adalah berjaga-jaga sambil bekerja melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. Pada hari-hari yang lalu kita sudah melihat contoh berjaga-jaga yang benar, yaitu NUH. Ketika Tuhan berencana membinasakan segala makhluk yang benafas dengan air bah, Nuh mendapat kasih karunia di mata Tuhan sehingga Tuhan berfirman supaya Nuh membuat bahtera. Bahtera ini adalah sarana yang dipersiapkan Tuhan untuk menyelamatkan Nuh dan keluarganya dari air bah. Jadi sebelum air bah itu datang, Nuh sudah berjaga-jaga sambil membangun bahtera.&lt;br /&gt;Bagi kita sekarang, bahtera ini mengandung arti yang sangat besar menunjuk kepada: Ibadah dan penggembalaan yang benar dalam suasana kerajaan sorga, kemudian bahtera ini juga menunjuk Tabernakel yang terdiri dari tiga tingkatan: Halaman, Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci. Jadi kalau kita kaitkan dengan Tabernakel, berjaga-jaga yang benar adalah berjaga sampai ketingkat yang ketiga, yaitu menjadi sempurna supaya sama seperti Kristus yang adalah sempurna adanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 13 : 7 &lt;/span&gt;pada saat antikristus berkuasa di atas bumi ini selama 3 ½ tahun, orang-orang yang tidak sampai kepada kesempurnaan itu akan tinggal sehingga antikristus akan mengalahkan mereka. Tetapi gereja Tuhan yang sudah berjaga-jaga sampai ketingkat yang ketiga akan selamat dan akan disingkirkan ke padang gurun,  tempat yang telah disediakan Tuhan supaya jauh dari jangkauan ular naga. Pengalaman Nuh hampir sama dengan pengalaman perempuan yang melahirkan Anak laki-laki, kalau Nuh selamat karena disingkirkan dari air bah, perempuan itu selamat juga karena disingkirkan oleh Tuhan dari jangkauan ular naga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“Perempuan yang melahirkan Anak laki-laki”&lt;/span&gt; itu adalah menunjuk gereja Tuhan yang sudah sempurna, yang tetap berjaga-jaga sambil bekerja.&lt;br /&gt;Sedangkan&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt; “Anak laki-laki” &lt;/span&gt;itu adalah wujudnya tubuh Kristus yang telah terbentuk di dalam diri gereja Tuhan yang telah sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi supaya kita berhasil menantikan kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, kita harus berjaga-jaga sambil bekerja, baik sebagai jemaat mau pun sebagai hamba-hamba Tuhan, kita semua harus berjaga-jaga sambil melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 40 &amp;amp; Matius 21 : 28 - 33&lt;/span&gt; melayani itu adalah kepercayaan/anugrah Tuhan, harus dihargai dengan cara bekerja. Dua orang anak sama-sama mendapat kesempatan/kemurahan bekerja di kebun anggur.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 21 : 28 - 29&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“anak yang pertama”&lt;/span&gt; berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Baik bapa.”&lt;/span&gt; tetapi ia tidak pergi ke kebun anggur untuk bekerja. Anak yang pertama ini nampaknya baik, nampaknya rohani padahal dalam prakteknya ia tidak melakukan apa yang menjadi kehendak bapanya. Orang Kristen seperti model anak yang pertama ini sangat banyak, di mulut memang mengaku anak Tuhan, mengaku orang Kristen, tetapi tidak mau beribadah kepada Tuhan. Kalau tidak mau beribadah dan melakukan firman Tuhan bagaimana pun hebatnya atau kayanya, di mata Tuhan itu semua sia-sia saja, sebab semua akan habis binasa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 21 : 30&lt;/span&gt; tetapi &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;"anak yang kedua"&lt;/span&gt; ini sangat berbeda dengan anak yang pertama, kalau anak yang pertama di mulut nampaknya baik, tetapi anak yang kedua ini di mulut ia membantang perintah ayahnya, ia berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Aku tidak mau”&lt;/span&gt; Tetapi kemudian ia menyesal juga lalu pergi ke kebun anggur untuk melakukan seperti yang telah diperintahkan bapanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua anak tersebut sebenarnya sama-sama jahat, sama-sama punya kesalahan. Tetapi anak yang kedua ini mempunyai kelebihan, dalam hidupnya ada tanda keubahan yang disertai dengan pertobatan yang sungguh-sungguh. Dalam ayat 32 Tuhan Yesus menjelaskan model anak yang kedua ini menunjuk kepada pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal yang terkenal sebagai orang berdosa. Ini juga menunjuk latar belakang kita sebagai umat Tuhan  dari latar belakang orang berdosa, yang penuh dengan dosa dan pelanggaran-pelanggaran, yang  telah ditebus oleh Tuhan dengan darah-Nya dari cara hidup yang sia-sia, dilepaskan dari kutuk supaya menjadi milik Tuhan. Itu sebabnya sebagai jemaat Tuhan, kita harus menghargai kemurahan Tuhan ini dengan cara mau melakukan segala perintah Tuhan, bagaikan orang yang bekerja di kebun anggur dengan penuh tanggung jawab sampai berhasil menghasilkan buah-buah yang dapat menyenangkan hati Tuhan. Kita berada di dalam ibadah mau pun dalam pelayanan bukan karena kebaikan kita tetapi hanya karena kasih karunia yang dianugrahkan Tuhan, maka selayaknya kita berjaga-jaga sambil bekerja sampai Tuhan datang kembali menjemput gereja-Nya yang telah disempurnakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“B E R J A G A-J A G A”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis - 25 Februari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;Berjaga-jaga dalam tanda kesetiaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Bekerja di ladang Tuhan itu merupakan kasih karunia Tuhan. Demikian juga melayani dalam gerak firman pengajaran dalam pembangunan tubuh Kristus merupakan kasih karunia Tuhan, tidak sembarang orang yang dipercayakan di dalamnya. Karena itu kalau kita sudah diberi kesempatan melayani di ladang Tuhan, segala bentuk kesombongan atau kekerasan hati dan sungut-sungut harus dibuang dari dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 40 - 42 &lt;/span&gt;Tuhan Yesus sudah menjelaskan model orang-orang yang diberi kesempatan melayani di ladang Tuhan, ada yang diangkat dan ada pula yang ditinggalkan. Yang dibawa/yang diangkat adalah mereka yang mau bekerja di ladang Tuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=melayani)&lt;/span&gt; dengan sungguh-sungguh, tidak sombong &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(tidak merasa dibutuhkan),&lt;/span&gt; tidak dengan sungut-sungut dan tidak dengan iri hari, tetapi melayani dengan setulus hati. Kalau mau melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh, kita akan menjadi orang yang paling dekat dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 12 : 24&lt;/span&gt; proses menjadi seorang pelayan: harus mau seperti &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 204);"&gt;“biji gandum”&lt;/span&gt; yang jatuh ke dalam tanah dan mati supaya bisa bertumbuh, sebab kalau tidak jatuh ke dalam tanah maka biji gandum itu akan tetap satu. Tetapi jika biji gandum itu sudah jatuh ke dalam tanah dan mati, akan mengeluarkan tunas lalu bertumbuh terus sampai menghasilkan buah yang banyak. Dan kalau kita mau menjadi pelayan Tuhan yang bekerja dengan sungguh-sungguh, maka kitalah orang yang paling dekat dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 12 : 26 &lt;/span&gt;Tuhan Yesus mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.”&lt;/span&gt; Kalau melayani dengan sungguh-sungguh, Bapa sendiri hormat kepada kita. Ini membuktikan yang melayani itulah yang paling dekat dengan Tuhan, di mana Tuhan berada di situ juga kita berada. Yang dimaksud &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“Di mana Aku berada”&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;= di rumah Bapa,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;yaitu di dalah sorga. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 14 : 1 - 4&lt;/span&gt; Tuhan Yesus sudah menjelaskan maksud dan tujuan-Nya pergi ke sorga, yaitu untuk menyediakan tempat bagi kita, dan kalau Tuhan datang kembali Ia akan membawa kita ke tempat yang sudah disediakan tersebut. Tetapi yang bisa di bawa masuk ke dalam tidak semua orang, hanyalah mereka yang mau melayani dengan sungguh-sungguh. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 25 : 14 - 30&lt;/span&gt; kita bisa melihat contoh pelayan-pelayan atau hamba-hamba Tuhan yang diberi kesempatan melayani di ladang Tuhan. Tuhan Yesus mengumpamakan hal kerajaan sorga itu sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Ada yang diberi lima talenta, ada yang diberi dua talenta dan ada yang dieberi satu talenta, masing-masing menurut kesanggupannya. Dari antara mereka ada yang berhasil menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, mereka berhasil menjalankan uang itu lalu beroleh laba. Hamba-hamba yang telah berhasil menjalan kan uang itu diakui sebagai hamba yang baik dan setia, sehingga diberi tanggung jawab dalam perkara yang besar. Berkatnya: masuk ke dalam kebahagiaan bersama-sama dengan tuannya. Disamping itu ada juga hamba yang tidak berhasil menjalankan uang itu dengan baik sehingga tidak memperoleh laba. Hamba yang tidak berhasil menjalankan uang itu disebut sebagai hamba yang jahat dan malas. Seharusnya hamba itu harus menjalankan uang itu supaya menghasilkan laba, tetapi sebaliknya ia menyembunyikan talenta itu di dalam tanah. Akibatnya hamba yang jahat dan malas itu dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap.&lt;br /&gt;Karena itu bagi kita yang sudah diberi kesempatan melayani di ladang Tuhan, pekerjaan kita sama, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;beribadah dan melayani&lt;/span&gt; dengan penuh kasih dan tanggung jawab. Melayani dalam tanda yang benar harus melayani dalam tahbisan yang benar, harus melayani dengan penuh kasih. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Praktek melayani dalam kasih: masalah timbul jangan karena kesalahan kita sendiri. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 6 : 6 - 9&lt;/span&gt; Karena dengan adanya saja perkara di antara kita, yang seorang terhadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kita. Maka sebagai hamba Tuhan/pelayan Tuhan harus mau menderita dan harus mau dirugikan supaya tidak merugikan orang lain. Firman Tuhan mengatakan bahwa orang-orang yang tidak adil  tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Jadi jelas kalau diberi kesempatan melayani di ladang Tuhan, kita harus mempunyai sikap yang baik melayani harus dengan penuh tanggung jawab dan dengan penuh kasih, Tuhan pasti berkenan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-3479097719719770069?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/3479097719719770069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/02/februari-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/3479097719719770069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/3479097719719770069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/02/februari-2010.html' title='Februari 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-1502258102614585588</id><published>2010-01-13T15:50:00.000-08:00</published><updated>2010-02-02T19:28:03.188-08:00</updated><title type='text'>Bible Study - Januari 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“TANDA PEMBAHARUAN HIDUP”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: right;font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Bible Study/Ibadah Tutup Tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;31 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               Saudara-saudara, pada akhir zaman, yaitu menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, ada satu pelajaran penting yang harus kita ketahui, yaitu pelajaran tentang &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“pohon ara”&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukas 11 : 12 - 14&lt;/span&gt; Pohon Ara ini adalah pohon yang pernah dikutuk oleh Yesus, ini menunjuk kepada keadaan manusia yang pernah terkutuk yang diakibatkan oleh dosa-dosa dan pelanggaran-pelanggaran. Tetapi disamping itu, pohon ara ini juga berbicara keadaan hidup manusia yang sudah mengalami tanda keubahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai contoh kita bisa melihat kehidupan Ayub yang dipulihkan kembali lebih dari yang sebelumnya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; (Ayub 42 : 1 - 6)&lt;/span&gt;. Penyebabnya: karena Ayub punya sikap yang benar: mau memperhatikan firman Tuhan. Keyakinan Ayub, ia yakin bahwa Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dan ia juga yakin bahwa tidak ada rencana Tuhan yang gagal. Untuk mendapat pemulihan dari Tuhan, perubahan pertama yang dimiliki oleh Ayub adalah berubah dalan hal pandangan percaya yang benar akan firman Tuhan, bukan hanya percaya di mulut tetapi benar-benar percaya dalam hati dan tindakannya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ayub 19 : 25 - 27&lt;/span&gt; kepercayaan Ayub: ia yakin bahwa Penebusnya benar-benar hidup. Maka walau pun kulit tubuhnya sudah sangat rusak, ia tetap yakin bahwa tanpa daging pun ia dapat melihat Tuhan. Ayub melihat dan menyaksikan sendiri bahwa Tuhan memihak kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sauadara-saudara, supaya jangan hidup dalam kekuatiran, Yesus berkata supaya kita emandang burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai namun diberi makan. Supaya kita bisa sama seperti Ayub, hidup tanpa kekuatiran &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 6 : 33&lt;/span&gt; kita harus mengutamakan kebenaran lebih dari pada yang lain. Sebab jika kita sudah mengutamakan kebenaran lebih dari pada yang lain, maka kita pasti akan dapat melihat dan memperhatikan firman nubuatan, yaitu firman yang memperlihatkan kepada kita apa yang akan terjadi di kemudian hari. Khusus dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 14&lt;/span&gt; nubuat yang terakhir, yang ketujuh, yang disampaikan Tuhan Yesus: Injil kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua orang. Injil Kerajaan adalah berbicara tentang Tabernakel Allah yang akan dinyatakan kepada umat-Nya. Sebab dalam Ibrani 8 : 5 firman Tuhan telah mengatakan Tabernakel itu adalah gambaran dan contoh kerajaan sorga yang diperlihatkan Allah kepada Musa di atas gunung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di samping itu, Injil kerajaan ini juga berbicara berita tentang kesempurnaan gereja Tuhan yang dibentuk dan dipersiapkan supaya menjadi mempelai perempuan Kristus, gereja Tuhan itu harus dikuduskan dan bahkan harus disempurnakan. Puncaknya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 21 : 2&lt;/span&gt; Tuhan memperlihatkan kota yang kudus, yaitu Yerusalem yang baru, yang turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. Supaya ini bisa terwujud, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 14 : 21; 15 : 38&lt;/span&gt; perlu kita perhatikan sebanyak dua kali Tuhan Yesus mengadakan mujizat memberi makan lima ribu orang dan empat ribu orang. Kalau kita lihat yang dihitung disini hanya laki-laki saja, tidak termasuk perempuan mau pun anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Timbul pertanyaan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;mengapa perempuan dan anak-anak tidak termasuk dalam hitungan? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah Tuhan itu tidak sayang kepada perempuan dan anak-anak, apakah perempuan dan anak-anak itu tidak boleh masuk ke dalam kerajaan sorga?  Bukan karena Tuhan tidak sayang dan bukan karena mereka tidak boleh masuk dalam kerajaan sorga, tetapi ini berbicara sikap dalam menanggapi firman Tuhan. Sebagai jemaat Tuhan, kita semua baik laki-laki, perempuan bahkan anak-anak, harus punya sikap yang sama dalam menanggapi firman Tuhan, yaitu bersikap sebagai laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Mengapa harus memiliki sikap seperti laki-laki? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 16 : 13 - 14&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita sikap sebagai laki-laki ada tiga (3) hal yang sangat penting kita perhatikan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:courier new;" &gt;    &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;*berjaga-jaga, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:courier new;" &gt;     **berdiri teguh dalam iman (tidak gugur imannya)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:courier new;" &gt;     ***dapat melayani Tuhan dengan kasih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya firman Tuhan begitu tegas mengatakan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“Bersikaplah sebagai laki-laki!”&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ini perintah Tuhan yang sangat perlu kita perhatikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka setiap orang yang sudah masuk ke dalam kegerakan rohani, yaitu yang sudah mengalami tanda keubahan dalam hidup, kita semua mampu bersikap sebagai laki-laki,  tetap berjaga-jaga dalam setiap waktu, tetap kuat dalam iman walau sedang dalam penderitaan dan  selalu giat dalam melayani Tuhan. Atau dengan kata lain: kepengikutan kita kepada Tuhan tidak dapat terpengaruh oleh segala keadaan.  Dan jika kita sudah bersikap sebagai laki-laki, barulah kita bisa memperhatikan nubuat yang terakhir tersebut, yaitu mempersiapkan diri supaya layak masuk dalam kerajaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walaupun dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24 : 12&lt;/span&gt; Yesus telah mengatakan bahwa menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kalinya, kedurhakaan akan semakin bertambah dan kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin, namun gereja Tuhan yang sudah mengalami tanda keubahan itu tidak perlu takut lagi. Sikap kita sebagai laki-laki itu pasti dapat mengatasi semuanya sehingga kita pasti dapat bertahan, akan tetap tinggal di dalam Tuhan dan tidak tergoyahkan. Jadi keberhasilan kita sangat ditentukan oleh sikap kita sendiri. HALELUYA ...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;font-family:lucida grande;font-size:180%;"  &gt;“PELAJARAN TENTANG POHON ARA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:trebuchet ms;" &gt;Bible Study - 14 Januari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;               Matius 24 : 14&lt;/span&gt; nubuat terbesar dan yang terakhir digenapi : Injil Kerajaan akan diberitakan ke seluruh dunia menjadi kesaksian. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;INJIL KERAJAAN&lt;/span&gt; = berbicara &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Tabernakel&lt;/span&gt;, juga berbicara &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kegerakan hujan akhir &lt;/span&gt;di mana akan terjadi kegerakan rohani yang sangat besar, Tuhan akan mencurahkan kuasa-Nya untuk memulihkan keadaan umat-Nya. Itu sebabnya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amos 3 : 7&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan bahwa Tuhan tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Maka sikap kita sebagai jemaat Tuhan mau pun sebagai hamba-hamba Tuhan, tidak cukup kalau hanya disebut sebagai orang percaya saja, tetapi harus mengalami peningkatan demi peningkatan sampai hidup kita ini benar-benar sesuai dengan kehendak-Nya.&lt;br /&gt;Kalau dalam kegerakan hujan awal, Injil keselamatan diberitakan ke seluruh dunia, supaya banyak orang percaya kepada Yesus dan diselamatkan. Tetapi dalam kegerakan hujan akhir, yang diberitakan adalah Injil Kerajaan sorga, diberitakan kepada seluruh dunia supaya semua orang yang sudah percaya itu mengalami peningkatan rohani, dibaharui dari sehari ke sehari sampai memiliki sifat Kristus. Maka kegerakan hujan akhir ini bisa kita lihat penampilannya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 6 : 2&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“penunggang kuda putih”&lt;/span&gt; akan maju sebagai pemenang. Jadi kuda putih ini adalah berbicara kegerakan hujan akhir, Kristus tampil dalam segala kekuatan dan kuasa-Nya untuk merebut kemenangan.&lt;br /&gt;Dilanjutkan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 19 : 11 - 16&lt;/span&gt; penunggang kuda putih itu disebut sebagai: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;“Yang Setia dan Yang Benar”&lt;/span&gt;, dan nama-Nya ialah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“Firman Allah.”&lt;/span&gt; Setiap orang yang mau mengikuti penunggang kuda putih ini juga pasti akan mengalami kemenangan demi kemenangan, juga akan disebut sebagai pemenang. Hanya kuncinya: kita juga harus setia mengikut Tuhan, harus setia melakukan segala perintah Tuhan dan selalu taat dan dengar-dengaran akan firman Tuhan. Maka pelajaran tentang pohon ara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 24 : 32 - 36)&lt;/span&gt; seperti yang sudah kita lihat dan pelajari pada minggu-minggu ini harus menjadi pelajaran penting, harus kita perhatikan dengan sungguh-sungguh.&lt;br /&gt;Sebab kita sudah mengetahui bahwa pelajaran tentang pohon ara ini adalah pelajaran tentang tanda keubahan hidup, hidup yang dahulu berada dalam kutuk, sekarang sudah beroleh kesempatan untuk masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Ranting-ranting yang melembut&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;hati yang mau menerima kuasa Tuhan dalam firman-Nya&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Amsal 10 : 5&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mengumpulkan pada musim dingin&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya,&lt;/span&gt; kemudian dijelaskan lagi dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;Amsal 30 : 25&lt;/span&gt; sikap yang baik itu seperti "semut" yang menyediakan makanannya pada musim panas, artinya : tahu mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Jika pohon ara sudah melembut dan mulai bertunas, maka musim panas sudah dekat, Yesus mengatakan jika sudah melihat semuanya ini, berarti waktu kedatangan Tuhan yang kedua kalinya sudah dekat, sudah di ambang pintu. Mari kita perhatikan firman Tuhan ini dengan sebaik-baiknya supaya kita juga bisa seperti semut dapat mengumpulkan makanan tepat pada waktunya. Sebab jika tidak berhasil mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya, atau jika tidak masuk ke dalam suasana musim panas, akan terjebak ke dalam musim dingin, rohani menjadi dingin, tidak ada gairah untuk beribadah mau pun untuk melayani Tuhan. Suasana musim dingin ini sangat mempengaruhi rohani seseorang, suasana dingin rohani ini membuat orang Kristen tidak memperhatikan firman Tuhan, ia hanya melihat keadaannya sendiri. Dan penyebab dingin rohani itu sendiri adalah karena kedurhakaan, kedurhakaan inilah yang membuat banyak anak-anak Tuhan menjadi dingin rohani. Setiap orang yang sudah terjebak ke dalam suasana dingin rohani, pertama yang hilang dari dirinya adalah kasih, ia tidak lagi mengasihi Tuhan mau pun firman Tuhan. Maka tidak heran kalau dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 16 : 22&lt;/span&gt; firman Tuhan begitu tegas mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Siapa &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;yang tidak mengasihi Tuhan&lt;/span&gt;, terkutuklah ia. Maranata.”&lt;/span&gt; Jadi jelas, setiap orang yang tidak hidup dalam kasih, sesungguhnya ia sedang berada dalam masalah besar, yaitu sedang berada dalam kutuk. Kalau keadaannya tetap seperti ini, kalau Tuhan datang sudah jelas ia akan tertinggal dan akan masuk ke dalam aniaya antikris.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus mengetahui bahwa Tuhan itu sangat menginginkan dan merindukan supaya kita mengalami tanda keubahan hidup, jangan pertahankan hidup dalam kutuk tetapi berjanjilah dengan sungguh-sungguh melakukan segala perintah Tuhan. Dari hidup yang terkutuk, harus mau diubah supaya menjadi manusia rohani yang sudah dibaharui dari hari ke hari, kemudian setelah kita diubahkan menjadi manusia rohani harus ditingkatkan lagi, harus mau diubah dan dibaharui oleh firman Tuhan sampai berhasil memiliki sifat-sifat Kristus. Jadi pada dasarnya, setiap orang yang sudah mengalami tanda keubahan hidup itu ditandai dengan sifat-sifatnya atau karakternya sudah sama seperti Kristus, semua sesuai dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-weight: bold; font-family: lucida grande; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“PELAJARAN TENTANG POHON ARA”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right; font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Bible Study - 21 Januari 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;          Saudara-saudara, firman Tuhan mengatakan bahwa kedatangan Tuhan sudah sangat dekat, sudah diambang pintu, dan prosesnya begitu cepat sehingga tidak ada seorang pun yang dapat mengetahuinya. Karena itu sebagai persiapan supaya kita berhasil menyambut kedatangan-Nya, ada satu pelajaran penting yang harus kita perhatikan dengan baik-baik, yaitu &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“pelajaran tentang pohon ara”&lt;/span&gt;. Dan selama ini kita sudah beberapa kali melihat dan mempelajari tentang pohon ara, yaitu pelajaran yang berpokuskan tentang tanda keubahan hidup. Tanda keubahan hidup itu dimulai &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;dari orang berdosa&lt;/span&gt; diubah menjadi orang benar, yang &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;dikuduskan&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;disempurnakan&lt;/span&gt; supaya layak menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Karena itu, supaya kita berhasil menyambut kedatangan Tuhan, ada sikap yang harus kita miliki, yaitu: cara mendengar yang baik.&lt;br /&gt;Jika mendengar dengan baik, membuat kita dapat memperhatikan segala sesuatu dengan baik, cepat tanggap akan segala sesuatu dan tidak akan terpengaruh dengan perkara-perkara dosa., fokusnya hanya mengikut Tuhan dan mempersiapkan diri. Dan jika mendengar dengan baik, membuat kerohanian kita bertumbuh dengan baik sebab dapat mengerti akan firman maupun akan segala kehendak Tuhan. Supaya kita berhasil memiliki tanda keubahan hidup, pertama-tama sikap yang kita miliki: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;memperhatikan firman Tuhan dengan baik = memperhatikan kemurahan Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Artinya: Jika kita sudah memperhatikan firman Tuhan, dari pihak Tuhan: IA akan menunjukkan kemurahan-Nya, untuk membela dan memelihara kita dalam setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ada tiga (3) kemurahan Tuhan yang perlu kita miliki, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;         &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;1) Soal kebutuhan hidup : akan makan dan minum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Markus 8 : 1 - 10&lt;/span&gt; ketika Tuhan Yesus melihat orang banyak yang mengikuti-Nya, hati-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tergerak oleh belas kasihan&lt;/span&gt; karena mereka tidak mempunyai makanan. Tuhan Yesus menunjukkan kemurahan-Nya, walau pun banyak jumlah orang yang mengikuti-Nya, Tuhan Yesus sanggup memberi mereka makan sampai kenyang bahkan sampai ada sisa tujuh bakul penuh. Demikian juga, jika kita mau mendengar dan memperhatikan firman Tuhan, maka Tuhan juga akan menunjukkan kemurahan-Nya untuk mencukupkan segala kebutuhan kita dalam segala hal.&lt;br /&gt;          &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;2).Soal kesehatan: tubuh yang dipelihara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Markus 1 : 40-42&lt;/span&gt; ketika seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut memohon bantuan-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(=memohon kemurahan)&lt;/span&gt;, maka tergeraklah hati Tuhan Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya dan menjamah orang itu dan berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Aku mau, jadilah engkau tahir.”&lt;/span&gt; Seketika itu juga lenyaplan penyakit orang kusta itu, dan ia menjadi tahir.  Arti perkataan Yesus: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Aku mau, jadilah engkau tahir"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;= Tuhan mau memberikan kemurahan-Nya memberi kesembuhan kepada orang yang sakit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga berlaku bagi setiap orang sakit, kalau mau datang kepada Tuhan Yesus memohon dengan sungguh-sungguh dengan memperhatikan firman Tuhan, maka Tuhan akan memberi kesembuhan sebagai bukti Yesus peduli akan kesehatan kita, Yesus peduli dengan tubuh jasmani kita. Kuncinya: datang kepada Yesus dengan sungguh-sungguh dengan merendahkan diri dihadapan-Nya sambil memohon kemurahan-Nya. Maka separah apapun penyakitmu, seberat apapun derita yang engkau tanggung, Tuhan akan menunjukkan kemurahan-Nya untuk memberikan kesembuhan.&lt;br /&gt;         &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt; 3). Soal penghiburan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus juga mau memberikan penghiburan kepada setiap orang yang membutuhkan penghiburan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lukas 7 : 13 - 14,&lt;/span&gt; ketika Tuhan Yesus membangkitkan orang muda di kota Nain, hati-Nya tergerak oleh belas kasihan setelah melihat kesedihan hati janda yang telah ditinggal mati oleh anaknya. Maka Tuhan Yesus berkata kepadanya: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Jangan menangis”.&lt;/span&gt; Ini membuktikan Tuhan Yesus sangat peduli dengan orang-orang yang sedang dalam masalah termasuk kepada orang yang sedang mengalami kematian anak sekali pun. Kalau kita mau memperhatikan firman dan memperhatikan kemurahan Tuhan, maka Tuhan bersedia memberikan penghiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, memperhatikan kemurahan Tuhan sama dengan mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Orang yang mau ditolong oleh Tuhan, yang mau disembuhkan, yang mau dihiburkan, harus mau memperhatikan firman Tuhan dengan baik-baik supaya Tuhan menunjukkan kemurahan-Nya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 11 : 22&lt;/span&gt;  firman Tuhan mengatakan ada dua hal yang perlu kita perhatikan, yaitu kemurahan dan kekerasan Tuhan. Kepada orang yang mau memperhatikan kemurahan, Tuhan tidak akan memotong/membuang mereka, tetapi kepada orang yang tidak mau memperhatikan kemurahan, Tuhan akan menunjukkan kekerasan-Nya khususnya kepada orang-orang yang telah jatuh. Sebagai jemaat Tuhan, kita jangan hanya memperhatikan kemurahan Tuhan saja, tetapi perhatikan juga kekerasan-Nya supaya ada rasa takut akan Tuhan sehingga kita tidak bermain-main lagi dengan yang namanya dosa atau pelanggaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-1502258102614585588?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/1502258102614585588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/01/bible-study-januari-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1502258102614585588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1502258102614585588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2010/01/bible-study-januari-2010.html' title='Bible Study - Januari 2010'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-6832792930771530948</id><published>2009-12-10T00:01:00.000-08:00</published><updated>2010-01-04T23:41:41.799-08:00</updated><title type='text'>Bible Study - Desember 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis - 03 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 21 : 7&lt;/span&gt; yang menang akan memperoleh hidup yang kekal di dalam sorga, layak menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Tetapi kalau tidak menang, akan masuk ke dalam kematian yang kedua, yaitu di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang. Maka kalau kita lihat firman Tuhan dalam Wahyu pasal 6 pembukaan ketujuh meterai berbicara tentang pembukaan rahasia-rahasia tentang akhir zaman maupun tentang rahasia kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang kedua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;METERAI&lt;/span&gt; = penutup suatu rahasia. Yang sanggup membuka meterai hanyalah Anak Domba, yaitu pribadi Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria sorga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 5 : 3 - 5&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan tidak ada seorangpun yang dapat membuka ketujuh meterai, termasuk rasul Yohanes sendiri, walaupun ia rasul yang paling dikasihi Yesus, tidak dapat melihat bagian dalamnya. Pribadi Yesus itu digambarkan  sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“singa dari suku Yehuda”&lt;/span&gt;, yaitu tunas Daud yang telah menang, disebut menang karena Yesus telah mati dan bangkit kembali, IA telah mengalahkan maut untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 5 : 9&lt;/span&gt; Yesus layak menerima gulungan kitab dan membuka ketujuh meterainya karena:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               *Yesus telah disembelih&lt;br /&gt;(=mengalami proses kematian, IA mati bukan karena dosa-Nya sendiri tetapi sebagai korban pendamaian yang memperdamaikan kita dengan Allah).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;               **Yesus telah bangkit&lt;br /&gt;(=setelah mati, Yesus bangkit kembali pada hari yang ketiga mengalahkan maut supaya kita beroleh kehidupan bersama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka supaya kita bisa menang, kita harus mengikuti yang telah menang yaitu Yesus Kristus, Dialah yang harus kita teladani dan kita ikuti supaya kita berhasil lebih dari orang-orang yang telah menang. Sebab jika tidak mau mengikuti yang telah menang, maka tidak mungkin bisa menang mengalahkan dosa, tidak mungkin bisa menjadi pemenang. Sebab pemimpin yang kita ikuti itu menjadi penentu menang atau tidak, menjadi lebih dari pemenang ditentukan dengan pemimpin yang kita ikuti. Sekarang ini sudah saat-saat akhir menjelang kedatangan Tuhan Yesus Kristus, akhir dari akhir zaman. Maka pada langkah-langkah terakhir ini kita harus berjuang lebih sungguh-sungguh melakukan apa yang menjadi kehendak Allah, yaitu hidup di dalam ibadah dan pelayanan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 2 : 1 - 7 &lt;/span&gt;suatu teguran yang begitu keras kepada jemaat di Efesus karena mereka tidak lagi melakukan apa yang semula telah mereka lakukan dan karena mereka telah meninggalkan kasih yang mula-mula. Padahal dalam ayat 2 - 3 jemaat di Efesus ini adalah jemaat yang berjerih payah dalam mengikuti Tuhan, dan yang selalu bertekun. Tetapi karena mereka telah meninggalkan kasih yang mula-mula, firman Tuhan begitu keras menegor dan mencela mereka: &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;betapa dalamnya engkau telah jatuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka Tuhan Allah menasehatkan supaya mereka bertobat dan melakukan lagi apa yang semula telah mereka lakukan, yaitu beribadah dan melayani Tuhan. Jika menang, maka jemaat di Efesus akan masuk ke taman Firdaus Allah dan akan diberi makan dari buah pohon kehidupan. Tetapi jika tidak menang, maka Tuhan ALlah akan mengambil kaki dian dari tempatnya, artinya: tidak diberi kesempatan  lagi baik untuk beribadah maupun melayani Tuhan.&lt;br /&gt;Penjahat &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;yang di sebelah kanan&lt;/span&gt; salib Tuhan Yesus, pada detik-detik terakhir dari kematiannya sempat mengakui Yesus sebagai Raja. Kalau yang di sebelah kiri mengejek, tetapi yang di sebelah kanan ini justru mempergunakan waktu dan kesempatan dengan sebaik-baiknya, ia berkata kepada Yesus: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.”&lt;/span&gt; (Lukas 23 : 39 - 43).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang yang sedang berada pada detik-detik kematian sanggup mengaku Yesus sebagai Raja , ini bukan pekerjaan yang mudah tetapi merupakan pengenalan yang sangat luar biasa,. Sebab biasanya orang yang sedang berada dalam penderitaan suka sekali bersungut-sungut, tetapi orang yang di sebelah kanan Tuhan Yesus ini sanggup mengaku Yesus sebagai Raja. Jika mengaku Yesus sebagai Raja sama dengan mengaku Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga yang akan menikah dengan mempelai perempuan-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Wahyu 19 : 6 - 8).&lt;/span&gt; Sebab dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hosea 2 : 18 - 19&lt;/span&gt; puncak rencana Tuhan bagi kita adalah : Allah mau menjadikan umat-Nya sebagai istri-Nya dalam keadilan dan kebenaran dalam kasih setia dan kasih sayang. Tujuannya: supaya kita dapat mengenal Kristus dengan tepat dan benar, bukan hanya sebagai Tuhan dan Juruselamat saja tetapi lebih dari pada itu sebagai Mempelai Pria Sorga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 62 : 4 - 5&lt;/span&gt; kalau kita sudah jadi mempelai perempuan Kristus, akan disebut:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;   &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;  1). yang tidak ditinggalkan suami, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;     2). yang tidak sunyi, dan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;     3). yang berkenan kepada Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka dalam ayat 6 khusus kepada mempelai perempuan, Tuhan menempatkan pengintai-pengintai untuk melindungi mempelai-Nya itu sepanjang hari dan sepanjang malam. Gereja Tuhan yang jadi mempelai perempuan itu puncaknya akan menjadi &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;mahkota keagungan&lt;/span&gt; di tangan Tuhan dan &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;serban kerajaan&lt;/span&gt;. Inilah penampilan gereja Tuhan yang jadi pemenang, yang telah diberi kemenangan oleh Kristus sebagai pemimpin yang sanggup memberikan kemenangan. Haleluya...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Bible Study - Kamis 10 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, dalam setiap kemenangan ada berkat besar yang tersimpan di dalamnya, asal kita tetap tekun dan tetap setia melakukan segala perintah Allah. Sama seperti firman Tuhan kepada ketujuh jemaat dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu pasal 2 &amp;amp; 3&lt;/span&gt;, firman Tuhan selalu mengatakan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 153);"&gt;“Barangsiapa menang” &lt;/span&gt;ini merupakan janji Tuhan kepada setiap orang yang mau menekuni firman Tuhan, di mulai dari jemaat di Efesus sampai kepada jemaat di Laodikia, baik jemaat yang bobrok rohaninya sampai kepada jemaat yang bertumbuh rohaninya. Gereja Tuhan yang menang, kepada merekalah Tuhan akan menepati segala janji-Nya, Tuhan akan menunjukkan dan memberikan apa yang menjadi upah yang layak mereka terima. Inilah janji Allah kepada Yosua dan bangsa Israel dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 1 : 7 - 8&lt;/span&gt;, jika tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, jika selalu merenungkan Taurat Tuhan siang dan malam, atau dengan kata lain jika tetap setia melakukan apa yang berkenan kepada Tuhan, maka dua hal ini akan kita alami, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="color: rgb(102, 51, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;perjalanan kita pasti akan berhasil&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 0); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;akan tetap beruntung ke manapun kita pergi (=melangkah). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Mengapa? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab Tuhan ada dipihak kita yang selalu siap sedia memberikan kemenangan yang besar.&lt;br /&gt;Karena itu, sebagai jemaat Tuhan, mari kita perhatikan peringatan-peringatan Tuhan kepada ketujuh jemaat yang ada dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu pasal 2 &amp;amp; 3&lt;/span&gt; tersebut supaya kita dapat mengambil keputusan yang tepat dan benar, tidak terombang-ambing oleh cara-cara atau sifat-sifat sesama jemaat Tuhan. Salah satu yang perlu kita perhatikan, kepada jemaat di Tiatira firman Tuhan begitu tegas menegor dan mengoreksi keadaan mereka: supaya jangan sesat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mengapa demikian? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sebab di sana ada seorang yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IZEBEL &lt;/span&gt;yang membawa kesesatan supaya berbuat zinah dan supaya makan persembahan-persembahan berhala yang menjijikkan hati Tuhan. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 2 : 20&lt;/span&gt; kita bisa melihat sasaran penyesatan itu pertama-tama ditujukan kepada pemimpin-pemimpin rohani, sebab jika pemimpin-pemimpin rohani sudah sesat, maka dengan mudah pula jemaat-jemaat yang dipimpinnya disesatkan. Izebel ini adalah istri raja Ahab, seorang perempuan Sidon yang membawa dewa-dewanya dan nabi-nabinya ke Israel, inilah yang membuat sehingga raja Ahab sendiri maupun orang Israel terseret kepada penyembahan yang salah, yaitu menyembah kepada dewa Baal. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus tetap waspada sebab penyesatan ini memiliki perkembangan yang sangat cepat, di mulai dari satu pribadi, berlanjut kepada satu keluarga, berlanjut kepada satu bangsa dan terus akan berlanjut kepada semua bangsa-bangsa di dunia ini. Kalau penyesatan itu dapat berkembang, maka untuk mengimbangi penyesatan itu kita harus punya sikap yang tepat dan benar, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 51);"&gt;harus tetap mengikuti perkembangan firman Tuhan dalam bentuk firman pengajaran mempelai yang Alkitabiah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebab jika kita sudah setia mengikuti perkembangan firman pengajaran ini, maka kita akan dapat mengenal Tuhan dengan tepat dan benar, bahkan kita akan semakin dibentuk dan dipersiapkan dalam segala hal untuk menyongsong kedatangan Tuhan yang kedua kalinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yesaya 2 : 2 - 3, &lt;/span&gt;supaya jangan sesat firman Tuhan menghimbau supaya kita datang ke bukit Sion. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Mengapa harus ke bukit Sion?&lt;/span&gt; sebab di bukit Sion ada firman pengajaran. Khusus pada hari-hari terakhir, yaitu menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya akan ada suara (yaitu firman Tuhan) yang akan menghimbau: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Mari kita naik ke gunung Sion, ke rumah Allah Yakub”&lt;/span&gt; tujuannya adalah:&lt;br /&gt;&lt;ol style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;li&gt;supaya Tuhan mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;supaya kita dapat berjalan menempuhnya (= jalan dalam terang firman Tuhan). &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Mengerti jalan Tuhan menjadi kunci utama supaya kita bisa menang.&lt;br /&gt;Sebab kalau seseorang itu sudah salah arah (=sudah sesat) apalagi sudah sempat menekuni kesesatan ini, maka sangat sulit untuk kembali kepada kebenaran, sulit melepaskan diri dari tangan iblis. Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 2 : 21 &lt;/span&gt;sebenarnya kepada jemaat di Tiatira ini sudah diberi kesempatan/waktu supaya bertobat dari zinahnya, tetapi sayang mereka tidak mau bertobat. Akibatnya: Tuhan melemparkan mereka ke atas ranjang orang sakit dan ke dalam kesukaran yang besar, yaitu masuk ke dalam aniaya antikristus.&lt;br /&gt;Tetapi kepada jemaat-jemaat yang lain, yaitu jemaat yang tidak terseret kepada kesesatan yang tidak menyelidiki apa yang disebut seluk beluk iblis, Tuhan berjanji tidak akan menanggungkan beban lain. Kepada jemaat di Tiatira yang menang Tuhan akan mengaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa untuk memerintah dengan tongkat besi, dan Tuhan juga akan mengaruniakan bintang timur.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, kita harus mengetahui bahwa pada zaman akhir ini bahaya yang paling besar yang sedang mengancam  pertumbuhan rohani, baik sebagai hamba-hamba Tuhan terlebih lagi sebagai jemaat-jemaat, adalah bahaya penyesatan. Sehingga dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 24&lt;/span&gt; ketika Tuhan Yesus memberitahukan kepada murid-murid-Nya tentang tanda-tanda akhir zaman dan tanda-tanda kesudahan dunia, salah satu yang paling ditekankan adalah tentang bahaya penyesatan. Maka khusus tentang bahaya penyesatan ini, Tuhan Yesus menekankan: supaya kita tetap &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“WASPADA”,&lt;/span&gt; ini berarti kita harus tetap waspada supaya jangan sampai disesatkan oleh pengajaran-pengajaran yang palsu. Sebab sebelum Tuhan Yesus datang kali yang kedua, banyak orang akan datang dengan memakai nama Tuhan dengan maksud untuk menyesatkan banyak orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 24 : 4 - 5).&lt;/span&gt; Kalau tidak hidup di dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, maka bahaya penyesatan ini akan masuk dan merusak iman anak-anak Tuhan. Terhadap penyesatan tidak ada seorang pun yang bisa kebal, baik itu hamba-hamba Tuhan apalagi yang namanya jemaat, tidak ada seorang pun yang bisa kebal terhadap penyesatan. Karena itu kunci supaya jangan sesat: terima firman pengajaran mempelai Alkitabiah, yaitu firman yang telah dibukakan rahasianya. Firman Tuhan yang telah dibukakan rahasinya akan membukakan mata rohani kita dan akan memberikan pengertian yang benar sehingga kita dapat mengeikuti Tuhan dengan benar dan tidak akan kalah terhadap penyesatan ini.  HALELUYA ... !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Bible Study - Kamis, 17 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ruangan Maha Suci berbicara tentang kesempurnaan Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga, tempat di mana Ia akan menyatu dengan  gereja-Nya yang telah disempurnakan menjadi sidang mempelai perempuan-Nya. Ruangan Maha Suci ini tidak bisa terlepas dari percikan darah yang dibawa mulai dari Mezmah Korban Bakaran sampai ke depan Tabut Perjanjian, di mana Peti dan tutup pendamaian diperciki dengan darah. Darah inilah juga yang bisa menyucikan gereja Tuhan supaya layak menyatu dengan Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga.  Dapat kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 7 : 14&lt;/span&gt; pakaian kita bisa menjadi putih karena sudah dicuci dengan darah Anak Domba. Pakaian ini berbicara perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus setelah menerima percikan darah Kristus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Wahyu 19 : 8)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Pakaian putih ini harus kita miliki, sebab pakaian putih ini menjadi penentu supaya kita layak berdiri dihadapan tahta Allah dan melayani Dia di Bait Suci-Nya (ayat 15). Karena itu, supaya kita berhasil memiliki pakaian yang putih ini, ada sikap yang harus kita miliki, yaitu: j&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;angan kompromi dengan yang namanya dosa.&lt;/span&gt; Karena itu kalau kita lihat dalam kitab &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 3 : 1 - 6&lt;/span&gt; firman Tuhan memperlihatkan kepada kita, bahwa di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya, yang tidak kompromi dengan dosa, karena itu, mereka layak berjalan dengan Tuhan dalam pakaian putih. Padahal kalau kita lihat keadaan jemaat di Sardis, mereka dikatakan hidup padahal mati, mereka adalah jemaat yang sudah hampir mati dan tidak ada satupun dari pekerjaan mereka yang didapati Tuhan sempurna. Tetapi justru dalam keadaan yang demikianlah masih ada beberapa orang dari antara jemaat di Sardis yang berhasil menang, berhasil memiliki pakaian putih yang telah dicuci dengan darah Anak Domba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya: mendengar dan lakukan firman Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;Abraham,&lt;/span&gt; setelah dipanggil Allah ke luar dari Ur-Kasdim tidak langsung meresponi firman Tuhan dengan sungguh-sungguh. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian psl 12&lt;/span&gt;, setelah Allah berfirman memang Abraham langung ke luar dari Ur-Kasdim tetapi ada yang kurang dilakukan, yaitu pada waktu Abraham ke luar, LOT juga turut serta bersama dengan Abraham. Padahal Allah sudah berfirman supaya Abraham pergi bukan hanya meninggalkan negerinya, tetapi termasuk juga meninggalkan sanak saudaranya, yang disuruh ke keluar hanya Abraham dan istrinya, tidak termasuk dengan LOT. Dalam hal ini Abraham masih kompromi dengan saudaranya. Inilah yang membuat sehingga lama sekali Allah baru mau berfirman kepada Abraham untuk melanjutkan rencana-Nya. Tetapi setelah dalam psl 13, yaitu setelah LOT berpisah dari Abraham, barulah Tuhan berfirman kepada Abraham untuk melanjutkan janji-Nya, baik untuk memberikan berkat maupun tentang keturunan.&lt;br /&gt;     Saudara-saudara, orang yang sudah rohani harus berbeda dengan orang yang tidak rohani demikian juga dalam hal pandangan orang yang rohani itu harus berbeda dengan orang yang tidak rohani. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kejadian 13 : 10 - 13 &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pandangan LOT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; = memandang Sodom dan Gomora seperti taman Tuhan, sepertinya indah memberi harapan. Memang Sodom dan Gomora itu banyak airnya (=subur) tetapi yang menjadi masalah adalah orang-orang yang ada di Sodom dan Gomora itu adalah jahat-jahat, tidak ada rasa takut akan Tuhan. Inilah yang mempengaruhi kehidupan LOT. Maka sekalipun LOT itu sudah kaya, pandangannya masih saja tamak, tidak pernah puas dengan apa yang sudah ada padanya, sehingga LOT dan keluarganya tidak ada satu pun yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;Tetapi pandangan Abraham setelah ia berpisah dengan LOT berhasil memiliki pandangan yang baik. Kalau pun Tuhan berfirman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Pandanglah sekekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan ke barat, utara dan selatan, sebab seluruh negeri yang kau lihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.”&lt;/span&gt; (lihat ayat 14 - 18) Abraham memandang bukan karena mengikuti pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang mengarahkan pandangannya untuk memandang kepada janji yang telah disediakan Tuhan kepadanya dan kepada keturunannya. Abraham itu benar-benar memiliki pandangan yang benar, berhasil memandang tempat yang telah dijanjikan Tuhan kepadanya.&lt;br /&gt;Inilah juga yang harus menjadi kerinduan kita sebagai jemaat Tuhan, kita harus berhasil memiliki pandangan yang tepat dan benar supaya kita juga berhasil mendapatkan apa yang telah dijanjikan Tuhan bagi kita. Kalau pandangan kita sudah benar, berkatnya bukan hanya secara lahiriah saja, tetapi terlebih pula kita dapat mengenal pribadi Allah yang sesungguhnya, kita dapat memandang-Nya lewat firman pengajaran-Nya yang besar dan mulia. Karena itu sekalipun kita sedang diperhadapkan seperti keadaan jemaat di Sardis, mengalami begitu banyak tantangan dan cobaan, namun pandangan kita itu menjadi penentu supaya kita berhasil disebut sebagai: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;PEMENANG&lt;/span&gt;, kita juga akan berhasil memiliki pakaian putih dan berhasil berjalan bersama dengan Kristus dalam pakaian putih, dengan kata lain berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, masuk dalam pesta kawin Anak Domba. Kalau kita sudah berhasil memiliki pakaian putih, Tuhan tidak akan menghapus nama kita dari dalam kitab kehidupan melainkan Tuhan akan mengaku nama kita di hadapan Bapa dan dihadapan para malaikat-Nya. Sungguh, ini adalah berkat yang besar, yang harus kita rebut supaya kita benar-benar layak berjalan bersama dengan Kristus. H A L E L U Y A ...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: center;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“NATAL MENURUT INJIL MATIUS”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Bible Study/Ibadah Malam Natal - 24 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Saudara-saudara, NATAL menurut Injil Matius menceritakan Yesus sebagai Raja, yang dibuktikan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 1 : 1&lt;/span&gt; dalam silsilah Yesus disebut sebagai anak Daud, jadi nama Daud lebih ditonjolkan dari nama-nama yang lain termasuk dari nama Abraham. Ini membuktikan bahwa Yesus yang telah lahir itu adalah benar-benar seorang Raja yang sanggup menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 1 : 21).&lt;/span&gt; Pertama-tama yang bisa mengenal Yesus sebagai Raja adalah orang-orang majus yang datang dari Timur mencari Raja yang baru lahir sebab mereka telah melihat bintang-Nya di Timur. Dan memang imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat juga tahu bahwa di Betlehem akan bangkit seorang pemimpin yang akan menggembalakan umat Allah, yaitu Israel &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Matius 2 : 1 - 12).&lt;/span&gt; Jadi ketika Yesus lahir di Betlehem, IA lahir sebagai seorang Raja yang berkuasa menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa dan yang menjadi pemimpin umat-Nya kepada kemenangan. Itu sebabnya pada hari-hari yang lalu kita telah melihat bahwa NATAL itu adalah wujud cinta kasih Allah kepada manusia, di mana Ia telah turun menjadi manusia dan menjadi sama seperti kita. Tujuannya: untuk menyelamatkan kita dan menjadi Pengantara yang memperdamaikan kita dengan Bapa di sorga.&lt;br /&gt;Yesus Kristus telah diberikan sebagai kado yang terbesar dan yang tertinggi, jauh lebih tinggi dari semua yang ada di dunia ini. Karena itu sebagai jemaat Tuhan, sikap kita dalam suasana NATAl ini harus menghargai dan menerima kelahiran Kristus dengan sikap yang benar, menerima firman Tuhan supaya masuk di dalam hati kita. NATAl itu bukan hanya sekedar perayaan begitu saja seperti ketika orang merayakan ulang tahun dengan meriah, NATAL yang benar bukan dengan acara-acara yang heboh dan bukan hanya sebagai kebiasaan-kebiasaan belaka. Sebab kalau kita lihat pada zaman sekarang ini, banyak orang merasa berhasil merayakan NATAL dengan acara-acara yang nampaknya menarik, dengan kue-kue yang enak-enak, dengan lilin atau pohon natal. Ingat! NATAL itu bukanlah sekedar perayaan, tetapi harus dihargai dengan sebaik-baiknya dengan sikap mau datang kepada Tuhan, masuk ke dalam Ibadah dan penggembalaan yang benar, barulah Yesus mau lahir di dalam hidup kita.&lt;br /&gt;Sama seperti kelima nama-nama perempuan yang disebut dalam silsilah Tuhan Yesus, yang di mulai dari &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);font-family:verdana;" &gt;Tamar, Rahab, Rut, Batsyeba dan Maria.&lt;/span&gt; Kelima perempuan ini mempunyai latar belakang berbeda-beda, ada yang hancur nikahnya seperti  Tamar, ada yang hancur hidupnya menjadi pelacur seperti Rahab, ada yang dari latar belakang orang Moab seperti Rut, ada yang tertindas seperti Batsyeba, ada pula yang sederhana seperti Maria. Tetapi kelima nama-nama ini, walaupun dari latar belakang yang berbeda-beda tetapi berhasil masuk dalam silsilah Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;Kelima nama perempuan ini adalah gambaran kepada gereja Tuhan yang berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga, yang masuk ke dalam pesta perjamuan, sama seperti kelima gadis bijaksana dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 25 : 1- 13 &lt;/span&gt;yang berhasil menyongsong mempelai laki-laki. Disebut gadis yang bijaksana karena telah mempersiapkan diri dengan hidup sesuai dengan firman Tuhan, hidup yang selalu bergantung harap kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Kita semua juga mempunyai latar belakang yang berbeda-beda, mungkin tidak jauh beda dengan kelima gadis tersebut di atas, tetapi sekalipun demikian lewat NATAL ini hidup kita bisa dipulihkan dan dibaharui, dengan catatan terima firman dan hiduplah dalam pimpinan Roh Kudus. Karena itu, marilah kita berNATAL yang benar, bukan dengan kesenangan atau dengan cara sendiri, tetapi sesuaikan semua dengan firman Tuhan. Setialah beribadah kepada Tuhan dan hiduplah dalam penggembalaan yang benar supaya Tuhan berkenan hadir di dalam hidup kita, mejadi Pemimpin yang berkuasa menyelamatkan kita dari segala dosa-dosa yang telah kita lakukan selama ini. H A L E L U Y A ... !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:180%;"  &gt;“YESUS KRISTUS DATANG SEBAGAI HAMBA”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;" &gt;Bible Study/Ibadah Tutup Tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);font-family:lucida grande;" &gt;31 Desember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;              Sebagaimana telah kita lihat pada Buletin kita minggu yang lalu, NATAL adalah kado Allah yang terbesar, yang diberikan kepada semua orang, di mana Yesus lahir ke dunia ini dan menjadi sama dengan manusia supaya bisa menjadi Juruselamat bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. NATAL itu juga adalah berbicara tentang penggenapan janji-janji Allah tentang keselamatan yang sudah dinubuatkan sejak dalam Perjanjian Lama. Firman Tuhan sudah menubuatkan tentang lahirnya Mesias yang menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, kalau kita lihat keempat Injil, hanya &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Injil Markus&lt;/span&gt; saja yang tidak menceritakan tentang kelahiran Yesus Kristus, ketika IA datang ke dunia ini. Kalau dalam &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;njil Yohanes&lt;/span&gt;, masih diceritakan bahwa Yesus itu adalah firman yang telah menjadi manusia dan diam di antara kita, sehingga kita dapat melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, yang penuh kasih karunia dan kebenaran &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yohanes 1 : 14).&lt;/span&gt; Tetapi khusus dalam Injil Markus tidak ada cerita tentang lahirnya Yesus sebagai Juruselamat dunia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Mengapa Injil Markus tidak menceritakan tentang kelahiran Yesus? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab Injil Markus adalah kitab yang menceritakan Yesus sebagai hamba.  Hal ini dapat kita lihat dengan jelas dalam Injil Markus, masih dalam pasal 1 saja sudah diceritakan tentang pelayanan Yesus setelah IA dibabtis di sungai Yordan, IA langsung dibawa oleh Roh ke padang gurun dan tinggal di sana selama empat puluh hari lamanya di antara binatang-binatang liar (=buas). Ini semua untuk menunjukkan kepada kita tentang kemampuan Yesus yang datang sebagai hamba untuk melayani umat-Nya. Dalam  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 2 : 5 - 7&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan untuk menjadi hamba, Yesus harus mengosongkan diri-Nya dan mengambil rupa sebagai hamba dan menjadi sama dengan manusia, tujuannya adalah untuk melayani kita. Maka setelah selesai dibabtis di sungai Yordan, Yesus langsung dibawa oleh Roh untuk berhadapan dengan iblis yang tampil lewat binatang-binatang liar (=buas). Hal ini terjadi untuk membuktikan kepada kita bahwa Yesus itu benar-benar mampu sebagai Juruselamat, untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa. Yesus mampu menghadapi binatang-binatang liar tersebut karena di dalam diri-Nya ada firman Tuhan.&lt;br /&gt;Maka sebagai jemaat Tuhan, sekalipun engkau mengalami banyak tantangan, banyak pencobaan atau penderitaan, kita harus mempunyai satu keyakinan: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;kita pasti bisa menang,&lt;/span&gt; karena  Yesus sudah lebih dahulu menang maka Ia juga pasti akan memberikan kemenangan kepada kita sekaliannya.&lt;br /&gt;Sekalipun engkau sendang dalam sakit penyakit yang begitu parah, engkau  harus tetap yakin  bahwa engkau &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“pasti sembuh”&lt;/span&gt; bahkan sekali pun engkau sedang dalam masalah besar, engkau harus tetap yakin: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Tuhan pasti menolong engkau. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya: selagi firman Tuhan ada dalam hidupmu dan selagi ada Roh Kudus memimpin hidupmu, Tuhan pasti akan memberikan kemenangan, sama seperti Yesus menang demikian juga kita akan menang. Maka jadikanlah firman itu sebagai kebutuhanmu yang lebih utama bahkan yang lebih berharga dari segala sesuatu yang ada di dalam dunia ini, termasuk dari hidupmu sendiri. Jika sudah demikian, maka firman yang ada di dalam hatimu itu akan mengerjakan perkara yang besar, sanggup melepaskan engkau dari segala masalah, sanggup mengatasi penderitaanmu, sanggup memberikan kesembuhan dalam tubuhmu.&lt;br /&gt;              Saudara-saudara, semua janji-janji Allah yang sudah dinubuatkan itu pasti digenapi, tidak ada satu pun yang tidak digenapi atau terlalaikan termasuk tentang kedatatangan-Nya yang kedua kalinya. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Pettrus 3 : 3&lt;/span&gt; firman Tuhan mengatakan pada hari-hari zaman akhir, akan tampil banyak orang sebagai pengejek-pengejek, yang menganggap Tuhan telah lalai menepati janji-Nya. Ini tidak benar. Sebab dalam ayat 9 firman Tuhan telah menegaskan bahwa sebenarnya Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun banyak orang yang menganggapnya sebagai kelalaian. Mereka ini adalah orang yang tidak mengerti akan firman Tuhan. Sebenarnya kalau pun sampai sekarang ini Tuhan belum juga datang, bukan berarti karena IA telah lalai atau lupa akan firman-Nya. Tetapi ada satu maksud dan tujuannya, yaitu: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;supaya jangan ada seorang pun yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudara, pada NATAL yang pertama kita patut bersyukur kepada Tuhan. Sebab jika dalam Perjanjian Lama nama Tuhan itu masih merupakan suatu rahasia dan tidak sembarangan orang menyebut nama-Nya. Tetapi khusus pada NATAL yang pertama, nama Tuhan Allah itu sudah dinyatakan dan diberitahukan kepada Yusuf dan Maria, supaya Anak yang baru lahir itu diberi nama: &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;YESUS&lt;/span&gt;. Jadi nama Tuhan kita yang sebenarnya adalah YESUS, jangan ada orang yang ragu akan hal ini dan jangan sampai saudara lupa akan nama ini, sebab nama Tuhan kita ini adalah nama yang berkuasa, patut kita andalkan dalam segala hal.&lt;br /&gt;Bisa kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 1 : 1 - 4&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskan: kalau pada zaman dahulu , yaitu dalam Perjanjian Lama, Allah berbicara kepada umat-Nya lewat perantaraan nabi-nabi, tetapi pada zaman akhir ini, yaitu sejak Yesus lahir, Allah sudah berbicara kepada manusia dengan perantaraan Anak-Nya, yaitu Tuhan Yesus Kristus, yang telah ditetapkan sebagai Juruselamat semua orang. Hanya  Dialah satu-satunya yang sanggup menyelamatkan kita dari segala dosa dan melepaskan kita dari maut. Kemudian dalam ayat 3 dijelaskan Yesus adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah yang sebenarnya, yang menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh dengan kekuasaan. Jadi Yesus itu adalah Allah kita sebenarnya, Yesus itulah nama Allah yang telah diberikan kepada manusia supaya lewat nama-Nya kita beroleh keselamatan. Karena itu jangan ada seorang pun yang ragu tentang nama Allah yang sesungguhnya. Haleluya...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-6832792930771530948?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/6832792930771530948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/12/bible-study-desember-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/6832792930771530948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/6832792930771530948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/12/bible-study-desember-2009.html' title='Bible Study - Desember 2009'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-2633002931443616133</id><published>2009-11-11T01:46:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T21:32:58.554-08:00</updated><title type='text'>BIBLE STUDY NOPEMBER 2009</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Bible Study, 05 Nopember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;          Supaya bisa mengalami kemenangan, harus ada perjuangan, harus ada pergumulan. Sama seperti dalam suatu pertandingan, yang bisa memenangi pertandingan itulah yang disebut pemenang. Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 21 : 7a&lt;/span&gt; dikatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini”&lt;/span&gt; yang dimaksud&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;  “semuanya ini”&lt;/span&gt; adalah berbicara tentang hidup yang kekal yang telah dijanjikan Allah kepada umat-Nya. Kita harus menang sebab dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wahyu 21 : 4&lt;/span&gt; dijelaskan yang ada di dalam dunia: air mata/tangisan, maut, perkabungan, ratap tangis dan dukacita, jadi firman Tuhan telah menjelaskan kepada kita bentuk pertandingan yang sedang diperhadapkan kepada kita, dan inilah pertandingan yang harus kita menangkan tersebut. Pada zaman Nehemia, ketika bangsa Israel membangun kembali kota Yerusalem yang telah runtuh, mereka menghadapi tantangan yang besar dari orang-orang yang tidak mengenal Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;          Nehemia 4 : 14&lt;/span&gt;, ketika Nehemia mengamat- amati keadaan atau yang sedang terjadi di tengah-tengah orang Israel khususnya di Yerusalem, maka Nehemia berkata kepada para pemuka dan para penguasa dan kepada orang-orang lain supaya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; *jangan takut, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt; **supaya mengingat kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyat dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;***supaya mereka berperang untuk saudara-saudara, untuk anak-anak lelaki, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;           untukanak-anak perempuan, untuk istri dan untuk rumah mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang dialami oleh Nehemia ini bagi kita sekarang adalah berbicara tentang pembangunan tubuh Kristus, yaitu untuk membangun jemaat-jemaat supaya bisa menjadi sidang mempelai perempuan Kristus yang dikuduskan dan yang di sempurnakan. Memang dalam membangun jemaat menjadi tubuh Kristus banyak juga tantangan, kita juga harus berjuang dan mengalami banyak penderitaan seperti yang dialami oleh bangsa Israel pada zaman Nehemia, tetapi  sekalipun demikian Tuhan Allah tidak akan tinggal diam, Ia juga akan menyertai kita dan membela kita dalam segala perkara yang kita hadapi. Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 13 : 5b &lt;/span&gt;mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”&lt;/span&gt; Inilah janji Tuhan kepada setiap orang yang mau hidup di dalam firman Tuhan. Dan kalau Tuhan sudah berjanji tidak akan membiarkan dan tidak akan meninggalkan, maka dengan yakin kita akan dapat berkata: &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut.”&lt;/span&gt; (ayat 6). Kemudian dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Yesaya 43 : 1 - 4,&lt;/span&gt; firman Tuhan juga sudah mengatakan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Janganlah takut” &lt;/span&gt;Mengapa? sebab Tuhan Allah sudah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“menebus”&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“memanggil”&lt;/span&gt; dan menjadikan kita sebagai umat kepunyaan Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Maka jika kita sudah milik Allah, buktinya:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;MENYEBERANG MELALUI AIR&lt;/span&gt; Tuhan akan menyertai.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam perjalanan bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tanah Kanaan, sedang terjepit sebab di depan ada laut di belakang ada tentara Mesir di kiri dan kanan padang belantara yang luas, jadi mereka hampir putus asa. Tetapi Tuhan menyelamatkan umat-Nya, Tuhan berkata kepada Musa: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir,”&lt;/span&gt; Maka Allah membelah laut tersebur sehingga orang Israel bisa berjalan di atas tanah yang kering.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;BERJALAN MELALUI SUNGAI&lt;/span&gt; Tuhan menyertai.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Yosua 3 : 14 - 17 &lt;/span&gt;sebelum bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan ada satu sungai yang harus mereka seberangi, yaitu sungai Yordan. Tetapi Tuhan memerintahkan kepada Yosua supaya imam pengangkat tabut berjalan di depan dan bangsa Israel berjalan di belakang dengan jarak dua ribu hasta. Maka begitu imam pengangkat tabut menginjakkan kakinya, air sungai Yordan itu berhenti mengalir sehingga bangsa Israel bisa berjalan di tanah yang kering.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;3).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;BERJALAN MELALUI API&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; &lt;/span&gt;Tuhan menyertai.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Daniel 3 : 16 - 30&lt;/span&gt; ketika &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sadrakh&lt;/span&gt;,&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Mesakh&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Abednego&lt;/span&gt; diperhadapkan kepada perapian yang menyala-nyala, mereka tetap tidak mau menyembah patung yang telah dibuat oleh raja Nebukadnezar. Walaupun mereka dilemparkan ke dalam perapian yang telah dipanaskan tujuh kali lebi panas, Tuhan Allah menyertai mereka dan tidak ada sehelai rambutpun yang terbakar bahkan bau kebakaran pun tidak ada pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contoh-contoh di atas merupakan tanda-tanda penyertaan Tuhan, walaupun sekarang ini kita sedang mengalami banyak penderitaan, tetapi jika kita setia melakukan firman Tuhan dan tetap menjunjung tinggi firman pengajaran, kita tidak perlu takut sebab Tuhan pasti menolong dan akan memberikan kemenangan kepada kita. Jangan takut dengan penderitaan yang sedang engkau alami, yakinkan dirimu bahwa Tuhan pasti menolong engkau.&lt;br /&gt;Kuncinya: jadilah sebagai pelaku firman Tuhan dan tetaplah tekun mengikuti Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255); font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kamis - 19 Nopember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Sebagaimana telah kita pelajari Kitab Yosua adalah kita yang menceritakan tentang perjalanan bangsa Israel dalam pimpinan Yosua, seorang pemimpin yang telah dipilih Allah untuk membawa bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan. Kitab Yosua ini juga berbicara tentang kegerakan Akhir, di mana Tuhan akan membuat suatu kegerakan yang besar untuk membangun gereja Tuhan menjadi tubuh Kristus.&lt;br /&gt;Khusus dalam kitab Yosua ini ada tiga (3) poin penting yang dapat kita temukan di dalamnya, yaitu:&lt;br /&gt;       &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;1). Tentang kemepimpinan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;          2). Hidup selalu bergantung sepenuhnya kepada Allah, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;          3). Dalam menghadapi peperangan selalu berharap kepada perlindungan&lt;br /&gt;             Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada minggu-minggu yang lalu, kita sudah melihat yang memilih atau merekrut Yosua sebagai pemimpin adalah Tuhan sendiri, bukan manusia dan bukan karena keinginannya sendiri. Yosua benar-benar memiliki kriteria atau karakter yang cocok menurut ukuran Tuhan. Berbeda dengan kita, diambil dan ditebus dari cara hidup yang berdosa, dari cara hidup yang sia-sia, tetapi sekalipun demikian Allah bersedia mengubah hidup kita supaya sesuai dengan firman Tuhan. Jika dalam kitab Yosua perjuangan bangsa Israel adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi peperangan, sebab tanpa peperangan, tanah Kanaan itu tidak mungkin bisa diduduki, maka sekarang supaya kita bisa menang, kita juga harus mempersiapkan diri menghadapi peperangan. Sekarang kita memang sudah diselamatkan, sudah ditebus dari cara hidup yang sia-sia, tetapi belum cukup sampai di sini saja, kita juga sedang diperhadapkan kepada satu peperangan yang namanya: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;peperangan rohani&lt;/span&gt;, kita berperang bukan melawan bangsa-bangsa lagi tetapi melawan segala keinginan-keinginan yang duniawi dan melawan segala tipu muslihat iblis. Keselamatan yang telah dikerjakan Tuhan di dalam kita itu harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Justru setelah kita menerima kasih karunia dari Tuhan, kita harus lebih sungguh-sungguh lagi mengerjakan keselamatan tersebut, dengan cara hidup sesuai dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;Bukti mengerjakan keselamatan:&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;  *setia beribadah, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;     **setia melayani Tuhan, dan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;     ***apapun akan dikerjakan demi keselamatan jiwa kita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Korintus 15 : 10&lt;/span&gt;, contoh: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;rasul Paulus&lt;/span&gt;, setelah menerima kasih karunia dari Allah ia tidak berhenti sampai di situ saja, ia tidak mau menyia-nyiakan kasih karunia Allah tersebut.  Justru rasul Paulus sadar ia ada sebagaimana ada hanya karena kasih karunia Allah saja. Setiap orang yang sudah mengerti kasih karunia Allah, akan nampak dari sikapnya: mau menghargai kasih karunia Allah itu senantiasa melakukan apa yang berkenan kepada Allah.&lt;br /&gt;       Saudara-saudara, dengan kekuatan manusia secara lahiriah kita sangat terbatas, tidak ada seorang pun yang mampu melakukan firman Tuhan, dan tidak ada seorang pun yang bisa menang terhadap dosa dan segala keinginannya. Tetapi ada kasih karunia Allah yang sanggup memberi kekuatan supaya kita dapat mengatakan seperti yang telah dikatakan rasul Paulus tersebut kita ada hanya karena kasih karunia Allah saja, jadi tidak ada alasan untuk sombong. Selama manusia itu merasa mampu, merasa sanggup tanpa firman Tuhan, maka selama itu pula ia akan mengalami banyak problem, mengalami banyak kesusahan, mengalami banyak penderitaan yang akan membawa kepada keputusasaan.  Sebab akan datang saatnya Tuhan akan menyatakan kepadanya siapa dirinya yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Tetapi jika kita selalu merasa tidak mampu hidup tanpa Tuhan, merasa tidak dapat berbuat apa-apa kalau bukan karena kasih karunia Tuhan, maka saat itu juga Tuhan akan tampil dan bertindak untuk memberikan kekuatan. Tuhan sendiri akan menyatakan pertolongan-Nya yang begitu dahsyat untuk menolong kita dalam segala hal, baik dalam suka maupun dalam duka. Tuhan itu sungguh-sungguh dapat diandalkan dalam segala hal.&lt;br /&gt;Maka dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 1 : 5; 10 : 8&lt;/span&gt; dua kali Tuhan berfirman kepada Yosua &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;(=mendapat firman nubuat)&lt;/span&gt;  tentang janji Allah yang akan memberi kemenangan yang luar biasa. Tuhan memberi firman nubuat untuk meyakinkan Yosua bahwa Allah ada dipihaknya dan akan selalu menyertai perjalanannya, supaya Yosua dan bangsa Israel yang dipimpinnya itu tidak ragu-ragu menghadapi peperangan yang sudah ada di depan mereka.&lt;br /&gt;Maka sebagai jemaat Tuhan, kita harus memperhatikan kebenaran firman Tuhan ini: seorang pemimpin yang mau mengikut Tuhan dengan setia dan sungguh-sungguh hidup dalam kebenaran firman Tuhan patut kita teladani dan kita ikuti. Jangan coba-coba lari dari penggembalaan dan jangan coba-coba hidup di luar kebenaran. Sebab kalau lari dari penggembalaan dan kalau tidak setia melakukan firman Tuhan, maka musuh akan menguasai hidupmu, engkau tidak akan bisa disebut sebagai pemenang. Sebab kepada seorang pemimpin yang telah dipilih Allah, Tuhan sendiri akan menyatakan penyertaan-Nya untuk memberikan kemenangan yang luar biasa. Maka sebanyak apapun musuh kita, sebesar apapun masalah yang sedang kita hadapi, jika kita mau mengikuti firman penggembalaan, seperti Israel mau dipimpin oleh Yosua, Tuhan pasti akan memberikan kemenangan yang gilang gemilang, yaitu kita bisa menjadi pemenang yang lebih dari orang-orang yang menang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Matius 7 : 21 - 23&lt;/span&gt; = banyak orang berhasil memanggil nama Tuhan, berhasil melayani Tuhan, seperti berhasil bernubuat, berhasil mengusir setan dan berhasil mengadakan banyak mujizat demi nama Tuhan, tetapi sayang tidak berhasil dikenal oleh Allah. Sangat berbeda dengan Yosua yang behasil memimpin bangsa Israel sekaligus hidupnya juga berhasil menjadi orang yang dikenan oleh Allah. Itu sebabnya setiap orang yang mau hidup di dalam ibadah dan penggembalaan yang benar, Tuhan akan menunjukkan penyertaan-Nya untuk memberikan kemenangan, kita menang terhadap keinginan kita sendiri, menang terhadap pekerjaan setan dan juga terhadap segala keinginan-keinginan yang duniawi. Inilah bentuk peperangan yang harus kita menangkan. Haleluya....!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Bible Study, Kamis - 26 Nopember 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 8 : 29 Yesus sendiri dalam pelayanan-Nya selalu disertai oleh Bapa dan tidak dibiarkan sendiri, sebab Yesus sendiri selalu berbuat yang berkenan kepada Bapa. Jadi supaya kita layak diberkati Tuhan, selalu disertai dan supaya bisa menjadi pemenang, kita juga harus selalu berbuat apa yang berkenan kepada Tuhan:&lt;br /&gt;*melakukan kehendak Allah dan&lt;br /&gt;**setia melayani Tuhan.&lt;br /&gt;Yohanes 4 : 34 melakukan kehendak Allah dan setia melayani Tuhan itu bagaikan makanan yang menjadi kebutuhan kita setiap hari, kalau tubuh ini selalu diberi makan setiap hari, demikian juga melakukan firman Tuhan itu harus setiap hari. Mazmur 121 : 1 - 2 pertolongan yang datangnya dari Tuhan dengan cara: memandang ke gunung-gunung, karena itu jangan sampai salah memandang sebab pandangan itu sangat menentukan berhasil atau tidaknya kita menjadi pemenang. Setiap orang yang pandangannya tepat dan benar, ia akan berhasil mengenal Tuhan dan berhasil menjadi pelaku firman Tuhan. Tetapi sebaliknya setiap orang yang pandangannya salah, tentu ia tidak mungkin bisa mengenal Allah dengan tepat dan benar, dan tidak mungkin bisa menjadi pelaku firman.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Contoh: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;                1). &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;LOT&lt;/span&gt;, karena ia salah memandang, ia memandang Sodom dan Gomora seperti taman Tuhan, ia memandang Sodom dan Somora itu sepertinya menjanjikan padahal orang-orang yang ada di dalamnya jahat-jahat dan tidak takut akan Tuhan.&lt;br /&gt;Akibatnya:&lt;br /&gt;     &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;*Sodom dan Gomora dibinasakan Allah, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     **hartanya habis lenyap, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;     ***dan keluarganya pun hancur, istrinya menjadi tiang garam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;           dan ia sendiri harus meniduri anak-anaknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;              2). &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;YAKUB&lt;/span&gt;, dalam Kejadian 33 karena salah memandang kakaknya, Esau, Yakub menjadi takut lalu menyembah Esau sampai tujuh kali, dikatakan salah menyembah sebab yang disembah adalah Esau bukan Allah. Boleh saja kita merendahkan diri terhadap saudara-saudara, boleh saja menghormati orang lain yang lebih tua dari pada kita, tetapi tidak boleh menyembah mereka. Orang Kristen yang benar itu tidak boleh menyembah manusia, hanya Allah saja yang patut disembah. Karena Yakub salah memandang, ia menjadi takut kepada Esau dan karena takutnya itulah maka ia memasang strategi, bagaimana caranya supaya Esau tidak marah lagi kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;ESAU&lt;/span&gt; = orang yang pernah ditipu oleh Yakub, ini berbicara tentang dosa masa lalu, dosa yang telah kita lakukan pada waktu dahulu kala.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tetapi sebagai jemaat Tuhan, kita tidak perlu takut dengan dosa masa lalu, kita harus punya keyakinan yang teguh bahwa segala dosa dan pelanggaran kita yang dahulu pastikan sudah diampuni oleh Tuhan dan Tuhan juga sudah melupakan semua itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 1 : 9&lt;/span&gt; jika kita mengaku, firman Tuhan mengatakan Tuhan itu setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Dan kita harus tetap mengingat, yang disebut mengikut Tuhan artinya: &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;bergerak maju dan tidak ada kata berhenti apalagi mundur. &lt;/span&gt;Arahkan terus mata rohani kita untuk memandang kepada sasaran yang tepat, yaitu untuk masuk ke dalam sorga, menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Kalau kita sudah punya sikap seperti ini, barulah kita mampu mempunyai sikap yang benar: tidak akan salah memandang, dan kalau tidak salah memandang kita juga tidak akan salah menyembah.  Sebagai jemaat Tuhan, kerinduan yang paling utama adalah mengeri kehendak Tuhan dan setialah melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya.&lt;br /&gt;Jika menaruh pengharapan pada Kristus jangan hanya untuk hidup di dunia ini saja &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Korintus 15 : 19) &lt;/span&gt;supaya jangan menjadi orang yang paling malang dari antara semua manusia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;2 Petrus 3 : 11&lt;/span&gt; perintah Tuhan supaya kita bisa menjadi pemenang: betapa suci dan salehnya kita harus hidup, artinya kita harus disucikan dan setia beribadah,  ini menunjuk kepada kehidupan yang sudah mengalami tanda pembaharuan, yang dibaharui dari sikap dan karakter yang bertentangan dengan firman Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Matius 7 : 13 - 14&lt;/span&gt; dikatakan jalan untuk masuk ke dalam hidup itu sempit/sesak dan sedikit orang yang bisa melaluinya. Ini adalah pernyataan langsung dari Tuhan Yesus, bahwa untuk masuk ke dalam sorga itu harus berjuang supaya bisa berhasil. Sorga itu bukan barang murahan maka orang-orang yang bisa masuk ke dalamnya tidak sembarang orang, hanya mereka yang sudah bernilai tinggi. Langkah supaya kita bisa masuk ke dalamnya: &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;TUNDUK sama seperti istri tunduk kepada suaminya&lt;/span&gt;. Dijelaskan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 5 : 23 - 24&lt;/span&gt; kasih Kristus itu disejajarkan dengan kasih seorang suami yang rela menyerahkan diri-Nya bagi jemaat-Nya, maka sikap kita sebagai jemaat Tuhan, harus mau tunduk kepada Kristus dengan cara hidup melakukan segala perintah Allah, sama seperti Yesus yang senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada Allah. Jika kita sudah mempunyai sikap yang seperti ini, barulah Tuhan menyebut kita sebagai istri-Nya. Haleluya....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-2633002931443616133?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/2633002931443616133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/11/bible-study-nopember-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/2633002931443616133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/2633002931443616133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/11/bible-study-nopember-2009.html' title='BIBLE STUDY NOPEMBER 2009'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-7178047734372665119</id><published>2009-10-06T02:20:00.000-07:00</published><updated>2009-11-11T02:24:51.894-08:00</updated><title type='text'>Bible study Oktober 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;“TANDA  DARAH”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;kamis 1Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita dalami kitab Roma, kita akan melihat di dalamnya bagaimana keadaan orang berdosa sebelum memiliki tanda darah. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Roma 1 : 18 &lt;/span&gt;menjelaskan orang-orang berdosa bagaikan sedang diperhadapkan kepada hakim yang siap untuk menjatuhkan hukuman. Dalam ayat ini dikatakan murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. Tetapi Allah sendiri dalam segala kemuliaan-Nya, dalam segala kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya akan menyatakan kepada manusia itu apa saja yang telah diperbuatnya, sehingga tidak ada seorangpun menusia yang dapat berdalih di hadapan Allah. Sekalipun mereka mengaku mengenal Allah, tetapi mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah dan tidak tahu mengucap syukur kepada-Nya (ayat 20 - 21). Cara hidup yang sia-sia. Untuk itu Tuhan Allah telah menyediakan korban untuk menebus manusia itu dari cara hidup yang sia-sia, yaitu lewat darah Kristus. Firman Tuhan dalam 1 Petrus 1 : 18 - 19 jelas mengatakan: bahwa kita telah ditebus dari cara hidup yang sia-sia yang telah telah kita warisi dari nenek moyang bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan emas dan perak me lainkan dengan darah yang mahal, yaitu oleh darah Kristus. Yesus Kristus telah dipilih dan telah ditentukan sebagai jalan untuk memperdamaikan kita dengan Bapa di sorga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 9 : 19&lt;/span&gt; menjelaskan setelah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, Musa mengambil darah anak lembu dan domba jantan serta air, bulu merah dan hisop lalu memerciki kita itu dan seluruh umat Israel. Ayat 21 = juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secar demikian dengan darah. Ini semua berbicara tentang &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“tanda darah” &lt;/span&gt;yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus ketika Ia mati di atas kayu salib untuk menanggung segala dosa kita dan supaya kita memiliki tanda yang menjadikan kita sebagai milik kepunyaan Allah. Kalau dulu dengan darah binatang, tetapi sekarang dengan darah Kristus. Kalau belum memiliki tanda darah, berarti dosanya belum diampuni dan tidak layak disebut umat Allah. Jadi baik pribadi kita sendiri maupun alat-alat ibadah harus menerima tanda darah. Kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ibrani 12 : 22 - 24&lt;/span&gt; darah Yesus itu dapat berbicara lebih kuat daripada darah Habel. Ini menjadi bukti betapa hebatnya kuasa darah Kristus yang sanggup membawa kita lebih dekat kepada Allah, Ia sendiri yang berbicara kepada Bapa tentang keadaan kita, ini yang membuat sehingga Yesus disebut “Pengantara Perjanjian Baru”. Kalau darah Habel berbicara kepada Allah adalah untuk menuntut pembalasan kepaad Allah terhadap orang yang telah membunuhnya. Sama seperti dalam  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wahyu 6 : 9 - 11 &lt;/span&gt;ketika Anak Domba membuka meterai yang kelima, jiwa-jiwa yang telah dibunuh karena firman Tuhan berseru kepada Allah dengan suara yang nyaring menuntut pembalasan atas darah mereka. Tetapi dengan tegas Allah berkata supaya mereka beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara- saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. Tetapi darah Yesus berbicara bukan untuk diri-Nya sendiri dan bukan untuk menuntut pembalasan atas orang-orang yang telah menyalibkan-Nya, tetapi untuk memperdamaikan kita dengan Allah, Ia berbicara untuk mem bawa segala problem yang kita hadapi, akan segala kelemahan kita, supaya Allah berkenan untuk memberikan pengampunan dosa kepada kita. Dalam &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1 Yohanes 2 : 1 - 2&lt;/span&gt; dijelaskan fungsi darah Kristus : jika seseorang berbuat dosa, kita telah mempunyai seorang Pengantara pada Bapa, Ia adalah pendamaian atas segala dosa kita. Bukan karena Tuhan setuju dengan dosa, tetapi jika sekalipun kita telah berbuat dosa dan menyesalinya kembali sehingga datang kepada Tuhan meminta ampun, maka Tuhan Allah akan tetap bersedia mengampuni kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“PEMIMPIN YANG DIPILIH ALLAH”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis - 15 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman akhir ini, kebutuhan gereja Tuhan yang paling utama bukan akan hal makan dan minuman, melainkan akan berita tentang keselamatan, yaitu berita kesukaan yang telah diberitakan lewat firman kebenaran. Mengapa pemberitaan tentang keselamatan ini menjadi berita yang paling utama bagi kita? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jawabnya:&lt;/span&gt; karena dosa sudah menjalar kepada semua orang hanya oleh satu orang yang tidak taat kepada firman, yaitu oleh Adam. Untuk itulah Tuhan Allah sendiri telah mempunyai inisiatif untuk menyelamatkan kita dari kutuk karena dosa, juga lewat satu orang yaitu oleh Yesus Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 5 : 15&lt;/span&gt; menjelaskan kepada kita bahwa kasih karunia Allah tidak sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh ke dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. Tuhan Yesus adalah jalan keselamatan bagi semua orang, maka kita harus sungguh-sungguh mengikut Tuhan dengan sepenuh hati. Saudara-saudara, dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 19 : 23 - 27 &lt;/span&gt;dapat kita lihat, pakaian Tuhan Yesus &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“dibagi menjadi empat bagian”,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;pakaian&lt;/span&gt; = berbicara tentang keselamatan, &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;dibagi menjadi empat bagian&lt;/span&gt; = berbicara &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;keempat penjuru dunia ini.&lt;/span&gt; Jadi keselamatan itu adalah benar-benar menjadi kebutuhan semua orang, kebutuhan semua bangsa di dunia ini, baik orang Israel maupun orang kafir. Tetapi kalau &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“jubah”&lt;/span&gt; Yesus tidak dibagi melainkan &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“diundi”&lt;/span&gt; untuk menentukan siapa yang berhak untuk mendapatkannya. J&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;UBAH = berbicara pelayanan&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;jubah tidak berjahit = berarti pelayanan tidak ada campur tangan manusia di dalamnya&lt;/span&gt;. Jadi pelayanan itu sepenuhnya adalah karunia langsung dari Tuhan yang diberikan khusus kepada orang-orang yang telah dipilih Allah, tidak ada campur tangan manusia maupun organisasi gereja, sepenuhnya karena kepercayaan dari Tuhan. Untuk itu kita bisa melihat satu contoh pribadi yang dipilih Allah untuk memimpin bangsa Israel untuk memasuki tanah Kanaan, yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;YOSUA&lt;/span&gt;. Yosua ini adalah orang pilihan Allah dari antara semua orang Israel. Arti nama &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Yosua = Tuhan itu keselamatan,&lt;/span&gt; jadi Yosua ini adalah orang pilihan Allah yang dipilih Allah untuk membawa orang Israel masuk ke tanah Kanaan.&lt;br /&gt;Ada dua (2) tugas uatama yang diberikan Allah kepada Yosua, yaitu:&lt;br /&gt;     1. Untuk menyeberangi sungai Yordan&lt;br /&gt;    2. Berperang untuk menghalau bangsa-bangsa yang diam di tanah Kanaan.&lt;br /&gt;Untuk menyeberangi sungan Yordan ini tidak gampang, lebarnya kurang lebih 30 meter dan khusus pada musim panen arusnya sangat deras sampai meluap sampai ke tepi = yang menunjuk derasnya arus dunia yang bisa menghanyutkan orang-orang percaya. Bagi kita sekarang, untuk memimpin supaya kita bisa menyeberangi derasnya arus dunia kita memerlukan seorang pemimpin rohani, yaitu Tuhan Yesus. Sebab perjalanan bangsa Israel ketika menyeberangi sungai Yordan ini adalah gambaran perjalanan gereja Tuhan di akhir zaman ini, kita juga punya satu musuh yaitu &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;arus duniawi. &lt;/span&gt;Maka supaya kita bisa menyeberangi arus duniawi ini, kita membutuhkan seorang pemimpin, seorang hamba Tuhan yang benar-benar telah dipilih oleh Tuhan sendiri. Seorang hamba Tuhan yang benar-benar dipilih itu tidak boleh karena campur tangan manusia maupun campur tangan organisasi. Sebab kalau kita lihat pada zaman akhir ini, banyak orang menjadi hamba Tuhan bukan karena dipilih Tuhan, ada orang yang diangkat karena keinginan diri sendiri dan ada pula yang diangkat oleh orang lain mungkin karena ia kaya, pintar atau mungkin karena ia seorang yang dihormati, dan bahkan banyak juga karena campur tangan organisasi yang memilih orang-orang tertentu sesuai dengan keinginan seorang pemimpin. Model hamba Tuhan seperti ini, tidak akan bisa menjadi seorang pemimpin yang mampu menyeberangkan  jemaatnya supaya dapat mengalahkan arus duniawi yang begitu deras ini. Yang paling kita butuhkan adalah seorang pemimpin seperti Yosua atau hamba Tuhan/gembala yang benar-benar telah dipilih dan ditentukan oleh Tuhan, hamba Tuhan seperti inilah yang akan disertai oleh Tuhan dan yang akan diberikan kuasa supaya dapat mengalahkan arus duniawi yang begitu deras.&lt;br /&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan yang rindu masuk ke dalam kerajaan sorga, kita harus mau mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh dan dengan sepenuh hati. Maka Tuhan akan memberikan kekuatan serta kuasa supaya kita dapat mengalahkan segala pekerjaan iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;“PEMIMPIN YANG DIPILIH ALLAH”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Kamis - 22 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kelebihan Yosua: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1). Mampu dengar-dengaran kepada pemimpin yang dilihatnya yaitu Musa.&lt;br /&gt;2). Mampu dengar-dengaran kepada pemimpin yang tidak dilihat, yaitu Tuhan Allah.&lt;br /&gt;Sebelun Yosua dipilih oleh Allah untuk menggantikan Musa untuk memimpin bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan, kepada Musa , Allah sudah berfirman lebih dahulu bahwa Yosua lah yang akan memimpin bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Ulangan 31 : 1 - 6). &lt;/span&gt;Tugas utama yang diberikan Tuhan kepada Yosua: &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;*&lt;/span&gt;Untuk memimpin bangsa Israel &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;menyeberangi sungai Yordan&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;**berperang&lt;/span&gt; menghalau bangsa-bangsa yang ada di tanah Kanaan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Bukti ketaatan Yosua: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 17 : 8 - 14&lt;/span&gt; sebelum Tuhan berfirman langsung kepada Yosua, ia begitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;taat kepada Musa&lt;/span&gt; dan tidak suka berbantah-bantahan. Ayat 9 - 10 ketika Musa memberi perintah supaya Yosua memilih orang-orang Israel untuk berperang melawan orang Amalek, Yosua melakukannya dengan tepat, sesuai dengan perintah Musa.&lt;br /&gt;2). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 32 : 17 &lt;/span&gt;telinga Yosua begitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tajam untuk mendengar&lt;/span&gt; suara bangsa Israel yang telah membangun lembu emas. Sebagai jemaat, kita juga harus punya telinga yang tajam untuk membedakan pengajaran yang benar supaya kita jangan sampai disesatkan oleh ibadah atau penyembahan yang salah.&lt;br /&gt;3). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bilangan 13 : 1 - 33 &lt;/span&gt;Yosua itu adalah orang yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sangat dipercaya&lt;/span&gt;. Ketika Musa mengutus dua belas pengintai untuk mengintai tanah Kanaan, Yosua juga termasuk salah seorang pengintai tersebut bersama dengan Kaleb. Kalau kesepuluh pengintai yang lain menyampaikan kabar busuk yang melemahkan hati bangsa Israel, tetapi Yosua dan Kaleb menyampaikan kabar yang sejujur-jujurnya. Mereka berdualah yang dapat menenangkan hati dan menguatkan hati bangsa Israel bahwa mereka pasti menang dan akan mengalahkan orang Enak.&lt;br /&gt;4). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bilangan 27 : 12 - 23&lt;/span&gt; Yosua itu adalah orang yang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;sudah ditahbiskan&lt;/span&gt;, Tuhan Allah sendiri yang memerintahkan  supaya Musa mengambil Yosua bin Nun, seorang yang penuh dengan Roh untuk menggantikan Musa memimpin bangsa Israel masuk ke tanah Kanaan. Ayat 23 lalu Musa meletakkan tangannya atas Yosua dan memberikan kepadanya perintah-perintah Allah.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Musa meletakkan tangan atas Yosua = Yosua ditahbiskan oleh Allah lewat Musa sebagai pemimpin bangsa Israel. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Maka begitu Yosua ditahbiskan untuk menggantikan Musa, Yosua yang memimpin bangsa&lt;br /&gt;Israel melewati sungai Yordan. Supaya bangsa Israel bisa menyeberangi sungai Yordan, tidak sembarang pemimpin yang dipilih oleh Tuhan, harus benar-benar orang pilihan. Karena Yosua sudah memiliki keempat hal tersebut di atas, maka Yosualah yang dipilih untuk menyeberangkan Israel ke tanah Kanaan. Arus sungai Yordan itu sangat deras apalagi kalau pada musim menuai tetapi Tuhan Allah tahu apa yang harus diperbuat supaya bangsa Israel bisa menyeberangi sungai Yordan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 3 : 14 - 17 &lt;/span&gt;supaya bangsa Israel bisa menyeberangi sungai Yordan, Allah memerintahkan supaya Yosua menyuruh imam-imam pengangkat tabut perjanjian supaya berjalan di depan dan mencelupkan kakinya ke dalam air. Imam-imam pengangkat tabut perjanjian = berbicara tentang pendirian yang teguh terhadap firman Tuhan, menjunjung tinggi firman pengajaran. Arus sungai Yordan ini berbicara tentang arus duniawi, kalau arus sungai Yordan bisa menghanyutkan sampai ke laut Mati, demikian juga arus duniawi bisa menghanyutkan banyak orang ke dalam dosa yang mengakibatkan kematian. Untuk itulah Tuhan memilih hamba-hamba Tuhan yang sudah punya komitmen /pendirian yang teguh terhadap firman pengajaran supaya bisa disampaikan kepada jemaat-jemaatnya. Sekalipun sekarang ini dosa sudah begitu memuncak, tetapi setiap orang yang sudah berpegang teguh kepada firman Tuhan akan tetap teguh, tidak akan terpengaruh oleh deras nya arus duniawi. Jadi cara Tuhan untuk memimpin atau menyelamatkan jemaat-jemaat dari derasnya arus duniawi, Ia memilih hamba-hamba Tuhan yang sudah punya pendirian yang teguh terhadap firman pengajaran dan yang selalu menjunjung tinggi firman kebenaran. HALELUYA....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;“LEBIH DARI PEMENANG”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kamis, 29 Oktober 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa manusia itu sangat memerlukan keselamatan?&lt;/span&gt; Firman Tuhan dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;Roma 3 : 23; 6 : 23&lt;/span&gt; menjelaskan bahwa sesungguhnya semua orang sudah berdosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah dan sedang berada di dalam kuasa maut. Untuk itulah Tuhan Yesus mati di atas kayu salib menjadi korban penghapus dosa supaya kita layak menerima keselamatan. Kalau manusia itu tidak diselamatkan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 1 : 23 &lt;/span&gt;firman Tuhan menyatakan bahwa murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 1 : 23&lt;/span&gt; perbuatan manusia yang nyata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar&lt;/span&gt;. Ini berbicara tentang penyembahan berhala di mana hati manusia telah condong kepada yang bukan Allah, yang bukan ajaran yang benar. Dan penyembahan berhala ini bisa kita lihat dengan nyata dalam adat istiadat yang diajarkan/diturunkan oleh nenek moyang, dan yang nyata kita lihat sekarang disetiap suku-suku. Mereka lebih mengutamakan adat istiadat dari pada memperhatikan firman kebenaran, dan rela mengganti ajaran yang benar dengan ajaran dari nenek moyang yang sebenarnya tidak berguna.  Dan khusus suku Batak memiliki satu prinsip, yang mengatakan bahwa: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;“Hula-hula itu adalah allah yang bisa dilihat.” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini prinsip yang salah, satu-satunya Allah yang disembah hanya Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, bukan hula-hula yang hanya manusia, tetapi hanya Tuhan Allah saja  di dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus yang telah menjadi Tuhan dan Juruselamat dunia. Dia sajalah  yang patut disembah dan tidak boleh ada yang lain, baik orang tua, baik patung, dll.&lt;br /&gt;Saudara-saudara, kalau mengenai adat istiadat, sebenarnya orang Yahudi jauh lebih hebat dari segala bangsa di dunia ini, sebab sejak zaman nenek moyang mereka sudah mengenal Allah dan sudah menerima sepuluh hukum Taurat. Bahkan saking hebatnya dari sepuluh hukum Taurat bisa menjadi enam ratus tiga belas aturan dan peraturan di tengah-tengah mereka. Tetapi sekalipun begitu banyaknya aturan yang mereka miliki, mereka tetap harus memerlukan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Untuk itulah Tuhan Yesus datang ke dunia ini, Ia rindu menyelamatkan umat-Nya dari segala dosa mereka, tetapi sayang mereka tidak menerima Yesus sehingga kematian Yesus itu menjadi berkat bagi bangsa-bangsa kafir, kita sekarang telah beroleh kesematan. Kalau Tuhan itu adalah keselamatan, maka di dalam diri kita tidak boleh ada kata-kata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“kalah”&lt;/span&gt; tetapi yang ada adalah kata&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; “menang.” &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 1 : 5 &lt;/span&gt;= pernyataan Allah yang sangat luar biasa kepada Yosua bahwa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“tidak akan ada seorang pun yang dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu.”&lt;/span&gt; Ini juga adalah janji Allah kepada kita yang akan memberikan kemenangan kepada setiap orang yang telah bertekun mengikuti Tuhan, Tuhan juga berjanji tidak akan membiarkan dan tidak akan meninggalkan. Demikian juga kalau kita sudah menempatkan Tuhan itu sebagai pokok keselamatan, maka kita tidak akan pernah kalah oleh penyakit, tidak akan kalah oleh penderitaan, tidak akan kalah oleh perkara-perkara yang duniawi. Tuhan juga akan memberikan pernyataan yang luar biasa untuk memberikan kemenangan demi kemenangan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Syaratnya: tekun mengikuti Tuhan dan melakukan firman Tuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yosua psl 9&lt;/span&gt; = salah satu masalah yang terjadi dalam pimpinan Yosua : Karena orang Gibeon  tahu bahwa bangsa Israel adalah bangsa yang disertai Tuhan, dan tidak ada Tuhan seperti yang menyertai bangsa Israel maka orang-orang Gibeon mencoba bertindak dengan memakai akal supaya mereka jangan mati dibinasakan oleh orang Israel. Kalai kita lihat akan ayat ini, orang seperti Yosua pun masih bisa diakali oleh orang Gibeon supaya mereka bisa hidup bersama-sama dengan bangsa Israel. Sebenarnya Tuhan Allah sudah pernah berfirman kepada Yosua dan kepada bangsa Israel bahwa semua bangsa yang diam di tanah Kanaan harus ditumpas, tidak boleh dibiarkan hidup-hidup dan tidak boleh mengikat persahabatan dengan mereka, tetapi ketika orang Gibeon datang dengan memakai akal dengan menyamar sebagai gembel yang tidak punya apa-apa, akhirnya Yosua pun tidak menumpas mereka. Padahal dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yosua 10 : 2 &lt;/span&gt;dikatakan bahwa Gibeon itu adalah kota yang besar dan semua orang-orangnya adalah pahlawan. Akhirnya Yosua dan orang Israel mengikat persahabatan dengan Gibeon dan membiarkan mereka hidup di tengah-tengah orang Israel. Tetapi sekalipun orang Gibeon berhasil mengelabui bangsa Israel, orang Gibeon tetap harus menanggung akibat kesalahan mereka: Yosua mengutuk mereka menjadi &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"tukang kayu" &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"tukang timba air"&lt;/span&gt; di bait Allah seumur hidup mereka. Apapun akal orang Gibeon tidak akan berhasil mengalahkan orang Israel sebab mereka berada dalam perlindungan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-7178047734372665119?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/7178047734372665119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/10/bible-study-oktober-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/7178047734372665119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/7178047734372665119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/10/bible-study-oktober-2009.html' title='Bible study Oktober 2009'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-1178463422126413434</id><published>2009-09-08T23:38:00.000-07:00</published><updated>2009-09-29T01:29:54.416-07:00</updated><title type='text'>Bible Study - September 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“BUAH KEBENARAN DAN KEADILAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);font-family:georgia;" &gt;Kamis, 03 September '09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hubungan yang benar dengan Tuhan adalah hubungan karena mendengar dan melakukan firman Tuhan. Kalau tidak mau melakukan firman Tuhan, walaupun ia orang Kristen bahkan walaupun ia melayani Tuhan, tetap saja hidupnya tidak akan berkenan kepada Tuhan. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Lukas 11 : 27 - 28&lt;/span&gt; ada orang yang memuji ibu Tuhan Yesus, tetapi dengan tegas Tuhan Yesus berkata bahwa yang berbahagia adalah mereka yang mau mendengar dan melakukan firman Tuhan. Kemudian dalam &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Markus 7 : 21 - 23&lt;/span&gt; dapat kita lihat, banyak orang berhasil berseru kepada Tuhan: &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Tuhan, Tuhan” &lt;/span&gt;tetapi tidak berhasil masuk ke dalam kerajaan sorga (ayat 21). Banyak orang berhasil melayani dengan karunia-karunia yang besar, seperti bernubuat, mengusir setan dan mengadakan banyak mujizat, tetapi tidak berhasil dikenal oleh Tuhan, bahkan ia ditolak Tuhan. Penyebabnya: karena tidak mau melakukan firman Tuhan dengan setia. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ibrani 2 : 1 - 2&lt;/span&gt;, firman Tuhan mengingatkan kita harus lebih teliti memperhatikan apa yang telah kita dengar supaya jangan hanyut dibawa arus, sebab setiap pelanggaran dan ketidaktaatan akan mendapat balasan yang setimpal. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kolose 1 : 10&lt;/span&gt; karena mau mendengar dan melakukan firman Tuhan, maka Injil itu berbuah di dalam hidup jemaat yang mau melakukannya, bahkan bisa menjadi layak dihadapan Tuhan serta berkenan kepada-Nya. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yesaya 1 : 19&lt;/span&gt; janji firman Tuhan kepada setiap orang yang mau menurut dan mau mendengar firman Tuhan : &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akan memakan hasil baik dari negeri&lt;/span&gt;. Tetapi sebaliknya, jika tidak mau menurut firman Tuhan, melainkan melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang. Jika kita tetap setia beribadah kepada Tuhan dan tetap menjaga kesucian hidup, maka ada tiga (3) berkat rohani yang akan disediakan Tuhan bagi kita, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;     1). &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Efesus 1 : 13 - 14&lt;/span&gt; = &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Tuhan menyediakan firman kebenaran&lt;/span&gt; (=pelita), hidup kita akan penuh dengan buah-buah kebenaran yang sangat berkenan kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2). &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Efesus 3 : 4 - 6&lt;/span&gt; = &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Tuhan menyediakan firman yang dibukakan rahasianya&lt;/span&gt; (=Meja Roti), hidup kita akan penuh dengan keadilan yang diakibatkan oleh firman Tuhan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;     3). &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Efesus 3 : 16 - 21&lt;/span&gt; = &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;kita mendapat kesempatan berdoa dan menyembah&lt;/span&gt;, persekutuan kita dengan Tuhan semakin erat, tidak dapat dipisahkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jadi supaya bisa menghasilkan buah-buah yang benar, kita harus mau ditempatkan di Ruangan Suci, dengan cara menerima firman Tuhan, hidup di dalam kuasa dan pimpinan Roh Kudus dan senantiasa berdoa dan menyembah Bapa dalam Roh dan Kebenaran. Inilah yang menjadi kerinduan Tuhan di dalam hidup kita. Tetapi sebaliknya, kalau hidupnya tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan, maka ia tidak mungkin bisa berkenan kepada Tuhan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Matius 15 : 12 - 14&lt;/span&gt; Yesus berkata bahwa setiap tanaman yang tidak di tanam oleh Bapa, akan dicabut dengan akar-akarnya, Tuhan sendiri yang mencabutnya dan tidak akan membiarkan satu akarpun yang bisa hidup. Pada minggu-minggu yang lalu, akar yang dicabut itu menunjuk "adat istiadat dari nenek moyang" yang masuk ke dalam ibadah dan pelayanan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Markus 7  :  7 &lt;/span&gt;kalau tetap terikat dengan adat istiadat, dengan tegas Tuhan Yesus berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."&lt;/span&gt; Jadi adat istiadat itu adalah ajaran manusia, berasal dari manusia, bukan dari Allah, jadi tidak boleh masuk ke dalam gereja untuk diajarkan kepada orang. Kalau masuk, maka sekalipun datang beribadah, namun ibadahnya itu tidak akan berkenan kepada Allah. HALELUYA....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“MEMELIHARA KASIH PERSAUDARAAN”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Kamis - 10 September 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 13 : 1 - 6 &lt;/span&gt;= memelihara kasih persaudaraan harus terus menerus, bagaikan gelombang yang bergulung-gulung, terus menerus tanpa putus-putusnya. Seperti ombak yang bergulung-gulung, demikianlah kasih itu jangan sampai putus apalagi sampai habis. Memelihara kasih persaudaraan itu sama artinya dengan berfiladelfia, hidup bersama dalam kasih persaudaraan yang tulus iklas yang dikerjakan sepenuhnya oleh firman Tuhan. Memelihara kasih persaudaraan bukan hanya kepada sesama jemaat Tuhan, bukan hanya kepada keluarga, tetapi kita juga harus mampu menunjukkannya kepada semua orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 13 : 2&lt;/span&gt; = prakteknya suka memberi tumpangan kepada orang lain. Firman Tuhan mengatakan kita memang masih hidup di dunia ini, tetapi sekalipun demikian kita harus mampu memelihara kasih persaudaraan ini dan jangan sampai memperlakukan orang lain dengan sewenang-wenang. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2 : 11 - 12&lt;/span&gt; mengatakan kita sebagai  orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat, hidup tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel, tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan Allah, tanpa pengharapan dan tanpa Allah. Tetapi sekalipun demikian, ada satu pribadi yang berkenan mengangkat derajat hidup kita, yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Yesus Kristus.   &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sebab oleh Yesus Kristus dan oleh darah-Nya, kita &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“yang dahulu jauh” sekarang telah menjadi “dekat”&lt;/span&gt;. Artinya: oleh darah Kristus, kita dapat mengamalkan kasih persaudaraan dengan baik sehingga tidak ada  lagi perbedaan yang seorang dengan yang lain, dan tidak ada perbedaan golongan atau suku, sebab oleh darah Kristus, kita semua menjadi sama.&lt;br /&gt;Karena itu supaya kita dapat memelihara kasih persaudaraan ini dengan baik dan bisa ber Filadelfia yang seorang dengan yang lain, kita harus meneladani sikap Kristus. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Petrus 2 : 19 - 21&lt;/span&gt; menjelaskan kita harus mampu menderita karena berbuat baik, dengan sadar menanggung penderitaan yang seharusnya tidak kita tanggung. Ini baru namanya sikap yang baik. Sebab jika kita sudah mampu hidup demikian, maka segala perbuatan yang kita lakukan itu merupakan kasih karunia pada Allah.&lt;br /&gt;Yesus itu adalah Adam yang akhir, maka semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(1 Korintus 15 : 22). &lt;/span&gt;Sebaliknya kalau masih tetap mewarisi sifat Adam yang pertama, maka akan berakhir kepada dosa dan maut, sebab di dalamnya tidak ada kasih persaudaraan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengkhotbah 3 : 18 - 22 &lt;/span&gt;menjelaskan kepada kita nasib manusia sama dengan nasib binatang, kedua-duanya menuju ke satu tempat, dan terjadi dari debu. Inilah keadaan manusia yang mewarisi sifat/DNA Adam yang pertama. Tetapi jika kita sudah mewarisi sifat/DNA Yesus, maka kita akan beroleh kemenangan sebab Yesus sebagai Adam yang akhir telah menaklukkan maut, sehingga setiap orang yang hidup dalam kebenaran akan hidup bersama dengan Kristus dalam kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;“T A N D A     D A R A H”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102); font-weight: bold;"&gt;Kamis - 17 September 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Perjanjian Baru ada dua kitab yang banyak berbicara tentang iman, yaitu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kitab Roma dan kitab Yakobus.&lt;/span&gt; Dalam terang Tabernakel, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kitab Roma kena mengena dengan Mezbah Korban Bakaran,&lt;/span&gt; sedangkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kitab Yakobus kena mengena dengan Tudung Tabernakel yang paling dalam.&lt;/span&gt; Jadi inti dari kedua kitab ini adalah berbicara tentang iman, yaitu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;iman yang dapat membetulkan dan membenarkan hidup kita&lt;/span&gt; di hadapan Allah dan juga yang dapat membawa kita kepada kesempurnaan. Walaupun Allah itu dikatakan maha baik, maha kuasa, penuh kasih dan kemurahan, tetapi untuk membetulkan hidup kita, Tuhan sudah punya cara tersendiri, yaitu harus tetap lewat iman, yaitu beriman kepada Yesus Kristus.  Caranya: terima Darah Yesus, percaya kepada Yesus dan lakukan firman-Nya dengan taat dan setia. Sebesar apapun usaha manusia untuk membetulkan dirinya dengan maksud supaya bisa hidup berkenan kepada Tuhan, tetapi kalau tidak beriman kepada Yesus Kristus, maka semua usahanya itu hanya sia-sia saja, tetap saja ia tidak akan mampu untuk memperbaiki/ membetulkan dirinya.&lt;br /&gt;Sebagai contoh kita bisa melihat tentang kehidupan bangsa Israel. Sejak dalam Perjanjian Lama, Tuhan Allah sudah banyak memberikan hukum supaya lewat hukum itu bangsa Israel dapat memiliki rasa takut akan Allah dan dapat beribadah dengan benar. Tetapi kalau kita lihat dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 9 : 30 - 33, &lt;/span&gt;firman Tuhan menjelaskan bagaimana sikap dan perbuatan bangsa Israel, mereka memang berusaha mengejar  hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tetapi pada hakekatnya mereka tidak sampai kepada hukum itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa mereka tidak dapat sampai kepada hukum tersebut?&lt;/span&gt; Jawabannya: karena bangsa Israel mengejar hukum itu bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Setiap orang yang mencoba mengejar hukum tetapi kalau tidak beriman kepada Yesus Kristus, usahanya itu hanya sia-sia saja, beriman kepada Yesus harus disertai dengan sikap dan perbuatan yang benar. Bangsa Israel ini menjadi contoh usaha manusia yang mencoba memperbaiki/membetulkan diri dengan usaha sendiri, tetapi gagal total. Saudara-saudara, dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yehezkiel psl 9&lt;/span&gt; firman Tuhan telah menubuatkan apa yang akan terjadi pada zaman akhir ini, Tuhan Allah akan menghukum kota yang tidak takut akan Tuhan. Tuhan Allah sendiri yang akan memerintahkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;enam orang laki-laki,&lt;/span&gt; masing-masing dengan alat pemukul ditangannya untuk memukul dan membinasakan orang-orang yang tidak memiliki tanda, tetapi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;satu diantara mereka berpakaian lenan&lt;/span&gt; dan disisinya terdapat suatu alat penulis, ditugaskan untuk memberikan tanda kepada orang-orang yang berkeluh kesah. Kalau kita lihat ayat ini, Tuhan Allah mengijinkan lebih banyak yang merusak manusia daripada yang tidak merusak, lebih banyak yang menyesatkan dari pada yang tidak menyesatkan = &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;enam banding satu.&lt;/span&gt; Ini nubuatan firman Tuhan tentang keadaan yang akan terjadi pada akhir zaman ini, bahwa pada zaman akhir ini akan lebih banyak yang merusak dari pada yang memperbaiki, pengajaran sesat lebih banyak dari pada yang benar, dst. Kita perhatikan dengan baik, ayat 4 pekerjaan orang yang memegang alat penulis itu adalah untuk menuliskan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“huruf T” &lt;/span&gt;pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah = menunjuk kepada gereja Tuhan yang sudah memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“tanda darah”&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"huruf T" = berbicara salib Kristus.&lt;/span&gt; Jadi setiap orang yang sudah memiliki tanda &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“tanda huruf T”&lt;/span&gt; atau yang sudah memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“tanda darah”&lt;/span&gt; tidak akan dibinasakan bahkan disinggungpun tidak boleh. Inilah berkat khusus bagi gereja Tuhan yang sudah memiliki tanda darah. Tetapi setiap orang yang tidak diberi tanda &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“huruf T”&lt;/span&gt; akan diikuti oleh keenam orang tersebut dan akan memukul mereka sampai mati, baik orang-orang tua, teruna-teruna, dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, mereka semua akan di bunuh dan dimusnahkan.  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Karena itu, bagaimana caranya supaya kita benar-benar memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“tanda huruf T”&lt;/span&gt; ataupun &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“tanda darah”&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt; Jawabannya ada dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keluaran 24 : 7 &amp;amp; 8&lt;/span&gt;, yaitu dalam diri kita harus ada satu sikap/komitmen untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“mendengar”&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“melakukan”&lt;/span&gt; segala perintah Allah. Setelah kita mau mengambil sikap mendengar dan melakukan segala firman Tuhan, barulah Tuhan akan menaruh tanda itu dalam diri kita, darah-Nya akan disiramkan kepada kita menjadi tanda sebagai milik kepunyaan Tuhan sendiri. sSama seperti bangsa Israel, setelah mereka mengambil sikap mendengar dan melakukan segala firman Tuhan, barulah Musa mengambil darah dan menyiramkannya kepada bangsa Israel. Musa berkata: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Inilah darah perjanjian yang diadakan Tuhan dengan kamu, berdasarkan segala firman ini."&lt;/span&gt; Jadi tanda darah itu adalah tanda perjanjian antara Tuhan ALlah dengan  kita  sebagai umat-Nya. Kalau belum memiliki tanda darah, berarti kita belum layak disebut sebagai  umat Allah. Karena itu supaya kita layak disebut sebagai umat Allah, kita juga harus punya sikap mendengar dan melakukan firman Tuhan supaya Tuhan memberikan tanda darah tersebut pada kita. HALELUYA...!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;input id="gwProxy" type="hidden"&gt;&lt;!--Session data--&gt;&lt;input onclick="jsCall();" id="jsProxy" type="hidden"&gt;&lt;div id="refHTML"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-1178463422126413434?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/1178463422126413434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/09/bible-study-september-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1178463422126413434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/1178463422126413434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/09/bible-study-september-2009.html' title='Bible Study - September 2009'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-7024687182396971251</id><published>2009-08-09T23:26:00.000-07:00</published><updated>2009-08-21T03:57:49.035-07:00</updated><title type='text'>Bible Study Agustus 09</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;“RUMAH ROHANI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 6 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:arial;" &gt;1 Korintus 13 : 1 - 3&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;= mempunyai karunia untuk bernubuat, mengetahui segala rahasia, memiliki seluruh pengetahuan, memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika tidak mempunyai kasih, semua itu tidak berguna di mata Tuhan. Maka dalam &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:arial;" &gt;1 Petrus 2 : 5&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; &lt;/span&gt; ini dapat kita lihat dengan jelas, yang disebut rumah rohani itu ialah jika di dalamnya sudah ada imam-imam yang melayani dengan benar, dan di dalamnya ada persembahan rohani. Rumah rohani bisa berubah menjadi sarang penyamun, jika di dalamnya tidak ada lagi ajaran yang sehat. Seperti dalam&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:arial;" &gt; Matius 21 : 12 - 13  &lt;/span&gt; bait Allah sudah berubah menjadi sarang penyamun, sebab mereka telah membuat bait Allah itu untuk mencari keuntungan atau untuk kepentingan diri sendiri. Kalau di dalam gereja itu tidak lagi ditampilkan ajaran yang sehat,yaitu firman yang memberi koreksi, maka gereja itu akan berubah menjadi tempat orang-orang yang membuat ibadah dan pelayanan itu hanya untuk mencari makan, membuat gereja itu hanya untuk kepentingan diri sendiri. Gereja yang berubah menjadi sarang penyamun itu adalah gereja yang di dalamnya tidak ada firman pengajaran, sehingga yang dilakukan itu hanya untuk kepentingan diri sendiri bukan lagi untuk memuliakan Tuhan. Maka dalam&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:arial;" &gt; 1 Timotius 6 : 2b - 5&lt;/span&gt;   firman Tuhan menjelaskan bagaimana keadaan gereja kalau sudah menerima ajaran yang tidak sehat, penyakitnya ialah mencari-cari soal, bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga dan percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehatdan yang telah kehilangan kebenaran. Mereka membuat ibadah itu hanya untuk mencari keuntungan kepada diri sendiri, bukan untuk memuliakan Tuhan. Untuk itulah Tuhan mau membangun kita kembali, supaya kita inibenar-benar menjadi rumah rohani, menjadi batu-batu yang hidup yang mau dipakai dan ditempatkan sesuai dengan kehendak Tuhan sendiri. Maka kalau kita lihat &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:arial;" &gt;Hagai 2 : 19 - 20&lt;/span&gt;  keadaan bangsa Israel setelah memperhatikan pembangunan rumah Tuhan, Tuhan sendiri yang berjanji bahwa Ia akan memberikan berkat-berkat-Nya. Artinya: jika kita mau memperhatikan pembangunan ruman Tuhan&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;=&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; (&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;membangun jemaat menjadi tubuh Kristus),&lt;/span&gt; maka sejak saat itu juga Tuhan akan memberkati kita. Kalau arah dan perhatian kita sudah tertuju untuk membangun gereja Tuhan menjadi sidang mempelai perempuan Kristus, tidak ada ceritanya akan kekurangan, sebab Tuhan sendiri akan campur tangan untuk memberkati kita semua. Karena itu baik sebagai jemaat maupun sebagai hamba Tuhan, mari bersama-sama kitaarahkan mata dan pandangan rohani kita untuk membangun tubuh Kristus maka Kristus sebagai Kepala, sebagai Mempelai Pria, pasti memberkati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:180%;" &gt;“Singa Dari Suku Yehuda”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 13 Agustus 09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu 19 : 6 - 7 = &lt;/span&gt;penampilan Tuhan Yesus dalam pernikahan Anak Dombadengan pengantin-Nya adalah sebagai Raja di atas segala raja, yang penuhdengan kekuasaan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yesaya 31 : 4 - 5,&lt;/span&gt; Sion itu adalah menunjuk gereja yang menjadi mempelai perempuan Kristus. Maka untuk mempertahankan Sion,Tuhan tampil seperti &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“seekor singa” &lt;/span&gt;atau seperti &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;“singa muda” &lt;/span&gt;yang menggeram untuk mempertahankan mangsa-Nya. &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;SINGA &lt;/span&gt;itu menunjuk kepada pribadi Yesus, sebagai Raja yang penuh dengan kekuasaan. Sebab dalam  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu 5 : 5 &lt;/span&gt;Yesus itu digelari sebagai “Singa dari suku Yehuda” yang telah berhasil memperoleh kemenangan demi kemenangan. Kitalah mangsa-Nya, yang dipertahankan dengan kekuatan kuasa firman-Nya supaya jangan di yaitu iblis. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1 Petrus 5 : 8,&lt;/span&gt; iblis itu juga ditampilkan bagaikan singa yang mengaum-aum untuk mencari mangsa yang dapat di telannya. Kalau seseorang itu sudah bertobat dan kembali kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka iblis tidak akan tinggaldiam. Kalau gereja itu sudah mulai bertumbuh rohaninya, sudah setia beribadah dan melayani Tuhan, iblis tidak akan tinggal diam. Ia juga akan berusaha dengan segala kekuatannya untuk menerkam atau mencengkram mangsanya, bagaikan singa yang mengaum-aum. Dan mangsanya itu ialah mereka yang mulai takut dan kuatir, yang tidak setia melakukan firman Tuhan dan yang tidak tetap tinggal di dalam ibadah dan penggembalaan yang benar. Setiap orang yang kosong akan firman Tuhan, walaupun ia sudah bertobat, sudah pernah dikuduskan, sudah pernah hidupnya diatur/ditata oleh Tuhan, tetapi masih juga memungkinkan untuk jatuh kembali ke dalam dosa, bahkan bisa lebih jahat dari yang sebelumnya. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Matius 12 : 43 - 45 &lt;/span&gt;menjelaskan bagaimana keadaan apabila roh jahat keluar dari manusia, roh itu masih kembali lagi kepadanya bahkan dengan tujuh roh lain, yang lebih jahat dari padanya sehingga keadaan orang itu lebih jahat dari yang sebelumnya. Roh-roh jahat itu bisa masuk ke dalam seseorang apabila ia kosong akan firman Tuhan. Kosong akan firmanTuhan artinya:hidupnya tidak dicengkram oleh Tuhan, tidak dikuasai oleh firman dan Roh Kudus-Nya. Bukti betapa hebatnya kuasa Allah dalam firman-Nya dapat kita lihat dalam &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu 10 : 1 - 4&lt;/span&gt; kitab yang terbuka itu berbicara firman Tuhan yang telah dibuka rahasianya. Jika tangan kanan sudah memegang kitab kecil (=firman yang telah dibukakan rahasianya), maka kaki kanan dapat menginjak laut dan kaki kiri dapat menginjak bumi. Artinya adalah kalau rahasia firman Tuhan sudah terbuka maka kita akan memiliki kuasa untuk mengalahkan iblis/setan dan pekerjaannya lewat antikris &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(=binatang yang keluar dari dalam laut)&lt;/span&gt; dan nabi-nabi palsu (=binatang yang keluar darai dalam bumi). Inilah bukti kehebatan kuasa firman Tuhan, jika singa sudah mengaum, maka musuh juga akan takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Singa Dari Suku Yehuda”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 20 Agustus 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada zaman akhir ini, banyak orang tidak takut lagi berbuat dosa, tidak takut melakukan hal-hal yang merusak diri sendiri. Sekalipun mereka sudah berdosa, tetapi masih juga berani datang ke rumah Tuhan, beribadah ataupunmenyembah. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yeremia 7 : 9 - 10; Hosea 5 : 8 - 14&lt;/span&gt; firman Tuhan menjelaskantentang keadaan bangsa Israel yang tidak takut lagi kepada Tuhan dan tidak lagi memperhatikan firman Tuhan. Mereka mencuri, membunuh, berzinah dan bersumpah palsu, membakar korban kepada Baal dan mengikuti allah lain yang tidak dikenal, sekalipun mereka sudah berbuat jahat, tetapi mereka masih juga datang ke rumah Tuhan dan berkata: “Kita selamat”. Maka sebagai akibat segala perbuatan yang telah mereka lakukan tersebut, Tuhan Allah membuat bangsa Israel menjadi tandus, mereka tertindas, diremukkan oleh hukuman yang didatangkan oleh Allah sendiri. Untuk itulah Tuhan Allah tampil bagaikan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;“singa yang mengaum”&lt;/span&gt; untuk mencengkram mangsanya, dan mangsanya itu ialah kita sendiri &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Yesaya 31 : 4)&lt;/span&gt;. Kalau singa sudah menggeram untuk mempertahankan mangsanya, ia tidak perduli dengan teriakan pasukan gembala yang dikerahkan melawan dia. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Wahyu 5 : 5; 10 : 3&lt;/span&gt; pribadi Kristus juga ditampilkan sebagai “singa dari suku Yehuda” yang berhasil membukakan rahasia firman Tuhan. Mengapa Tuhan Yesus Kristus ditampilkan seperti singa yang mengaum? tentu ada maksud dan tujuannya, yaitu: supaya di dalam diri kita ada rasa takut akan Tuhan, takut berbuat dosa, takut tidak beribadah, takut melakukan hal-hal yang merusak diri/iman. Jika di dalam diri kita sudah ada rasa takut akan Tuhan, puncaknya: di dalam diri kita ada rasa suka menyembah, selalu ingin bersekutu dengan Tuhan dalam doa dan pe- nyembahan. Dan jika di dalam diri kita benar-benar sudah ada rasa takut akan Tuhan, maka kita akan mengerti apa rencana Tuhan di dalam diri kita, apa yang paling Tuhan kehendaki dari diri kita. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Karena itu sebagai jemaat Tuhan, ada dua (2) rahasia yang paling besar yang perlu kita ketahui, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;RAHASIA IBADAH&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; (1 Timotius 3 : 16)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;amp; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;RAHASIA HUBUNGAN KRISTUS DENGAN JEMAAT&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;rahasia tentang mempelai perempuan Kristus&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Efesus 5 : 32).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt; Ibadah itu disebut agung karena:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;* &lt;/span&gt;  Allah telah menyatakan diri-Nya sebagai manusia untuk menebus dosa-dosa manusia,&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;**&lt;/span&gt; Yesus sebagai Adam yang akhir sanggup memberi kehidupan kepada mempelai-Nya. Dan disam ping itu, rahasia ibadah itu disebut besar jika Tuhan Allah hadir di dalamnya, dan karena rahasia firman Tuhan telah dibukakan. Dalam &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yohanes 5 : 24 - 25&lt;/span&gt; Tuhan Yesus mengatakan supaya kita bisa pindah dari maut ke dalam hidup, ada syarat yang harus kita lakukan, yaitu: mendengar dan menerima firman Tuhan, serta melakukannya dalam hidup kita sehari-hari. Jika kita mau mendengar dan melakukan firman Tuhan, Tuhan sendiri yang akan memindahkan kita dari dalam maut ke dalam hidup, masuk ke dalam kerajaan sorga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-7024687182396971251?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/7024687182396971251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/08/bible-study-agustus-09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/7024687182396971251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/7024687182396971251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/08/bible-study-agustus-09.html' title='Bible Study Agustus 09'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7956314104723570379.post-3156638390867926439</id><published>2009-06-29T06:25:00.000-07:00</published><updated>2009-08-16T20:14:28.989-07:00</updated><title type='text'>Bible Study Juli 09</title><content type='html'>&lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(255, 102, 102); text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:180%;"  &gt;“HARI PENTAKOSTA”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kamis 04 juni 09&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keluaran 12 : 1 - 2 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; diadakan bangsa Israel pada tanggal sepuluh bulan satu, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keluaran 19 : 1 - 2&lt;/span&gt; pada bulan yg ketiga Tuhan Allah berfirman kepada bangsa Israel lewat Musa di gunung Sinai. Jadi sejak diadakannya PASKAH sampai tiba di gunung Sinai memakan waktu 50 hari. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PASKAH&lt;/span&gt; = tanggal 10 bulan ke-1 = 20 hari, bulan ke-2 = 30 hari, jadi sejak tanggal 10 bulan 1 ada waktu selama 50 hari. Bagi kita sekarang, hari ke-50 = sejak Yesus bangkit dari antara orang mati sampai kepada Roh Kudus dicurahkan ke atas murid-murid-Nya. Jadi angka 50 = adalah angka &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HARI PENTAKOSTA.&lt;/span&gt; Setelah bangsa Israel berjalan selama 50 hari Allah berseru kepada Musa untuk menyampaikan firman Tuhan dan untuk memberitahukan apa yang telah dilakukan Allah kepada orang Mesir ketika orang Israel masih berada di Mesir. Dan di atas gunung Sinai inilah, Tuhan Allah memberikan janji-Nya kepada bangsa Israel,&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;* &lt;/span&gt;    Tuhan akan mendukung di atas sayap rajawali,&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;**&lt;/span&gt;   menjadikan bangsa Israe sebagai harta kesayangan Tuhan dan&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;***&lt;/span&gt;Tuhan akan menjadikan bangsa Israel menjadi kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Tetapi ada syaratnya: alami dulu suasana Pentakosta dan sungguh-sungguhlah mendengar dan melakukan firman Tuhan dan tetaplah berpegang pada perjanjian Tuhan untuk melakukan segala perintah Allah. Maka Tuhan akan memberikan firman-Nya kepada kita. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yohanes 14 : 15 - 16&lt;/span&gt; kalau kita sudah mengasihi Allah dan menuruti segala perintah Allah, maka Tuhan Yesus sendiri akan meminta kepada Bapa supaya memberikan Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran atau Roh Kudus. Jadi kalau kita lihat ayat ini, syarat supaya kita dipenuhi dengan Roh Kudus *mengasihi Tuhan dan **menuruti segala perintah Allah. Bukti Bangsa Israel mengasihi dan menuruti firman Tuhan, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keluaran 19 : 8&lt;/span&gt; seluruh bangsa Israel berjanji bersama-sama untuk melakukan segala firman Tuhan. Maka dalam ayat 9 barulah Tuhan berfirman menyatakan kehadiran-Nya dalam awan yang tebal supaya didengar oleh bangsa Israel, sehingga dengan kehadiran Tuhan dalam awan, mereka menjadi percaya baik kepada Musa maupun kepada Allah yang mengutus Musa. Kamis 11 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“KEDEWASAAN ROHANI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 11juni 09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yesaya 35 : 8&lt;/span&gt; = jalan Tuhan adalah Jalan Kudus, karena itu tdk sembarangan orang yang bisa melintasinya. Yang tidak boleh melintasih Jalan Tuhan: orang-orang yang tidak tahir (=  orang-&lt;br /&gt;orang yang belum dikuduskan) dan orang-orang yang pandir. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yesaya 33 : 20 - 21&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SION &lt;/span&gt;itu menunjuk kepada gereja yang sudah jadi sidang mempelai perempuan Kristus, jadi ayat ini&lt;br /&gt;berbicara tentang suasana sukacita dalam pesta perkawinan Anak Domba. Karena itu syarat supaya bisa masuk ke dalam pesta kawin Anak Domba:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1). Jangan mengandalkan kekuatan diri sendir&lt;/span&gt;i&lt;/span&gt;,  atau kepintaranmu, tetapi ikuti gerak firman Tuhan yang akan menuntun engkau mesuk ke dalam rencana-Nya yg indah dan mulia. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERAHU DAYUNG &lt;/span&gt;= lambang kekuatan manusia, supaya perahu bisa berjalan harus mendayung dgn mengelurkan tenaga diri sendiri. Yeremia 17 : 5 kalau mencoba mengandalkan manusia, mengandalkan kekuatan sendiri dan kalau hati menjauh dari Tuhan, dikutuk oleh Tuhan. Nasibnya tidak beda dengan semak bulus di padang belantara, yang tidak akan mengalami datangnya keadaan baik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 51, 204);"&gt;2). Muatan dalam hidup kita tidak boleh yang lain selain dari firman Tuhan saja.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KAPAL BESAR &lt;/span&gt;= lambang kehidupan manusia yang selalu membesar-besarkan diri dengan harta, dengan kepandaian, dll. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Efesus 4 : 15&lt;/span&gt; arah perjalanan kepengikutan kita kepada Tuhan harus ke arah Kristus sebagai Kepala. Kalau kita tetap teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih Kristus, kita akan dibawa kepada pengenalan yang lebih dalam lagi, yaitu kita di bawa untuk mengenal Kristus sebagai Kepala. Supaya kita dpt mengenal Kristus sebagai Kepala, Tuhan telah memberikan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar. Tuhan memberi lima jabatan ini tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah utk memperlengkapi orang - orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus sampai mencapai kesempurnaan (ayat 11 - 14). Dengan demikian, kita bukan lagi anak-anak saja tetapi sudah mengalami peningkatan menjadi dewasa yang siap diangkat menjadi mempelai perempuan Kristus. Jadi supaya kita bisa masuk ke Sion, jangan andalkan kekuatanmu sendiri dan isi hidupmu sampai limpah dengan firman pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;“KEDEWASAAN ROHANI”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 16 juni 09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga (3) keputusan penting yang telah dilakukan dan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1). Supaya dosa-dosa kita diampuni,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2). Supaya kita diangkat menjadi imam-imam untuk melayani Tuhan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3). Supaya kita dijadikan sebagai mempelai perempuan Kristus yang&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kudus dan sempurna.&lt;/span&gt; Untuk mewujudkan rencana Tuhan ini, Ia rela mati di atas kayu salib untuk menanggung kutuk yang seharusnya di tanggungkan kepada kita. Dan bukan hanya itu saja, Tuhan Yesus jg memberikan firman dan Roh Kudus-Nya sebagai sarana untuk memperlengkapi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; supaya kita bisa segambar dan serupa dengan Allah dlm kemuliaan-Nya. Dalam perjalanan bangsa Israel keluar dari Mesir ketanah Kanaan, Tuhan telah memberikan jalan-jalan-Nya kepada Musa dan menunjukkan perbuatan-perbuatan-Nya kepada bangsa Israel. Tujuannya adalah supaya bangsa Israel tidak tersesat dan supaya mereka tetap kuat selama dalam perjalanan. Tetapi sayang mereka tidak mau memperhatikan firman Tuhan melainkan memberontak kepada Allah, dan tidak mau melakukan segala perintah Allah. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yeremia 46 : 14-17&lt;/span&gt; = bangsa Israel memang sudah keluar dari Mesir, tetapi pola pikir mereka atau cara hidup mereka masih tetap sama seperti ketika mereka masih berada di Mesir. Sebab ketika di padang gurun, mereka masih ingin pulang kembali ke Mesir, ke negeri kelahiran mereka untuk mengelakkan pedang karena tidak tahan menghadapi penderitaan. Dan bukan hanya itu saja, di padang gurun mereka juga membangun anak lembu emas untuk disembah sebagai allah. AkibatnyaTuhan bersumpah dalam murka-Nya bahwa mereka takkan masuk ke tempat perhentian Tuhan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Mazmur 95 : 9 - 11).&lt;/span&gt; Penyebab bangsa Israel tidak mengerti jalan-jalan Tuhan: *Karena mereka tidak memposisikan diri sebagai domba (ayat 7), **Karena mereka mengeraskan hati untuk tidak mendengar firman Tuhan (ayat 8), ***dan karena mereka telah mencobai dan menguji Tuhan (ayat 9). Kalau tdk tergembala dengan baik akan timbul kekerasan hati, sungut-sungut dan tidak akan mengerti firman Tuhan. Setiap orang yang keras hati nya terhadap firman Tuhan, di luar memang tidak kelihatan tetapi di dalam hatinya ada batu-batu yang keras yang menjadi penghalang sehingga firman itu tidak dapat bertumbuh. Sama seperti benih yang di tanam di tanah berbatu-batu, memang benih itu bisa bertumbuh tetapi tidak dapat bertahan lama. Demikianlah orang Kristen yang hatinya keras, bisa saja ia senang mendengar firman Tuhan, tetapi pd dasarnya firman itu tidak dapat bertumbuh, imannya tidak mungkin bisa bertumbuh dengan baik. Kalau tetap seperti ini, rohaninya tidak akan sampai kepada puncak rencana Tuhan, yaitu untuk menjadikan kita sebagai mempelai perempuan Kristus, yang kudus dan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-family:georgia;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;" RUMAH ROHANI "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 23 Juli 09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahap perjalanan murid-murid ketika dipanggil menjadi rasul:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Mengikut Tuhan dengan tanda penyucian hidup dari perkara uang&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Matius 9 : 9 - 13 &lt;/span&gt;= MATIUS dipanggil dari “rumah cukai”, tempat yang banyak uang sekaligus banyak juga dosa di dalamnya. Supaya bisa menjadi murid Yesus, harus disucikan dulu dari perkara uang, menjadi murid tidak boleh terikat dengan perkara uang. Semua orang memang perlua uang, baik hamba-hamba Tuhan maupun jemaat-jemaat, tetapi bukan uang yang mengatur hidup kita, jangan seperti orang lain apapun akan dilakukan demi untuk mendapat uang. Kita semua perlu uang, tetapi yang tidak boleh adalah : hati kita jangan terikat dengan uang. Kita bisa melihat, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Matius 19 : 16 - 22&lt;/span&gt; supaya sempurna, kepada pemuda yang kaya itu Yesus berkata supaya menjual seluruh hartanya dan membagi- bagikannya kepada orang miskin, lalu datang kepada Yesus. Tetapi pemuda yang kaya ini tidak sanggup melepaskan dirinya dari perkara uang, hatinya lebih mencintai uang dari pada mencintai Tuhan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Pengkhotbah 5 : 9 &lt;/span&gt;setiap orang yang lebih mencintai uang, tidak akan pernah puas dengan uang, cinta kekayaan, tetapi kekayaan, tidak akan puas dengan penghasilannya. Tetapi sebagai jemaat Tuhan, kepuasan kita hanya apabila kita sudah dibangun menjadi rumah rohani, sebagaimana dikatakan dalam &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;mazmur 17 : 15&lt;/span&gt; dalam kebenaran, kita akan memandang Tuhan dan pada waktu bangun menjadi puas dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Mengikut Tuhan dalam tanda pembaharuan&lt;/span&gt;. Petrus dalam kepengikutannya yang kedua kali setelah Yesus bangkit, tidak gagal lagi sebab sudah mengalami tanda pembaharuan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Yohanes 21 : 15 - 19 &lt;/span&gt;kepengikutan Petrus dibaharui supaya dapat mengasihi Yesus dengan benar. Bukti sudah mengalami tanda pembaharuan : dapat mengasihi Tuhan lebih dari pada yang lain. Dan kalau sudah mengalami tanda pembaharuan, tidak menjadi batu sandungan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3).&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Mengikut Tuhan sampai kepada akhirnya&lt;/span&gt;. Yohanes adalah murid yang paling dikasihi Tuhan Yesus, maka Tuhan Yesus menghendaki supaya Yohanes hidup sampai Yesus datang kembali. KepengikutanYohanes ini adalah gambaran kepengikutan gereja Tuhan yang berhasil menjadi sidang mempelai perempuan Kristus. Yesus berkata kepada Petrus bahwa itu adalah urusan Tuhan Yesus sendiri, bukan urusan Petrus. Demikian juga dengan gereja Tuhan yang sudah menjadi sidang mempelai perempuan menjadi urusan Tuhan sendiri supaya tetap hidup sampai Tuhan Yesus datang sebagai Mempelai Pria Sorga. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Haleluya..!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:180%;" &gt;“RUMAH ROHANI”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Kamis 30 juni 09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran pembangunan tubuh Kristus (=rumah rohani) : supaya terwujut imamat yangkudus,yaitu ibadah dan pelayanan yang berintikan tentangkekudusan. Matius 21 : 28 - 30 ada dua tipe anak (=pelayan) yang diajak bekerja di kebun anggur. Kebun anggur itu menunjuk ladang Tuhan, yaitu ibadah dan pelayanan. Diajak bekerja di kebun anggur berarti diajak atau diberi kesempatan turut serta dalam membangun jemaat menjadi tubuhKristus. Mengapa Tuhan membawa kita ke kebun anggur?&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt; Jawabannya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;karena di dalam ladang anggur itu ada kemanisan, ada sukacita yang di kerjakan sepenuhnya oleh Tuhan di dalam hati kita. Demikian juga dalampembangunan tubuh Kristus pasti ada kemanisan atau kepuasan yang akan kita nikmati. Ayat 31 = ketika Tuhan Yesus bertanya: “Siapakah diantara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?” Semua orang dapat&lt;br /&gt;menjawab dengan tepat dan benar, bahwa anak yang kedua itulah yang punya sikap yang baik dan benar, yaitu sikap yang memiliki tanda keubahan hidup. Pemungut cukai dan perempuan sundal akan masuk ke dalam kerajaan Allah, sebab mereka mau menyesal dan bertobat. Sedangkan orangorang farisi, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Yahudi, tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga karena tidak memiliki tanda keubahan hidup.   &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Contoh:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; Lukas 7 : 36 - 40 &lt;/span&gt;orang berdosa yang diberi kesempatan untuk melayanlTuhan, Maria itu seorang perempua yang terkenal sebagai seorang perempuan berdosa. Tetapi setelah ia mendengar bahwa Yesus sedang makan di rumah seorang Farisi, ia datang kepada Yesus dan merendahkan dirinya di hadapanTuhan Yesus. Karena perbuatannya tersebut, maka sekalipun dosanya banyak, tetapi semua dosanya itu diampuni. Setiap orang yang mau merendahkan diri di hadapan Tuhan, seberapa besarpun dosanya pasti akan diampuni Tuhan. Sebab persekutuan pembangunan rumah rohani/tubuh Kristus itu berintikan tentang kasih, kasih yang dapat menutupi segala dosa dan kesalahan. 1 Petrus 1 : 22 supaya kita dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus iklas, lebih dahulu harus menyucikan diri oleh ketaatan kepada kebenaran, yaitu taat kepada segala perintah Tuhan. Demikianjuga dalam &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;2 Yohanes 1 - 1 - 2&lt;/span&gt; supaya bisa saling mengasihi dasarnya adalah“hidup di dalam kebenaran”, setiap orang yang sudah hidup di dalam kebenaran ia pasti akan mampu mengamalkan kasih persaudaraan tersebut.Praktek mengamalkan kasih persaudaraan: dapat mengasihi diri sendiri (&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;=pribadi&lt;/span&gt;), dapat mengasihi suami, istri atau anak-anak (&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;=keluarga&lt;/span&gt;), dapat mengasihi sesama jemaat Tuhan (=kepada semua orang). &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 3 : 14  &lt;/span&gt;barang siapa tidak mengamalkan kasih persaudaraan, ia tetap di dalam maut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7956314104723570379-3156638390867926439?l=alfaomegaministry.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/feeds/3156638390867926439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/06/bible-study-juli-09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/3156638390867926439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7956314104723570379/posts/default/3156638390867926439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alfaomegaministry.blogspot.com/2009/06/bible-study-juli-09.html' title='Bible Study Juli 09'/><author><name>ALFA OMEGA SUARA KEBENARAN</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01516393434527446149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_SZntn8orIIo/Ski_zJT4JmI/AAAAAAAAAAM/y2SxsLKON4g/S220/Gereja+Bethel+Indonesia+Baloi+Centre.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
